Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Koloni Ulat Bulu Serang Siswa SDN Kincang, Damkar Lakukan Pembasmian

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Damkar  Basmi Koloni ulat bulu yang sempat meresahkan Warga lingkungan SDN 01 dan 02 Kincang Jiwan Kabupaten Madiun, Dana – Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Koloni ulat bulu kembali meneror sekolah di wilayah Kabupaten Madiun. Kali ini ratusan ulat bulu menyerang 2 Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Madiun di Kecamatan Jiwan. Bahkan tak sedikit dari siswa dan guru merasakan gatal gatal di sekujur tubuhnya.

“Sudah hampir sebulanan ini. Dampaknya para siswa bahkan guru terkena bulu ulat dan mengalami gatal-gatal sampai bentol-bentol kemerahan,” kata Kepala SDN Kincang 01, Purwandani, Selasa (11/02/2025).

Image Not Found
2 Siswa mengeluhkan gatal-gatal akibat ulat bulu, Dana – Sinergia

Sedikitnya ada 200 siswa yang belajar di SDN Kincang 01 dan 02, dan hampir setiap hari sejumlah murid mengeluhkan gatal-gatal akibat ulat bulu. Meski pihak sekolah mengaku sudah mencoba membasmi ulat dengan menyemprotkan insektisida namun belum membuahkan hasil.

 “Setiap anak yang gatal itu kami beri bedak, atau kadang minyak kayu putih hingga lotion anti nyamuk. Karena sudah berupaya membasmi tapi ulatnya masih ada terus, kami coba lapor ke Damkar (Pemadam Kebakaran) setempat untuk dibantu membasminya,” tandas Purwandani.

Petugas Damkar Kabupaten Madiun Heri Kusuwarjaya mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya ult bulu di SDN Kincang 01 pada pukul 10.00 dan mulai bergerak evakuasi sekitar pukul 14.00 saat anak sekolah sudah pulang. Adapun untuk proses pembasmian, petugas menggunakan metode penyemprotan dengan insektisida hingga cairan kimia lainnya yang bisa membunuh ulat-ulat tersebut.

 “Kami semprot dengan alat khusus yang bisa menjangkau daerah atas pohon, sebab jika hanya disemprot bagian bawah dan diatas masih berkembangbiak maka ulatnya akan ada terus,” ujarnya.

Membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk petugas membasmi ulat bulu di lima pohon mangga tersebut. Sementara itu petugas juga menghimbau warga untum waspada serangan ulat bulu di musim penghujan ini.

 “Sudah beberapa kali kami menerima laporan ulat bulu dan memang penghujan itu musimnya, harapannya jika mengetahui ada koloni ulat bulu lebih baik lapor petugas agar bisa ditangani dengan baik dan tidak membahayakan warga karena gatal-gatalnya,” pungkasnya.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Jeritan Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

    Ini Jeritan Keluarga Korban Kecelakaan KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana duka menyelimuti acara penyerahan santunan korban kecelakaan kereta api Malioboro Ekspres oleh Jasa Raharja di Pendapa Surya Graha, Kabupaten Magetan, Selasa (20/05/2025). Namun, suasana tersebut mendadak berubah menjadi hening dan emosional ketika salah satu keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI). Jupri, ayah dari almarhumah Resyka […]

    Bagikan
  • Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

    Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat kepolisian mengamankan ratusan selongsong petasan dari sebuah rumah warga di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/3/2026). Penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dan merasa tidak nyaman dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Informasi dari warga itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan patroli dan pengecekan langsung […]

    Bagikan
  • Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Jawa Timur menggelar Yowana Sadhana atau Religi Camp 2026 di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan pembinaan pemuda Hindu tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, dan diikuti sekitar 200 peserta dari 17 kabupaten/kota di Jawa […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Sertu (K) Mira Martika yang kesehariannya bertugas di Koramil 15/Gandusari, jajaran Kodim 0808/Blitar, dikenal sebagai salah satu peternak sapi perah sukses di Kabupaten Malang. Berkat ketekunan dan kegigihannya, sapi perah milikinya sekarang mencapai 30 ekor. Mira menyebut, usaha yang digeluti bersama suaminya, Helmi Cahyo Candra Kirana, belajar dari mertuanya yang telah […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
expand_less