Berita Terkini
Trending Tags

Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggaran Dana Desa turun, pembangunan desa di Magetan terancam tersendat. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu Dana Desa tahun 2026 untuk 207 desa hanya sebesar Rp65,19 miliar. Angka ini turun drastis dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp188,32 miliar.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Magetan, Tatak Pantjono Utomo, mengatakan penurunan tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan program pembangunan desa yang sebelumnya telah direncanakan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Dengan kondisi ini tentu kami prihatin. Program pembangunan, terutama perbaikan jalan desa yang sudah direncanakan, banyak yang tidak bisa direalisasikan. Mau tidak mau, kami harus mengandalkan swadaya dan gotong royong masyarakat agar kerusakan tidak semakin parah,” ujarnya.

Selain berdampak pada pembangunan fisik, re-alokasi Dana Desa untuk program nasional seperti pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga berimbas pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Jumlah penerima manfaat mengalami penurunan cukup signifikan.

“Kalau tahun lalu masih bisa mengalokasikan sekitar 10 penerima BLT per desa, sekarang hanya 4 sampai 5 orang saja. Kami sudah lakukan verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran, dan masyarakat diharapkan bisa memahami kondisi ini,” jelas Tatak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pembangunan Desa DPMD Magetan, Titik Karyawati, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyaluran Dana Desa tahap pertama telah terealisasi sebesar Rp35,14 miliar kepada 207 desa.

“Rata-rata setiap desa tahun ini menerima antara Rp250 juta hingga Rp375 juta per tahun. Jumlah tersebut memang menurun dibanding tahun sebelumnya yang berkisar Rp600 juta hingga Rp1,4 miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sisa anggaran sebesar Rp30,04 miliar atau sekitar 46,09 persen akan disalurkan pada tahap kedua sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Kepala DPMD Magetan, Parminto Budi Utomo, menilai kondisi ini memaksa pemerintah desa untuk lebih kreatif dalam menggali sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) guna menjaga keberlangsungan pembangunan.

“Kami mendorong desa untuk mencari sumber pendapatan lain, salah satunya melalui BUMDes. Ada desa yang PAD-nya cukup baik, sehingga masih mampu bertahan,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjut Budi, juga akan mengambil langkah untuk meringankan beban desa dengan mengalokasikan anggaran dari APBD. Sejumlah program lintas dinas direncanakan akan diarahkan ke desa, termasuk bantuan infrastruktur.

“Misalnya bantuan aspal dari dinas PU untuk jalan desa, serta program guyub rukun yang bisa mendorong gotong royong masyarakat. Kami juga masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kebijakan ini,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terpeleset, Remaja di Magetan Tenggelam ke Sungai, Pencarian Terkendala Arus Deras

    Diduga Terpeleset, Remaja di Magetan Tenggelam ke Sungai, Pencarian Terkendala Arus Deras

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Raditya Desta Nugroho (16) remaja asal Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Gonggang di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Sabtu (22/11/2025) siang. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Insiden ini membuat warga sekitar terkejut mengingat lokasi sungai dikenal memiliki arus kuat serta kedalaman yang mencapai […]

    Bagikan
  • Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bulan Suro atau Muharam memiliki makna yang sangat khas bagi masyarakat Madiun Raya. Selain menjadi momentum spiritual dan budaya, bulan ini juga identik dengan berbagai agenda besar yang diselenggarakan oleh perguruan pencak silat. Hal ini tidak terlepas dari posisi Madiun sebagai salah satu pusat perkembangan pencak silat di Indonesia. Tercatat sedikitnya […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • KPK Angkut 2 Mobil Mewah Rahma Noviarini, Klaim Milik Pribadi

    KPK Angkut 2 Mobil Mewah Rahma Noviarini, Klaim Milik Pribadi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 2 mobil mewah milik Rahma Noviarini ke Jakarta pada Rabu (04/02/2026). Mobil Mitsubishi Pajero Nopol N 88 N dan Mercy Nopol L 8 MEL telah disita oleh lembaga antirasuah tersebut dari penggeledahan di rumah Rahma pada Selasa (27/01/2026) lalu. Selama ini, mobil tersebut dititipkan di […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kini memasuki babak baru. Polres Magetan mulai menyelidiki unsur kelalaian, termasuk yang melibatkan jajaran manajemen PT KAI Daop 7 Madiun. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less