Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog distribusikan 9.000 liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun. (2/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun kembali menyalurkan sebanyak 9.000 liter MinyaKita atau sekitar 750 kardus di Pasar Besar Madiun (PBM), Kamis (2/7/2026). Penyaluran rutin tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memastikan kualitas minyak goreng yang beredar tetap aman bagi masyarakat.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sariyanto mengatakan distribusi MinyaKita di Pasar Besar Madiun dilakukan sedikitnya sekali dalam sepekan. Namun, Bulog tengah mengkaji kemungkinan menambah frekuensi menjadi dua kali seminggu apabila stok mencukupi.

“Hari ini kami distribusikan 9.000 liter atau sekitar 750 kardus. Minimal seminggu sekali kami melakukan dropping di Pasar Besar Madiun. Kami juga sedang menghitung kemungkinan menjadi dua kali seminggu jika stok mencukupi, sekaligus akan kami ekspansi ke Pasar Sleko,” ujarnya.

Menurut Agung, penyaluran MinyaKita merupakan penugasan pemerintah kepada Bulog yang difokuskan untuk pasar rakyat atau pasar tradisional yang menjadi sasaran program Kementerian Perdagangan.

Untuk wilayah kerja Bulog Madiun yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi, distribusi MinyaKita mencapai sekitar 18.000 liter per minggu. Selain Pasar Besar Madiun, penyaluran rutin juga dilakukan di Pasar Sayur Caruban dan Pasar Walikukun, Ngawi.

“Untuk Kota Madiun sendiri kami pastikan pasokan 9.000 liter setiap minggu tetap terjaga. Saat ini stok yang kami miliki cukup untuk sekitar 10 hingga 11 minggu ke depan,” katanya.

Selain menjaga ketersediaan barang, Bulog juga memastikan kualitas MinyaKita yang beredar di wilayah Madiun aman. Hal itu menyusul munculnya isu dugaan MinyaKita berbau solar atau minyak tanah di sejumlah daerah lain.

Agung menjelaskan produk yang beredar di Jawa Timur berasal dari produsen berbeda dengan yang menjadi sorotan di wilayah lain.

“Produsen yang masuk ke Jawa Timur mayoritas berasal dari Sinarmas maupun Wilmar. Insyaallah produk yang masuk ke wilayah kami aman. Namun apabila masyarakat menemukan MinyaKita yang berbau tidak wajar atau diduga bermasalah, silakan melapor kepada Bulog atau dinas terkait agar segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Bulog menegaskan, distribusi rutin tersebut juga bertujuan menjaga harga MinyaKita tetap sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter. Hal itu agar inflasi komoditas minyak goreng dapat dikendalikan.

Di tingkat pedagang, MinyaKita masih menjadi pilihan utama konsumen, terutama pelaku usaha mikro dan industri rumahan yang memproduksi gorengan maupun aneka makanan.

Pedagang PBM, Lina Indrawati, mengaku pasokan sebanyak 16 kardus yang diterimanya umumnya habis dalam waktu sekitar satu pekan. Menurutnya, permintaan dari pelanggan terus tinggi dan MinyaKita kerap menjadi produk yang paling dicari.

“Yang beli banyak dari pelaku home industry, penjual gorengan, dan pembuat kue. Pelanggan sering datang mencari MinyaKita, bahkan pernah berkali-kali datang saat stok habis,” ujarnya.

Ia berharap distribusi rutin dari Bulog dapat terus berlanjut sehingga pasokan tetap lancar. Hal itu agar masyarakat maupun pedagang tidak kesulitan memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Kalau Minyakita itu harganya murah. Kalau yang itu Fortune itu Rp. 23 ribu, Sania itu 25 Ribu per liter. Ya kalau buat penjualan kecil-kecilan itu harus mikirnya dua kali kalau pakai minyak itu. Kecuali kalau yang sudah levelnya sudah besar, itu pakai yang minyak yang baik dan bagus,” pungkasnya.

Dengan distribusi yang terus dijaga dan pengawasan kualitas yang diperketat, Bulog berharap ketersediaan MinyaKita di pasar tradisional tetap aman, harga stabil, serta masyarakat memperoleh minyak goreng yang sesuai standar mutu dan ketentuan pemerintah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah upaya pemerintah mendorong program ketahanan dan swasembada pangan nasional, pasangan suami istri di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil membudidayakan tanaman cabai rawit secara mandiri. Budidaya dilakukan di lahan pekarangan rumah yang sebelumnya tak produktif. Pasangan Wawan Mariadi dan Fitri Rahmawati awalnya prihatin melihat lingkungan sekitar […]

    Bagikan
  • Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun menjalin kerjasama dengan RS Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang, untuk memberikan perawatan medis kepada 27 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berasal dari Shelter Srindit. Proses penjemputan pasien dilaksanakan pada Selasa malam (18/2/2025). Mereka akan mendapatkan perawatan intensif selama […]

    Bagikan
  • Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

    Berulang Kali Mangsa Ternak, Damkar Kabupaten Madiun Evakuasi Ular Piton 3 Meter

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seekor ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun setelah berulang kali memangsa hewan ternak warga di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Sabtu (14/2/2026) pagi. Kemunculan ular tersebut membuat warga sekitar resah. Hewan melata itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga dan […]

    Bagikan
  • UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Maidi Berlanjut, Saksi Sebut Proyek CSR Rp. 600 Juta Tanpa Kontrak dan Diduga Berdasarkan Perintah Lisan

    Sidang Korupsi Maidi Berlanjut, Saksi Sebut Proyek CSR Rp. 600 Juta Tanpa Kontrak dan Diduga Berdasarkan Perintah Lisan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, serta kontraktor Rochim Ruhdiyanto kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Dalam agenda pembuktian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) […]

    Bagikan
  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
expand_less