Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Paripurna DPRD Magetan Tak Kuorum, Ketua DPC PDIP Soroti Disiplin Anggota Dewan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Diana Sasa menyoroti ketidakdisiplinan anggota DPRD Magetan saat paripurna. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Tertundanya rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan untuk pengambilan keputusan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) mendapat sorotan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa. Ia menilai minimnya kehadiran anggota dewan dalam agenda penting tersebut mengecewakan dan perlu menjadi bahan evaluasi serius, terutama terkait kedisiplinan wakil rakyat.

Rapat paripurna yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) itu tidak dapat melanjutkan agenda pengambilan keputusan karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum. Dari total 45 anggota dewan, jumlah kehadiran hanya mencapai 19 orang hingga sore hari.

Diana menyayangkan agenda yang telah memasuki tahap pengambilan keputusan itu justru harus ditunda, meskipun sejumlah pihak telah memenuhi undangan untuk mengikuti rapat.

“Ini mengecewakan. Tiga raperda sudah sampai pada tahap pengambilan keputusan, undangan juga sudah hadir, tetapi rapat harus ditunda karena anggota DPRD tidak cukup. Masyarakat berhak menuntut wakilnya hadir dan menyelesaikan pekerjaan,” kata Diana.

Menurut dia, kehadiran anggota dewan merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan mandat masyarakat. Karena itu, agenda yang telah dijadwalkan semestinya menjadi perhatian setiap anggota, terlebih ketika rapat sudah memasuki tahap pengambilan keputusan.

“Jangan sampai rakyat menunggu keputusan, sementara wakilnya tidak hadir,” tegasnya.

Diana mendorong perbaikan koordinasi dilakukan sejak sebelum rapat paripurna digelar, sehingga potensi tidak terpenuhinya kuorum dapat diantisipasi lebih awal. Ia meminta Sekretariat DPRD meningkatkan koordinasi dengan seluruh fraksi dan anggota dewan, antara lain melalui pengiriman pengingat agenda serta konfirmasi kehadiran sebelum rapat berlangsung.

Menurutnya, pemberitahuan jadwal saja tidak cukup apabila tidak disertai kepastian mengenai kesiapan anggota mengikuti rapat. Informasi terkait potensi ketidakhadiran perlu diketahui lebih awal agar pimpinan dewan dan ketua fraksi dapat mengambil langkah antisipasi.

“Kalau ada potensi rapat tidak kuorum, pimpinan DPRD dan ketua fraksi harus mengetahui lebih awal. Dengan begitu, anggota bisa segera dihubungi dan kehadiran dapat diantisipasi,” ujarnya.

Di internal partainya, Diana juga akan meminta Fraksi PDI Perjuangan memeriksa daftar hadir dan menelusuri alasan ketidakhadiran anggotanya dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan, evaluasi tidak hanya berhenti pada pendataan kehadiran. Anggota fraksi yang berulang kali tidak mengikuti rapat tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan akan dikenai tindakan internal berupa surat peringatan (SP).

“Kalau anggota kami sering bolos rapat tanpa alasan yang jelas, akan kami beri SP. Saya mulai dari fraksi sendiri,” kata Diana.

Ia menekankan bahwa penegakan disiplin harus dimulai dari internal partainya sendiri. Langkah tersebut, menurut dia, menjadi bentuk tanggung jawab partai dalam memastikan kader yang duduk di lembaga legislatif menjalankan tugasnya secara serius.

Diana berharap langkah evaluasi tersebut dapat mendorong peningkatan kedisiplinan anggota DPRD, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang dalam agenda paripurna berikutnya.

Ia juga meminta pimpinan DPRD segera menjadwalkan kembali rapat pengambilan keputusan terhadap tiga raperda yang tertunda. Menurutnya, evaluasi kedisiplinan harus diikuti pembenahan nyata, bukan sekadar menjadi catatan setelah rapat gagal dilanjutkan.

“Evaluasi harus menghasilkan perubahan yang terlihat pada rapat berikutnya. Jangan sampai persoalan kehadiran kembali menghambat agenda yang sudah dijadwalkan,” ujarnya.

Adapun tiga raperda yang sedianya diputuskan dalam rapat paripurna tersebut meliputi Rencana Induk Kepariwisataan Daerah 2026–2045, Penyelenggaraan Sistem Air Limbah Domestik, serta Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Penundaan pengambilan keputusan membuat ketiga raperda tersebut belum dapat dituntaskan sesuai agenda. Diana berharap pembenahan koordinasi dan penegakan disiplin dapat memastikan proses legislasi daerah kembali berjalan sesuai jadwal, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil Dishub Disiagakan Dalam Uji Coba Arus Lalu Lintas Baru di Kota Madiun

    Personil Dishub Disiagakan Dalam Uji Coba Arus Lalu Lintas Baru di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai memberlakukan uji coba perubahan arus lalu lintas di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai upaya menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di pusat kota. Uji coba yang berlangsung mulai 1 hingga 16 Agustus 2026 tersebut melibatkan pengaturan arus di sejumlah ruas jalan strategis. Selama […]

    Bagikan
  • Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Razia Satpol PP Kabupaten Madiun terhadap pelajar yang bolos sekolah berujung pada temuan mengejutkan. Seorang siswa yang terjaring operasi kedapatan menyimpan dua alat kontrasepsi kondom didalam dompetnya. Temuan itu terjadi pada Selasa (09/09/2025), saat Satpol PP menggelar razia gabungan di sejumlah warung, ruko penyewaan PlayStation, dan titik keramaian di sekitar […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026) sore, memicu banjir di sejumlah titik. Air meluap ke permukiman warga hingga ruas jalan utama, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan arus lalu lintas. Salah satu kejadian paling parah terjadi di Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 […]

    Bagikan
  • DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    DUH ! Ibu di Magetan Tertipu Mahasiswi Mengaku Dukun, Kerugian Miliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang dukun palsu yang diduga melakukan penipuan terhadap S (46) warga Magetan. Pelaku berinisial NYW alias Yana alias Eno (28), perempuan asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang akhirnya ditangkap setelah serangkaian aksi tipu muslihatnya terbongkar. Modusnya mengaku bisa memindahkan janin dari dalam kandungan yang merugikan korban […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Madiun di Jalan Aloon-Aloon Utara No.26, Pangongangan, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (25/02/2026). Polres Madiun Kota bersama perwakilan awak media menggelar kegiatan pemberian santunan dan sembako yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama anak-anak panti dan para pengurus. Kegiatan tersebut menjadi momentum […]

    Bagikan
  • Parluh PSHT Pusat Madiun 2026, R. Moerdjoko Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2031

    Parluh PSHT Pusat Madiun 2026, R. Moerdjoko Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 3.507
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Agung Madiun telah dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. Agenda sidang berlangsung di dua lokasi, yakni Jalan Merak No. 10 dan Jalan Merak No. 17, Kota Madiun. Rapat pleno hari kedua dibagi ke dalam dua komisi. Komisi A […]

    Bagikan
expand_less