
Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan.
Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari amukan Slamet saat berusaha melerai. Supono mengalami luka dibagian bawah mata hingga pelipis. “Saya mendapatkan telpon dari warga, bahwa saudara Slamet itu membabi buta ngamuk di rumahnya sana. Saya sampai sana itu, dia sudah pulang dari lokasi ngamuknya itu. Saya tanyai baik-baik malah dia itu mukul saya. Sama warga kita lemahkan karena memberontak terus itu,” ujar Supono.
Akibatnya, puluhan warga Desa Waruk Tengah keluar rumah untuk mengamankan pelaku. Diduga menghindari amukan massa, pelaku diduga pura-pura pingsan dan dibawa ke Puskesmas Pangkur. Warga pun mengaku kaget karena tiba-tiba pelaku ngamuk membabi buta.
“Itu masuk, langsung marah dan mukul-mukul gitu. Korban langsung terjatuh. Saya lari keluar bersama anak saya minta tolong ke warga lain. Terus Slamet ini keluar. Saya telfon pak lurah,” terang Wanda Putri Rahayu, Anak Korban.
Slamet pun langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan kepada petugas dan memberontak saat akan diborgol. Pelaku akhirnya dibawa ke Polsek Pangkur untuk selanjutnya dibawa ke Polres Ngawi.
“Ada warga dari Desa Waruk Tengah atas nama Slamet agak tempramen, mempunyai permasalahan dan yang bersangkutan istilahnya ngamuk. Ada beberapa kendaraan yang ditendang, rumah da nada 3 warga yang dipukul, salah satunya kepala desa,” terang AKP Nur Hidayat, Kapolsek Pangkur.
Lebih lanjut, Slamet diketahui tidak sedang dalam pengaruh minuman keras. Diduga, pelaku depresi dan punya permasalahan dengan tetangga. “Tidak mabuk. Mungkin tempramen ada permasalahan. Sehingga yang bersangkutan mengamuk dengan sasaran warga, rumah juga sepeda motor,” pungkas AKP Nur.
Pihak kepolisian pun melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Termasuk meminta keterangan saksi-saksi. Sementara, dua korban telah dibawa ke Puskesmas Pangkur untuk dilakukan perawatan intensif. Pelaku kini telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Kusnanto – Sinergia