Berita Terkini
Trending Tags

DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026).

Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan rakyat. Menurutnya, ruang partisipasi publik tidak boleh dipersempit dengan mekanisme pemilihan tidak langsung.

“Kita harus paham bahwa suara rakyat adalah inti dari demokrasi. Ketika hak itu diberikan kepada masyarakat, maka tidak boleh dialihkan atau dikurangi dalam bentuk apa pun,” ujar Joko, menegaskan sikapnya.

Ia menilai bahwa mekanisme pemilihan melalui perwakilan berpotensi memangkas hak masyarakat. “Walaupun secara aturan tidak ada pelarangan, kami melihat pemilihan oleh DPRD justru membuat rakyat kehilangan sebagian hak berdemokrasi,” tambahnya.

Lebih jauh, Joko mengingatkan adanya kekhawatiran bahwa wacana pilkada tidak langsung bisa menjadi langkah mundur dalam demokrasi. Ia menyinggung kondisi nasional, di mana berbagai sumber daya alam sudah berada dalam kendali negara tanpa ruang yang cukup bagi masyarakat.

Image Not Found
Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, Foto : Istimewa

“Jangan sampai hak yang paling dasar milik rakyat, yaitu hak memilih pemimpin, juga ikut dikurangi. Itu sebabnya kami konsisten memperjuangkan pilkada langsung,” ucapnya.

Joko juga menyoroti perkembangan kedewasaan demokrasi masyarakat sejak pelaksanaan pilkada langsung pertama kali diterapkan. Menurutnya, dinamika yang dulu sempat memanas kini semakin dapat dikelola oleh masyarakat.

“Awalnya memang ada gejolak dan gesekan antarpendukung. Tetapi sekarang rakyat sudah lebih bijak. Beda pilihan itu biasa, dan setelah pesta demokrasi selesai, masyarakat kembali hidup rukun,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa penolakan pilkada tidak langsung adalah keputusan resmi partai. “Instruksi dari DPP jelas: kami wajib menolak sistem pemilihan kepala daerah yang tidak langsung. Ini keputusan yang harus kami jaga dan perjuangkan,” tegasnya. Diketahui, isu mengenai kemungkinan perubahan mekanisme Pilkada dari sistem langsung menjadi pemilihan oleh DPRD kini telah berkembang menjadi perdebatan hangat di tingkat nasional. Sejumlah akademisi, lembaga pengawas pemilu, hingga organisasi masyarakat sipil menilai bahwa wacana ini berpotensi mengubah arah perjalanan demokrasi Indonesia.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 53 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Madiun Imbau Kesiapsiagaan Kebencanaan

    53 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Madiun Imbau Kesiapsiagaan Kebencanaan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Angin puting beliung melanda tiga desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Minggu malam (21/9/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sedikitnya 53 rumah terdampak. Rinciannya, 20 rumah di Desa Ngranget, 20 rumah di Desa Padas, dan […]

    Bagikan
  • Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Video yang memperlihatkan keterangan antara anggota kepolisian dan awak bus pariwisata viral di media sosial. Juga terlihat seorang anggota polisi terkapar sembari memegangi kaki bagian kiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) di Simpang 5 Patung Pendekar atau Proliman Kota Madiun, Jawa Timur. Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono […]

    Bagikan
  • Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali. Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai […]

    Bagikan
  • Menjaring Bibit Atlit Lewat Turnamen Southeast Asia Football Talent Indonesia

    Menjaring Bibit Atlit Lewat Turnamen Southeast Asia Football Talent Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar turnamen sepak bola bertajuk Southeast Asia Football Talent Indonesia Piala Wali Kota Madiun. Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Sabtu (07/06/2025) di Stadion Wilis, Kota Madiun. Wali Kota Maidi menyampaikan bahwa turnamen ini […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, kini ditangani aparat kepolisian. Polres Ngawi turun tangan melakukan penyelidikan setelah sejumlah siswa mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing, Rabu (01/10/2025). Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadhi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak […]

    Bagikan
  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
expand_less