Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Paripurna DPRD Magetan Tak Kuorum, Ketua DPC PDIP Soroti Disiplin Anggota Dewan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Diana Sasa menyoroti ketidakdisiplinan anggota DPRD Magetan saat paripurna. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Tertundanya rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan untuk pengambilan keputusan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) mendapat sorotan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa. Ia menilai minimnya kehadiran anggota dewan dalam agenda penting tersebut mengecewakan dan perlu menjadi bahan evaluasi serius, terutama terkait kedisiplinan wakil rakyat.

Rapat paripurna yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) itu tidak dapat melanjutkan agenda pengambilan keputusan karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum. Dari total 45 anggota dewan, jumlah kehadiran hanya mencapai 19 orang hingga sore hari.

Diana menyayangkan agenda yang telah memasuki tahap pengambilan keputusan itu justru harus ditunda, meskipun sejumlah pihak telah memenuhi undangan untuk mengikuti rapat.

“Ini mengecewakan. Tiga raperda sudah sampai pada tahap pengambilan keputusan, undangan juga sudah hadir, tetapi rapat harus ditunda karena anggota DPRD tidak cukup. Masyarakat berhak menuntut wakilnya hadir dan menyelesaikan pekerjaan,” kata Diana.

Menurut dia, kehadiran anggota dewan merupakan bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan mandat masyarakat. Karena itu, agenda yang telah dijadwalkan semestinya menjadi perhatian setiap anggota, terlebih ketika rapat sudah memasuki tahap pengambilan keputusan.

“Jangan sampai rakyat menunggu keputusan, sementara wakilnya tidak hadir,” tegasnya.

Diana mendorong perbaikan koordinasi dilakukan sejak sebelum rapat paripurna digelar, sehingga potensi tidak terpenuhinya kuorum dapat diantisipasi lebih awal. Ia meminta Sekretariat DPRD meningkatkan koordinasi dengan seluruh fraksi dan anggota dewan, antara lain melalui pengiriman pengingat agenda serta konfirmasi kehadiran sebelum rapat berlangsung.

Menurutnya, pemberitahuan jadwal saja tidak cukup apabila tidak disertai kepastian mengenai kesiapan anggota mengikuti rapat. Informasi terkait potensi ketidakhadiran perlu diketahui lebih awal agar pimpinan dewan dan ketua fraksi dapat mengambil langkah antisipasi.

“Kalau ada potensi rapat tidak kuorum, pimpinan DPRD dan ketua fraksi harus mengetahui lebih awal. Dengan begitu, anggota bisa segera dihubungi dan kehadiran dapat diantisipasi,” ujarnya.

Di internal partainya, Diana juga akan meminta Fraksi PDI Perjuangan memeriksa daftar hadir dan menelusuri alasan ketidakhadiran anggotanya dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan, evaluasi tidak hanya berhenti pada pendataan kehadiran. Anggota fraksi yang berulang kali tidak mengikuti rapat tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan akan dikenai tindakan internal berupa surat peringatan (SP).

“Kalau anggota kami sering bolos rapat tanpa alasan yang jelas, akan kami beri SP. Saya mulai dari fraksi sendiri,” kata Diana.

Ia menekankan bahwa penegakan disiplin harus dimulai dari internal partainya sendiri. Langkah tersebut, menurut dia, menjadi bentuk tanggung jawab partai dalam memastikan kader yang duduk di lembaga legislatif menjalankan tugasnya secara serius.

Diana berharap langkah evaluasi tersebut dapat mendorong peningkatan kedisiplinan anggota DPRD, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang dalam agenda paripurna berikutnya.

Ia juga meminta pimpinan DPRD segera menjadwalkan kembali rapat pengambilan keputusan terhadap tiga raperda yang tertunda. Menurutnya, evaluasi kedisiplinan harus diikuti pembenahan nyata, bukan sekadar menjadi catatan setelah rapat gagal dilanjutkan.

“Evaluasi harus menghasilkan perubahan yang terlihat pada rapat berikutnya. Jangan sampai persoalan kehadiran kembali menghambat agenda yang sudah dijadwalkan,” ujarnya.

Adapun tiga raperda yang sedianya diputuskan dalam rapat paripurna tersebut meliputi Rencana Induk Kepariwisataan Daerah 2026–2045, Penyelenggaraan Sistem Air Limbah Domestik, serta Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Penundaan pengambilan keputusan membuat ketiga raperda tersebut belum dapat dituntaskan sesuai agenda. Diana berharap pembenahan koordinasi dan penegakan disiplin dapat memastikan proses legislasi daerah kembali berjalan sesuai jadwal, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Rombak 52 ASN di Sejumlah OPD, Plt Wali Kota Tekankan Kinerja Sesuai Aturan

    Pemkot Madiun Rombak 52 ASN di Sejumlah OPD, Plt Wali Kota Tekankan Kinerja Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun melakukan perombakan aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 52 ASN resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Gedung Government Chief Information Officer(GCIO) Pemkot Madiun, Jumat (14/8/2026). Puluhan ASN yang dilantik tersebut terdiri atas 28 […]

    Bagikan
  • Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Rombongan jemaah calon haji asal Indonesia yang tergabung dalam gelombang kedua mulai berdatangan ke Kota Makkah, Sabtu (18/05/2025). Mereka tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan langsung melanjutkan perjalanan menuju kota suci menggunakan bus yang telah disiapkan. Kedatangan jemaah disambut hangat oleh pihak hotel dan syarikah atau penyedia layanan […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aspirasi ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, yang menuntut penutupan tambang galian C akhirnya difasilitasi DPRD Magetan melalui forum audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) Rabu (3/6/2026). Audiensi tersebut mempertemukan perwakilan warga dengan pimpinan DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak pengelola tambang yang menjadi objek penolakan masyarakat.  […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Madiun–Surabaya, tepatnya Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (03/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang pengendara motor Honda Beat tewas setelah dihantam minibus Daihatsu Grandmax yang datang dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Sujatno, warga Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo. Sementara, mobil Grandmax […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Kendaraan Bakal Melintas, PT JNK Siapkan Layanan Tambahan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Kendaraan Bakal Melintas, PT JNK Siapkan Layanan Tambahan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (PT JNK) melakukan berbagai persiapan untuk menyambut puluhan ribu kendaraan pemudik dari berbagai kota besar. Selain peningkatan layanan, sejumlah fasilitas pendukung juga mengalami penambahan guna memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tol. Direktur PT JNK, Arie Irianto, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Bursa Batu Mulia dan Pusaka Jadi Daya Tarik Gelar Budaya RRI Madiun 2026

    Bursa Batu Mulia dan Pusaka Jadi Daya Tarik Gelar Budaya RRI Madiun 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa batu mulia dan pameran pusaka menjadi salah satu daya tarik dalam Gelar Budaya RRI Madiun 2026 yang digelar di halaman RRI Madiun, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menyaksikan beragam koleksi batu akik, keris, hingga tombak. Kepala RRI Madiun, Kukuh […]

    Bagikan
expand_less