Berita Terkini
Trending Tags

Menggali Makna Ritual Kimsin, Prosesi Penyucian Patung Dewa Bagi Warga Tionghoa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 487
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
warga Tionghoa di Kota Madiun menggelar kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga Tionghoa di berbagai daerah tengah menyongsong Hari Raya Imlek tahun 2026 ini. Seperti warga Tionghoa di Kota Madiun, Jawa Timur yang menggelar ritual Kimsin pada Kamis (12/02/2026). Ini merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun.

Sesepuh TITD Hwie Ing Kiong Madiun, Herman Tanaka mengungkapkan bahwa prosesi penyucian patung dewa-dewi ini dilakukan sepekan sebelum perayaan Imlek. Bukan sekedar membersihkan rupang, namun memiliki makna yang dipercayai oleh umat Tionghoa.

“Jadi sebelumnya kita sembahyang Sung Sen atau Ji Si Sang An. Itu merupakan ritual mengantarkan Dewa Dapur yang biasanya pada tanggal 23 atau 24 bulan ke-12 penanggalan Imlek. Ini tradisi melepas dewa-dewi ke langit untuk melaporkan perbuatan baik-buruk manusia selama setahun terakhir. Sekarang waktunya kita membersihkan,” ujar Herman Tanaka.

Beberapa perlakukan khusus selama ritual Kimsin. Alat-alat pembersihan yang digunakan, seperti kuas dan lap harus baru serta menggunakan air hangat dan bunga. Umat Tionghoa ini membersihkan patung dewa dan dewi dari kotoran dan debu.

“Semua harus bersih, kita tinggalkan yang lalu. Termasuk diri kita harus lebih baik dari hari yang lalu. Kita songsong tahun baru dengan diri kita yang bersih,” katanya.

Image Not Found
warga Tionghoa di Kota Madiun menggelar kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Lebih lanjut, bagi yang terlibat dalam ritual pembersihan patung ini pun wajib mempersiapkan diri, seperti membuang pikiran buruk dan berniat untuk menjadi insan yang lebih baik. Bahkan, harus membersihkan diri dengan mandi, keramas serta ada yang menjadi vegetarian sebelum menjalani ritual Kimsin.

“Ada sekitar 22 patung dewa dan dewi di TITD Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun yang dibersihkan. Jadi setelah nanti dewa-dewi kembali dari kayangan usai melaporkan amal perbuatan manusia itu kesini sudah dalam kondisi bersih,” imbuh Herman.

Hiasan lampion pun mewarnai langit-langit Klenteng Madiun. Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api. “Kita berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun Kuda Api ini bisa menumbuhkan semangat hidup dan kebijaksanaan kedepannya,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • 31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gelaran budaya akbar Grebeg Suro 2025 segera digelar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menyiapkan 31 rangkaian acara untuk menyemarakkan perayaan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyampaikan bahwa Grebeg Suro tahun ini akan digelar lebih meriah dan atraktif, tanpa mengesampingkan nilai-nilai […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Semangat mereka sudah membuncah sejak Februari. Enam kali latihan dalam sepekan, tas sudah dikemas, hotel di Malang sudah dipesan. Namun semua itu sirna hanya karena satu surat keputusan. Tim sepak takraw putri Kabupaten Magetan batal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bukan karena gagal seleksi atau […]

    Bagikan
  • Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi berhasil membongkar praktik kelam perdagangan orang di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sindikat jual beli bayi berkedok adopsi legal itu menyerat empat orang sebagai tersangka. Hal itu diungkapkan Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dalam konferensi pers pada Jumat (30/5/2025). Kasus ini bermula dari laporan seorang perangkat […]

    Bagikan
  • 9 Dzulhijjah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Berangkat Ke Arafah

    9 Dzulhijjah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Berangkat Ke Arafah

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Mina-Arafah – Dengan penuh semangat dan keikhlasan, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk berangkat menuju Arafah pada Kamis (05/06/2025) atau 9 Dzulhijjah 144 Hijriah. Sekitar pukul 03.00 Waktu Arab Saudi, jemaah Sindo Wisata dicek satu per satu untuk memastikan siap berangkat keseluruhan. Kondisi para jemaah pun sehat dan siap untuk melaksanakan rangkaian […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Kebakaran melanda rumah sekaligus toko kelontong milik Siman (76) dan Sutari (75) di Jalan Gajah Mada, Kota Madiun, pada Senin (17/2/2025) sekitar pukul 10.58 WIB. Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun menerjunkan 2 unit mobil penembak dan 2 unit mobil suplai dalam peristiwa ini. Kobaran api […]

    Bagikan
expand_less