Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Siswa Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi siswa yang keracunan di Puskesmas Lembeyan, Magetan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebanyak 12 siswa di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami gejala mual, pusing, dan sakit perut usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (17/10/2025). Para siswa tersebut kemudian dilarikan ke Puskesmas Lembeyan untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden itu menimpa 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa MI Nurul Dholam. Keluhan mulai muncul sekitar pukul 09.00 WIB, tak lama setelah jam istirahat pertama.

Guru SDN Kediren 2, Nanang Sugiarso, menuturkan bahwa pagi itu para siswa menikmati menu MBG yang terdiri dari nasi goreng, selada, acar, telur goreng, serta roti kering dan telur puyuh. Beberapa saat kemudian, 11 dari 58 siswa yang menyantap menu MBG mulai mengeluh tidak enak badan.

“Awalnya hanya satu atau dua anak yang merasa mual, lalu bertambah menjadi sepuluh anak yang sakit perut dan satu anak muntah. Kami segera membawa mereka ke Puskesmas,” jelas Nanang.

Pihak sekolah langsung melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak Puskesmas Lembeyan membenarkan bahwa mereka menerima 12 siswa pada hari kejadian. Dari jumlah tersebut, 10 anak sempat mendapat tindakan medis sementara dua lainnya membaik tanpa perlu perawatan.

“Benar, kami menerima 12 pasien dari dua sekolah. Kondisi mereka sudah stabil dan seluruhnya telah dipulangkan,” ungkap salah satu petugas medis Puskesmas Lembeyan.

Image Not Found
MBG yang dimakan oleh siswa. Foto: Kusnanto – Sinergia

Saat ini, seluruh siswa yang sebelumnya dirawat telah pulih dan kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Dinas Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti gejala yang dialami para siswa.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah penyebabnya makanan atau faktor lain. Namun gejalanya memang muncul setelah makan menu MBG,” ujar Nanang.

Ia menambahkan, seluruh siswa yang terdampak tidak memiliki riwayat penyakit bawaan, sehingga diduga kuat gejala timbul karena makanan yang dikonsumsi bersama.

Sekolah berencana bakal melakukan evaluasi bersama penyedia menu MBG agar keamanan pangan lebih terjamin ke depannya.

Insiden ini juga dibenarkan oleh Kapolsek Lembeyan, AKP Rohmadi. Ia mengatakan, laporan pertama diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi kemudian melakukan pengecekan langsung ke sekolah dan Puskesmas.

“Begitu menerima laporan, kami langsung konfirmasi ke sekolah dan mendatangi Puskesmas. Semua siswa yang sempat dirawat kini sudah dipulangkan,” jelasnya.

“Untuk kepastian penyebab, apakah dari menu MBG atau faktor lain, kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Menurut laporan awal yang diterima, beberapa siswa mengeluhkan sakit setelah menyantap lauk telur puyuh. Pihak kepolisian bahkan telah mencoba menu tersebut namun tidak mengalami gejala apapun.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mulai menyiapkan rencana pekerjaan infrastruktur jalan untuk tahun 2026. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa penyusunan program masih akan mengacu pada hasil survei lapangan dan pemutakhiran data kondisi jalan yang dilakukan setiap akhir tahun. Menurut Agus, […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar. Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak […]

    Bagikan
  • Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan lansia dan ibu muda di Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, diwisuda pada Selasa pagi (30/09/2025). Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan program Sekolah Lansia Tangguh dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Lurah Pangongangan, Eva Anjarika Rahmawati, menjelaskan bahwa Sekolah Orang Tua Hebat merupakan program dari Dinas Kesehatan Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Ponorogo menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk meminjam dana sebesar Rp. 100 miliar ke Bank Jatim. Pinjaman ini akan digunakan untuk pembiayaan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2025, yang digelar […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton. “Target Kantor cabang Madiun ini […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
expand_less