Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pernikahan Usia Dini di Magetan Masih Terjadi, Mayoritas karena Kehamilan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
38 pasangan muda tercatat mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama, Foto : Ilustrasi/Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Meskipun jumlahnya terus menurun dalam lima tahun terakhir, pernikahan usia dini di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya hilang. Hingga awal Agustus 2025, tercatat 38 pasangan muda mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Magetan, Miftahuddin, menyebut sebagian besar pengajuan dipicu oleh kehamilan di luar rencana. Menurutnya, hal ini memerlukan perhatian serius karena melibatkan anak yang seharusnya masih menempuh pendidikan.

“Angkanya memang turun, tetapi puluhan anak masih menikah dini karena faktor kehamilan. Ini menyangkut masa depan mereka,” ujarnya, Kamis (14/08/2025).

Data DP2KBP3A menunjukkan, pengajuan dispensasi nikah di Magetan terus menurun sejak 2020. Saat itu tercatat 168 pasangan, lalu menyusut menjadi 117 pasangan pada 2021, 93 pasangan di 2022, 81 pasangan pada 2023, dan 56 pasangan di 2024. Tahun ini, hingga awal Agustus, sudah ada 38 pasangan.

Untuk menekan angka tersebut, pemerintah daerah menggencarkan program Generasi Berencana, sosialisasi di sekolah, serta memperkuat peran orang tua dalam pembinaan dan pengawasan anak.

Sementara itu, Kepala Pengadilan Agama Magetan, Hermin Sriwulan, menegaskan bahwa pihaknya mendorong setiap pasangan yang mengajukan dispensasi mengikuti konseling. Langkah ini bertujuan agar mereka memahami dampak psikologis, sosial, dan hukum dari pernikahan dini.

“Pernikahan bukan hanya sah secara agama dan negara, tapi juga butuh kesiapan mental dan tanggung jawab panjang,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis  mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025. Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan. “Optimis kita bisa tercapai targetnya […]

    Bagikan
  • Tomy Seran Dipaksa Berbagi Angka dengan Iwan Key di Predalion Fight Night II

    Tomy Seran Dipaksa Berbagi Angka dengan Iwan Key di Predalion Fight Night II

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Petinju senior Redam BC Magetan, Jawa Timur, Tomy Seran, harus puas berbagi angka dengan rival lamanya, Iwan Key dari Sasana Mutiara BC Malang, dalam gelaran Predalion Fight Night II di GOR Brawijaya Hayam Wuruk, Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Sabtu (22/8/2026) malam. Pertarungan non-gelar yang berlangsung tiga ronde tersebut berjalan sengit sejak awal. […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ingatkan Pelajar soal Keselamatan Lalu Lintas dan Bahaya Judi Online

    Kapolres Magetan Ingatkan Pelajar soal Keselamatan Lalu Lintas dan Bahaya Judi Online

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keselamatan pelajar dalam berlalu lintas menjadi perhatian utama Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa saat menggelar program Kapolres Magetan Goes to School di SMA Negeri 1 Magetan, Senin (10/8/2026). Dalam kegiatan yang dikemas melalui upacara bendera tersebut, Kapolres Magetan bertindak sebagai pembina upacara dan memberikan pengarahan kepada ratusan siswa. […]

    Bagikan
  • UMK Ngawi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp. 2,54 Juta, Menunggu Keputusan Gubernur

    UMK Ngawi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp. 2,54 Juta, Menunggu Keputusan Gubernur

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ngawi tahun 2026 telah resmi dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Besaran yang diusulkan mencapai Rp2.547.606, atau naik Rp149.678 dibanding tahun sebelumnya. Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi, Supriyadi, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil pembahasan dalam rapat Dewan […]

    Bagikan
  • Dinsos Magetan Catat 690 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

    Dinsos Magetan Catat 690 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 690 penerima bantuan sosial (bansos) di wilayahnya diduga terlibat dalam aktivitas judi online. Temuan itu membuat pemerintah pusat langsung menghentikan sementara untuk penyaluran bantuan kepada ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) tersebut. Informasi dugaan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinsos […]

    Bagikan
expand_less