Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Wakil Bupati Ngawi Cek Korban Dugaan Keracunan MBG di Puskesmas Sine

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para siswa SMKN 1 Sine terbaring lemas akibat keracunan, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami gejala sakit usai mengikuti kegiatan belajar, Rabu (01/10/2025). Para siswa terpaksa dilarikan ke sejumlah Puskesmas karena merasakan mual, pusing, hingga sesak napas.

Situasi di SMKN 1 Sine mendadak panik ketika siswa satu per satu tumbang. Sejumlah orang tua bergegas mendatangi sekolah setelah mendapat kabar kondisi anak mereka memburuk. Melani, salah satu siswa yang terdampak, mengaku baru merasakan keluhan saat jam pelajaran berlangsung. Ia menambahkan, menu yang dibagikan berupa ayam lada hitam, sayur brokoli, tempe goreng, dan buah anggur.

“Ada mual, muntah, sama pusing. Itu dirasakan setelah makan menu MBG yang dibagikan kemarin. Kalau hari ini belum sempat menerima,” ungkapnya.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyebut jumlah siswa yang jatuh sakit terus bertambah. Dari laporan awal, puluhan siswa SMKN 1 Sine yang harus dirawat, belum termasuk dari sekolah lain.

“Informasi yang kami terima, di SMKN 1 Sine ada sekitar 35 anak yang dirujuk ke Puskesmas. Namun ternyata tidak hanya di sekolah itu saja, beberapa sekolah lain di Kecamatan Sine juga melaporkan hal serupa,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Antok ini memastikan pemerintah daerah bersama dinas terkait segera melakukan langkah penanganan. Pemeriksaan medis dan uji laboratorium dilakukan untuk memastikan penyebab gejala massal tersebut.

Kasus dugaan keracunan akibat konsumsi menu MBG ini menambah daftar panjang kasus pelaksanaan program dari Presiden Prabowo tersebut. Bahkan, sejumlah sekolah sempat menolak distribusi MBG karena mengkhawatirkan kualitas makanan serta ketepatan waktu penyajiannya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

     Sinergia | Jakarta – Dr. Maidi dan F Bagus Panuntun telah resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun. Prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto serentak kepada 961 kepala dan wakil kepala daerah di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Usai dilantik, Wali Kota Madiun, Maidi tidak langsung kembali ke Kota Pecel.  Maidi akan […]

    Bagikan
  • Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya. […]

    Bagikan
  • Diduga Bawa Golok Curian, Pria ODGJ Mengamuk di Jalan Batoro Katong Ponorogo

    Diduga Bawa Golok Curian, Pria ODGJ Mengamuk di Jalan Batoro Katong Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa sebilah golok di Jalan Batoro Katong, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Aksi tersebut membuat warga, pedagang kaki lima, dan pengguna jalan panik. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengambil golok milik […]

    Bagikan
  • Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya. Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
  • Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SMKN 1 Ponorogo, Untuk Bangun Cafe Sekolah

    Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SMKN 1 Ponorogo, Untuk Bangun Cafe Sekolah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dunia pendidikan di Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini menyusul viralnya unggahan mengenai dugaan pungutan liar (Pungli) berkedok sumbangan di SMKN 1 Ponorogo. Dalam unggahan tersebut, sekolah disebut meminta wali murid memberikan sumbangan sebesar Rp. 1,4 juta untuk siswa baru kelas X. Unggahan […]

    Bagikan
expand_less