Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tepis Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Magetan, Pertamina Tegaskan Distribusi Aman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga di Kabupaten Magetan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram bersubsidi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga di Kabupaten Magetan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram bersubsidi menjelang dan setelah Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Meski kelangkaan dilaporkan terjadi di beberapa titik, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi berjalan aman dan sesuai prosedur.

Kekosongan di tingkat pangkalan disebut bukan disebabkan kelangkaan pasokan, melainkan karena waktu distribusi yang belum tiba.

“Pengiriman elpiji dilakukan reguler sesuai kuota dan jadwal masing-masing pangkalan. Kalau sempat kosong, kemungkinan besar karena sedang menunggu jadwal kirim,” jelas Ahad Rahedi, Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Rabu (02/07/2025).

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat selama libur Tahun Baru Islam, Pertamina mengaku telah menyalurkan tambahan pasokan secara fakultatif di sejumlah daerah, termasuk Magetan.

“Kami sudah menambah pasokan elpiji 3 kg untuk beberapa wilayah yang mengalami lonjakan permintaan,” kata Ahad.

Ia juga mengingatkan bahwa distribusi elpiji 3 kg dilakukan langsung dari SPBE ke agen resmi, lalu ke pangkalan, dan dijual langsung ke konsumen. Sesuai aturan Kementerian ESDM, pangkalan hanya boleh menjual maksimal 10 persen dari kuota ke pengecer.

“Fokus distribusi adalah ke konsumen langsung, bukan ke pengecer. Ini untuk memastikan subsidi tepat sasaran,” tegasnya.

Peningkatan konsumsi elpiji bersubsidi menjelang 1 Muharam juga dipengaruhi faktor sosial dan psikologis. Selain banyaknya hajatan seperti pernikahan dan selamatan, fenomena panic buying ikut memperparah kondisi.

“Banyak yang panik, akhirnya beli lebih dari kebutuhan. Satu rumah bisa menyimpan lebih dari dua tabung,” ungkap Suparni alias Pitut, pemilik agen elpiji di Magetan.

Suparni memastikan bahwa tambahan pasokan dari Pertamina sudah didistribusikan sebelum tanggal 1 Muharam. Ia berharap setelah puncak konsumsi lewat, situasi segera stabil.

“Setelah ini harusnya kembali normal karena tidak ada momen besar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menyatakan akan segera turun langsung ke lapangan bersama aparat kepolisian.

“Kami akan turun bersama tim dan koordinasi dengan Polres,” ujar Sucipto, Kepala Disperindag Magetan.

Sementara itu, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjaga distribusi elpiji bersubsidi tetap tepat sasaran. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat pengawas disebut akan terus diperkuat untuk mencegah potensi penyelewengan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Akses penghubung antar kecamatan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akhirnya kembali normal setelah rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan yang berada di Desa Wagir lor, Kecamatan Ngebel ini kini sudah dapat digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polres Ponorogo bersama […]

    Bagikan
  • Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mendorong Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi yang didorong ialah memperkuat kolaborasi antara aparatur desa, petani, pelaku UMKM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Sebanyak 15 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Madiun menjalani uji kompetensi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sejak Senin (08/09/2025). Tahap ini berlangsung dua hari, dilanjutkan wawancara oleh panitia seleksi pada Rabu (10/09/2025). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan seluruh peserta […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah maraknya isu peredaran beras premium oplosan, CV Martindo Rice Indonesia memutuskan menghentikan sementara produksi beras merek Bulan Emas, Palur, dan Palur Ping. Kebijakan ini berlaku sejak 4 Agustus 2025 dan belum ditentukan batas waktunya. Keputusan tersebut disampaikan manajemen melalui surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh konsumen dan distributor. […]

    Bagikan
  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
expand_less