Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Viral! Bengawan Solo di Ngawi Berubah Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Fenomena bunga eceng gondok di Ngawi viral dan menarik perhatian warga. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Pemandangan tak biasa terlihat di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di bawah Jembatan Payak, Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Saat debit air menyusut akibat musim kemarau, permukaan sungai justru dipenuhi hamparan bunga enceng gondok yang membentang lebih dari satu kilometer.

Fenomena alam yang terekam melalui video drone tersebut ramai beredar di media sosial sejak sepekan terakhir. Hamparan bunga berwarna ungu muda itu menarik perhatian warga dari berbagai daerah yang datang untuk menyaksikan langsung sekaligus berburu foto di tengah sungai yang mengering.

Suasana sore menjelang matahari terbenam menjadi waktu favorit pengunjung. Cahaya matahari yang menyinari hamparan bunga menghadirkan pemandangan berbeda dari kondisi Sungai Bengawan Solo yang biasanya dikenal dengan aliran airnya.

Image Not Found
Pengunjung berburu foto di hamparan bunga eceng gondok saat kemarau. Foto : Istimewa

Salah seorang pengunjung, Alya Syaifa Nur Hafizzah, mengaku tertarik datang karena banyaknya bunga enceng gondok yang bermekaran di sungai tersebut. Menurutnya, lokasi itu ramai dikunjungi warga setiap sore selama musim kemarau.

“Karena banyak tumbuh bunga enceng gondok. Tumbuhnya saat kemarau saja, dan setiap sore ramai, pengunjung datang dari mana-mana,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Eka Wulandari, mengatakan dirinya datang setelah mengetahui fenomena tersebut viral di media sosial. Kondisi sungai yang mengering membuat hamparan bunga enceng gondok terlihat semakin jelas.

Image Not Found
Hamparan bunga eceng gondok bermekaran di Bengawan Solo, Ngawi. Foto : Istimewa

Warga setempat, Ayu Puspita, menuturkan bunga enceng gondok mulai tumbuh dan menutupi permukaan sungai ketika kemarau berlangsung. Hamparan tanaman itu bahkan terlihat merata di sejumlah bagian sungai.

“Awalnya kemarau panjang, kemudian enceng gondok berbunga hingga menutupi sungai. Sampai rata seperti ini,” kata Ayu.

Di lokasi tersebut, pengunjung dapat berjalan menyusuri bebatuan sungai hingga mendekati bagian tengah untuk melihat bunga dari jarak dekat. Sebagian pengunjung juga memetik bunga untuk dibawa pulang.

Namun, di balik pemandangan yang menarik, kondisi sungai tetap perlu diwaspadai. Meski sebagian aliran mengering, terdapat sejumlah titik yang masih menyimpan genangan air cukup dalam. Pengunjung diimbau berhati-hati saat berjalan dan tidak memaksakan diri menuju bagian sungai yang belum diketahui kedalamannya.

Fenomena hamparan bunga enceng gondok ini diperkirakan tidak akan bertahan lama. Ketika musim hujan tiba dan debit Sungai Bengawan Solo kembali meningkat, arus banjir berpotensi menghanyutkan tanaman yang menutupi permukaan sungai tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Soroti Marak Kasus Dugaan Perdagangan Organ PMI

    Khofifah Soroti Marak Kasus Dugaan Perdagangan Organ PMI

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi isu sensitif terkait dugaan perdagangan organ yang melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam kunjungannya ke Ponorogo, Rabu (14/05/2025), Khofifah menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam proses perekrutan PMI yang kerap berbasis hubungan sosial di tingkat desa. “Proses rekrutmen PMI ini seringkali terjadi antar tetangga, […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
  • Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kasus kebakaran di Kabupaten Madiun menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026. Memasuki pertengahan Juli, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun telah menangani 28 insiden kebakaran, dengan lonjakan paling signifikan terjadi dalam tiga bulan terakhir. Cuaca panas ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko munculnya […]

    Bagikan
  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

    Bagikan
  • Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pengasuh Pondok Pesantren Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berinisial DAN resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap sejumlah santri. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah polisi mengantongi alat bukti yang cukup. Kasatreskrim Polres […]

    Bagikan
expand_less