Berita Terkini
Trending Tags

Dua Terduga Maling Motor Babak Belur Dihakimi Massa usai Gagal Curi Motor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
2 terduga pelaku curanmor nyaris diamuk warga. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Dua pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, babak belur setelah diamuk massa, Jumat (17/7/2026). Keduanya gagal membawa kabur motor milik warga karena aksinya lebih dulu dipergoki hingga dikejar warga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Target pelaku adalah sepeda motor Honda Scoopy milik Ayu Purwanti (30) yang saat itu terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci setang.

Ayu mengaku sedang berada di dalam rumah ketika mendengar teriakan warga yang menyebut ada pencuri sepeda motor. Saat keluar rumah, ia melihat dua orang yang diduga pelaku sudah dikejar warga ke arah timur sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

“Motor sebenarnya sudah dikunci setang. Saya tinggal sebentar untuk beli nasi. Setelah dicek, kuncinya sudah dirusak pelaku. Mungkin saat hendak membawa motor, aksinya lebih dulu diketahui warga lalu langsung dikejar,” ujar Ayu.

Ia menambahkan, kedua terduga pelaku datang dengan mengendarai sepeda ontel. Menurutnya, warga sekitar tidak mengenali identitas mereka sehingga diduga berasal dari luar daerah.

Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan membenarkan adanya laporan percobaan pencurian sepeda motor tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, dua terduga pelaku berinisial S dan H diketahui berasal dari Surabaya dan Madura.

“Kami menerima laporan adanya percobaan pencurian sepeda motor. Aksi kedua pelaku diketahui warga sehingga mereka berusaha melarikan diri, namun akhirnya berhasil diamankan,” kata Agung.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan adanya upaya merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T. Barang bukti tersebut juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Menurut Agung, kedua pelaku diduga memilih sepeda motor korban karena terparkir di tepi jalan sehingga dianggap mudah menjadi sasaran. Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, modus operandi yang digunakan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku, modus yang digunakan, serta menelusuri apakah keduanya memiliki rekam jejak tindak pidana serupa yang bisa dikembangkan,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kolonel Inf Rama Pratama memiliki kesan mendalam selama menjabat sebagai Komandan Korem 081/Dhirot Saha Jaya. Selama hampir 7 bulan bertugas di Korem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama mengaku berat meninggalkan satuan yang telah membesarkan namanya tersebut. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat menjadi hal yang tidak akan terlupakan. “Selama saya […]

    Bagikan
  • Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Cek Lokasi Pembangunan Program Sekolah Rakyat

    Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Cek Lokasi Pembangunan Program Sekolah Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dirjen Rehabilitasi Sosial bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico dan tim terkait melakukan kunjungan ke Kota Madiun pada Sabtu (26/04/2025). Kegiatan ini untuk meninjau lokasi yang diusulkan untuk pembangunan program Sekolah Rakyat. Program ini adalah inisiatif dari Presiden Republik Indonesia untuk memutus mata rantai kemiskinan dan memberikan akses pendidikan […]

    Bagikan
  • PSI Jatim Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029, Kaesang: Strukturnya Paling Solid

    PSI Jatim Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029, Kaesang: Strukturnya Paling Solid

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi besar-besaran dilakukan melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Jawa Timur di Gedung Dyandra, Surabaya, Jumat (9/1/2026). Agenda ini tak sekadar seremonial. PSI menegaskan fokus penguatan struktur hingga tingkat DPC (kecamatan) se-Jawa Timur, sekaligus melantik kepengurusan DPW PSI Jatim […]

    Bagikan
  • Cari Umpan Udang Untuk Memancing, Pelajar Tenggelam di Embung Duwetsewu Magetan

    Cari Umpan Udang Untuk Memancing, Pelajar Tenggelam di Embung Duwetsewu Magetan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang remaja bernama ADK (17), warga Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dilaporkan tenggelam di Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Minggu (9/11/2025) sore. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan dari BPBD Magetan, Polsek Ngariboyo, dan relawan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat terlihat berdiri di tepi embung sambil […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan […]

    Bagikan
expand_less