Berita Terkini
Trending Tags

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Kota Madiun – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen diprediksi memberi tekanan besar terhadap sektor properti, khususnya penjualan rumah berbasis Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pelaku usaha properti di Kota Madiun menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan memperberat cicilan konsumen.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota Madiun, Muhammad Ali Fauzi, mengatakan mayoritas pembeli rumah saat ini masih bergantung pada pembiayaan perbankan melalui skema KPR. Karena itu, kenaikan suku bunga dinilai sangat krusial terhadap kemampuan masyarakat membeli rumah.

“Kalau BI Rate naik, otomatis bunga bank ikut naik. Angsuran KPR juga naik. Dampaknya kemampuan bayar konsumen bisa berkurang dan banyak yang akhirnya tidak lolos perbankan atau bahkan membatalkan pembelian rumah,” ujar Ali Fauzi, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, kondisi pasar properti sebenarnya sudah melemah sebelum kenaikan BI Rate diumumkan. Faktor perlambatan ekonomi, ketidakpastian geopolitik global, hingga kebijakan fiskal dalam negeri membuat penjualan rumah komersial menurun sejak awal tahun.

“Sekarang saja penjualan rumah sudah lesu. Ditambah BI Rate naik jadi 5,25 persen, saya rasa ke depan usaha properti akan semakin berat,” katanya.

Ali menyebut sektor perumahan subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) masih relatif bergerak karena adanya bantuan pemerintah. Namun untuk rumah komersial non-subsidi, tekanan diperkirakan jauh lebih besar.

“Hari ini yang masih jalan rata-rata FLPP karena ada subsidi bunga. Kalau rumah komersial pasti akan sangat terdampak,” tambahnya.

Diketahui, Bank Indonesia sebelumnya resmi menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin dari 4,75 persen menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19–20 Mei 2026. Kebijakan itu diambil untuk menjaga stabilitas rupiah yang tertekan gejolak global serta mengendalikan inflasi nasional.

Kenaikan suku bunga acuan diperkirakan berdampak pada berbagai sektor pembiayaan, mulai dari KPR, kredit kendaraan bermotor, hingga pinjaman usaha dengan skema bunga mengambang (floating rate).

Selain sektor properti, dunia usaha secara umum juga diprediksi lebih berhati-hati melakukan ekspansi karena biaya pinjaman menjadi lebih mahal. Sementara bagi masyarakat penyimpan dana, kenaikan suku bunga justru dapat meningkatkan imbal hasil deposito perbankan.

Ali menilai kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat lebih fokus memenuhi kebutuhan pokok dibanding membeli rumah.

“Kalau ekonomi lagi sulit, orang pasti utamakan kebutuhan pangan dulu. Rumah jadi kebutuhan berikutnya. Akhirnya banyak yang menunda beli rumah,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Petani di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong Kabupaten Nganjuk bias tersenyum sumringah. Lahan persawahan yang biasanya kesulitan air di musim kemarau, kini bias teratasi. Tak tanggung-tanggung, untuk membantu kesulitan para petani dan meningkatkan kesejahteraannya, sebanyak 5 unit sumur bor dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. “Air di […]

    Bagikan
  • Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    Karangrejo Jadi Lokasi Alternatif Sekolah Rakyat Magetan, Nilai Proyek Diperkirakan Senilai Rp. 200 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan mengalami pergeseran lokasi. Setelah proposal pembangunan di lahan bekas SDN Selosari 4 ditolak pemerintah pusat, Pemkab Magetan kini menyiapkan opsi baru di Kecamatan Karangrejo. Lahan seluas 8 hektare di wilayah ini kini diajukan sebagai kandidat lokasi baru proyek pendidikan skala nasional tersebut. Lokasinya tak […]

    Bagikan
  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hingga memasuki pertengahan Agustus 2025, seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan belum diminati. Padahal, proses pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan berakhir pada 17 Agustus mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, mengungkapkan sampai 10 Agustus belum ada satu […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
  • Optimalkan Wartek Inflasi, Walikota Madiun Targetkan Inflasi Terkendali 

    Optimalkan Wartek Inflasi, Walikota Madiun Targetkan Inflasi Terkendali 

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Idul Fitri, Walikota Madiun, Maidi, memastikan bahwa stok barang kebutuhan masyarakat tercukupi dan tidak ada kekurangan. Hal ini diungkapkan dalam upaya untuk menekan inflasi dan menghindari adanya lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Hal itu ditegaskan dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun di Gedung GCIO […]

    Bagikan
expand_less