Berita Terkini
Trending Tags

Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 319
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggaran Dana Desa turun, pembangunan desa di Magetan terancam tersendat. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu Dana Desa tahun 2026 untuk 207 desa hanya sebesar Rp65,19 miliar. Angka ini turun drastis dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp188,32 miliar.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Magetan, Tatak Pantjono Utomo, mengatakan penurunan tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan program pembangunan desa yang sebelumnya telah direncanakan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Dengan kondisi ini tentu kami prihatin. Program pembangunan, terutama perbaikan jalan desa yang sudah direncanakan, banyak yang tidak bisa direalisasikan. Mau tidak mau, kami harus mengandalkan swadaya dan gotong royong masyarakat agar kerusakan tidak semakin parah,” ujarnya.

Selain berdampak pada pembangunan fisik, re-alokasi Dana Desa untuk program nasional seperti pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga berimbas pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Jumlah penerima manfaat mengalami penurunan cukup signifikan.

“Kalau tahun lalu masih bisa mengalokasikan sekitar 10 penerima BLT per desa, sekarang hanya 4 sampai 5 orang saja. Kami sudah lakukan verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran, dan masyarakat diharapkan bisa memahami kondisi ini,” jelas Tatak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pembangunan Desa DPMD Magetan, Titik Karyawati, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyaluran Dana Desa tahap pertama telah terealisasi sebesar Rp35,14 miliar kepada 207 desa.

“Rata-rata setiap desa tahun ini menerima antara Rp250 juta hingga Rp375 juta per tahun. Jumlah tersebut memang menurun dibanding tahun sebelumnya yang berkisar Rp600 juta hingga Rp1,4 miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sisa anggaran sebesar Rp30,04 miliar atau sekitar 46,09 persen akan disalurkan pada tahap kedua sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Kepala DPMD Magetan, Parminto Budi Utomo, menilai kondisi ini memaksa pemerintah desa untuk lebih kreatif dalam menggali sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) guna menjaga keberlangsungan pembangunan.

“Kami mendorong desa untuk mencari sumber pendapatan lain, salah satunya melalui BUMDes. Ada desa yang PAD-nya cukup baik, sehingga masih mampu bertahan,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjut Budi, juga akan mengambil langkah untuk meringankan beban desa dengan mengalokasikan anggaran dari APBD. Sejumlah program lintas dinas direncanakan akan diarahkan ke desa, termasuk bantuan infrastruktur.

“Misalnya bantuan aspal dari dinas PU untuk jalan desa, serta program guyub rukun yang bisa mendorong gotong royong masyarakat. Kami juga masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kebijakan ini,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Magetan, Polda Jatim Olah TKP dengan Teknologi TAA 3D

    Kecelakaan Maut di Magetan, Polda Jatim Olah TKP dengan Teknologi TAA 3D

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Magetan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya di perlintasan kereta api Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Selasa (20/05/2025). Dalam proses penyelidikan, tim menggunakan alat canggih Traffic Accident Analysis (TAA) untuk […]

    Bagikan
  • Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam tiga hari terakhir, Telaga Sarangan dipadati ribuan wisatawan. Sejak Jumat (05/09/2025), kunjungan terus meningkat signifikan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencatat 5.610 pengunjung pada Jumat, naik menjadi 8.563 di hari Sabtu (06/09/2025), dan kembali melonjak hingga 9.611 orang pada Minggu (07/09/2025). Kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas yang […]

    Bagikan
  • Tebing Longsor Jalur Poncol–Gonggang, Pemotor Tewas Tertimbun

    Tebing Longsor Jalur Poncol–Gonggang, Pemotor Tewas Tertimbun

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (10/11/2025) petang mengakibatkan longsor besar di jalur penghubung Poncol–Gonggang. Sebuah tebing setinggi sekitar 30 meter tiba-tiba ambrol dan menimpa dua pengendara motor yang tengah melintas. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan 1 lainnya luka-luka. Korban meninggal diketahui bernama Sarno […]

    Bagikan
  • Ganti Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun yang Digeledah KPK

    Ganti Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun yang Digeledah KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menyasar rumah pribadi Suyoto, Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun. Namun, rumah Dirut Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno juga diobok-obok lembaga antirasuah tersebut. Dari pantauan di lapangan, 4 unit mobil Innova hitam terparkir di Jalan Mayang Kembar […]

    Bagikan
  • Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perumahan dan Permukiman ( Disperkim ) Kota Madiun cepat bergerak melihat kondisi dua pohon di depan rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Madiun di Jalan lombok Kota Madiun. 2 Pohon ini nyaris membuat kesulitan dipakai parkir mobil. Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Jemakir bakal melakukan eksekusi penebangan dua pohon di […]

    Bagikan
expand_less