Berita Terkini
Trending Tags

Tepis Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Magetan, Pertamina Tegaskan Distribusi Aman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga di Kabupaten Magetan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram bersubsidi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga di Kabupaten Magetan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram bersubsidi menjelang dan setelah Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Meski kelangkaan dilaporkan terjadi di beberapa titik, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi berjalan aman dan sesuai prosedur.

Kekosongan di tingkat pangkalan disebut bukan disebabkan kelangkaan pasokan, melainkan karena waktu distribusi yang belum tiba.

“Pengiriman elpiji dilakukan reguler sesuai kuota dan jadwal masing-masing pangkalan. Kalau sempat kosong, kemungkinan besar karena sedang menunggu jadwal kirim,” jelas Ahad Rahedi, Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Rabu (02/07/2025).

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat selama libur Tahun Baru Islam, Pertamina mengaku telah menyalurkan tambahan pasokan secara fakultatif di sejumlah daerah, termasuk Magetan.

“Kami sudah menambah pasokan elpiji 3 kg untuk beberapa wilayah yang mengalami lonjakan permintaan,” kata Ahad.

Ia juga mengingatkan bahwa distribusi elpiji 3 kg dilakukan langsung dari SPBE ke agen resmi, lalu ke pangkalan, dan dijual langsung ke konsumen. Sesuai aturan Kementerian ESDM, pangkalan hanya boleh menjual maksimal 10 persen dari kuota ke pengecer.

“Fokus distribusi adalah ke konsumen langsung, bukan ke pengecer. Ini untuk memastikan subsidi tepat sasaran,” tegasnya.

Peningkatan konsumsi elpiji bersubsidi menjelang 1 Muharam juga dipengaruhi faktor sosial dan psikologis. Selain banyaknya hajatan seperti pernikahan dan selamatan, fenomena panic buying ikut memperparah kondisi.

“Banyak yang panik, akhirnya beli lebih dari kebutuhan. Satu rumah bisa menyimpan lebih dari dua tabung,” ungkap Suparni alias Pitut, pemilik agen elpiji di Magetan.

Suparni memastikan bahwa tambahan pasokan dari Pertamina sudah didistribusikan sebelum tanggal 1 Muharam. Ia berharap setelah puncak konsumsi lewat, situasi segera stabil.

“Setelah ini harusnya kembali normal karena tidak ada momen besar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menyatakan akan segera turun langsung ke lapangan bersama aparat kepolisian.

“Kami akan turun bersama tim dan koordinasi dengan Polres,” ujar Sucipto, Kepala Disperindag Magetan.

Sementara itu, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjaga distribusi elpiji bersubsidi tetap tepat sasaran. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat pengawas disebut akan terus diperkuat untuk mencegah potensi penyelewengan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Nganjuk, Sabtu (16/5/2026), dengan dua agenda utama, yakni peresmian Museum Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peresmian Museum Marsinah dilakukan di Desa Ngludo, Kecamatan Sukomoro. Museum tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak-hak pekerja sekaligus mengenang Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung Bedah Marhaenisme di Magetan, Ajak Generasi Muda Bangun Tradisi Berpikir Kritis

    Rocky Gerung Bedah Marhaenisme di Magetan, Ajak Generasi Muda Bangun Tradisi Berpikir Kritis

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gagasan Marhaenisme dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa di tengah perubahan zaman. Namun, pemikiran yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tidak cukup dipahami sebagai sejarah perjuangan semata, melainkan harus menjadi metode berpikir dalam membaca persoalan sosial, ekonomi, politik, hingga lingkungan yang dihadapi generasi muda saat ini. Pesan tersebut […]

    Bagikan
  • Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.548
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50). Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat […]

    Bagikan
  • Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) mulai menunjukkan tren kenaikan. Sejumlah komoditas seperti tomat, bawang, dan cabai mengalami penyesuaian harga dalam sepekan terakhir. Sebagian pedagang menilai kenaikan tersebut masih tergolong wajar. Seno, salah satu pedagang sayur di Pasar Besar Kota Madiun, mengungkapkan harga tomat saat ini berkisar […]

    Bagikan
  • TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun memastikan harga cabai di wilayahnya masih terkendali. Hingga akhir April, harga cabai merah dan cabai keriting berada di kisaran Rp 55 ribu per kilogram, atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun, Danang Novianto, mengatakan kondisi […]

    Bagikan
expand_less