Berita Terkini
Trending Tags

Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani Tembakau mengeluhkan harga jual tembakau yang terus merosot, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada 2025, total lahan yang semula diproyeksikan mencapai 2.000 hektare, ternyata hanya terealisasi sekitar 1.500 hektare. Dari jumlah itu, yang bisa dipanen bahkan tak sampai seribu hektare akibat curah hujan tinggi yang merusak tanaman.

“Biasanya hasil bisa 1,8 ton per hektare, tetapi tahun ini 1 ton saja sudah dianggap bagus. Banyak lahan tidak bisa diselamatkan,” terangnya, Sabtu (13/09/2025).

Penurunan produktivitas berimbas langsung pada harga. Tembakau kering rajang yang sebelumnya mampu menembus Rp. 50 ribu per kilogram, kini hanya laku di kisaran Rp. 20 ribu hingga Rp. 40 ribu.

Sojo mengungkapkan, tanaman tembakau Ngawi kini hanya tersebar di 14 kecamatan dengan konsentrasi terbesar di wilayah timur, terutama Karangjati, yang memiliki sekitar 10 ribu petani aktif. Namun, kerugian akibat gagal panen sepenuhnya ditanggung petani lantaran tidak ada perlindungan dari pemerintah.

“Kami terpaksa menjalin jaringan sendiri dengan pabrik dan pemodal. Kalau hasil sedikit tapi harga tinggi, kerugian bisa ditutup. Tapi kalau hasil kecil dan harga juga jatuh, posisi petani yang paling tertekan,” jelasnya.

Tak hanya itu, tingginya beban cukai rokok turut memperburuk kondisi. Menurut Sojo, dampaknya tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga mengancam kelangsungan industri rokok nasional. Ia menyinggung kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda ratusan buruh di salah satu pabrik besar.

Menyadari besarnya persoalan, APTI Ngawi bersama APTI Jawa Timur berencana mengajukan rekomendasi kepada Dinas Perkebunan dan instansi terkait. Rekomendasi itu nantinya akan dibawa dalam Rapat Kerja Nasional APTI.

“Ini bukan sekadar masalah lokal. Ini sudah menjadi persoalan nasional yang harus segera ditangani bersama,” tegas Sojo.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    Wali Kota Maidi Cek Lahan Kantor Kemenhaj dan TPS 3R Terpadu

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi melakukan peninjauan dan pemantauan sarana dan prasarana pelayanan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (06/01/2026). Salah satunya terkait rencana pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umroh di Kota Madiun. Salah satu titik lahan yang disiapkan berada di seputaran Jalan Ring Road di Kelurahan Winongo Kecamata Manguharjo. “Itu tanahnya […]

    Bagikan
  • Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepergian Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, meninggalkan sosok monyet jantan bernama Temon, hewan peliharaan yang setia menemani beliau selama bertahun-tahun. Kini, pasca wafatnya Mbok Yem pada 23 April 2025 lalu, keberadaan Temon justru menjadi sumber polemik. Monyet yang selama ini menjadi daya tarik para pendaki di […]

    Bagikan
  • Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik dan diambil sumpahnya bersama 961 kepala daerah lain di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyematan lencana menandai dimulainya tugas mereka menjadi pemimpin Bumi Kampung Pesilat lima tahun kedepan. Usai […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-457 di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Jumat (18/07/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan dari seluruh kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini, menurutnya, […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
  • Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia  – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melalui sidang Isbat yang digelar pada Jumat (28/2/2025) di Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa awal bulan Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan di berbagai titik lokasi. Penetapan awal puasa ini, berdasarkan ketinggian hilal di seluruh […]

    Bagikan
expand_less