Berita Terkini
Trending Tags

Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rusaknya perabotan rumah dampak dari ledakan tabung gas. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75).

Akibat ledakan, kedua korban pasutri lansia itu mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Insiden itu juga merusak sebagian bangunan rumah, terutama di area dapur, dengan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp. 10 juta.

Ketua RW setempat, yang mengetahui peristiwa tersebut, menuturkan bahwa suara ledakan terdengar hingga radius puluhan meter.

“Saya kaget sekali karena suaranya keras seperti petasan besar. Saat saya datang, api sudah membesar di dapur, dan kedua korban tergeletak dengan luka bakar,” ujarnya.

Warga lain yang mendengar ledakan pun turut berdatangan untuk membantu proses evakuasi korban sebelum petugas datang ke lokasi. Kedua korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan warga.

Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ledakan dipicu akibat kebocoran gas yang dalam pemasangan regulator tidak sempurna. Gas yang bocor diduga tersulut api saat kompor dinyalakan.

“Dari hasil olah TKP, sumber ledakan berasal dari dapur rumah korban. Diduga kuat ada kebocoran dari tabung gas kecil yang tersulut api. Tekanan ledakan cukup besar hingga merusak bagian dapur dan plafon rumah,” kata AKP Ika.

Ia menambahkan, kedua korban mengalami luka bakar cukup serius.

“Bapak Ramelan mengalami luka sekitar 50 persen, sedangkan istrinya sekitar 70 persen. Keduanya saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” jelasnya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama perangkat kelurahan telah melakukan olah TKP dan mengamankan sisa tabung gas untuk diperiksa lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tabung LPG.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator sebelum digunakan, serta memastikan tidak ada kebocoran gas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” pungkas AKP Ika.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Kliwon “Ngasak” Padi Demi Cukupi Kebutuhan Anak

    Cerita Kliwon “Ngasak” Padi Demi Cukupi Kebutuhan Anak

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim panen tiba. Hamparan sawah di Desa Sukowidi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, berubah ramai. Para buruh panen, lelaki dan perempuan, bergantian mengayunkan sabit. Batang-batang padi rebah, digenggam, lalu diikat menjadi berkas. Teriakan kecil bercampur tawa sesekali pecah di antara derap kerja. Bagi petani, inilah saat menuai hasil jerih payah berbulan-bulan. Namun, […]

    Bagikan
  • Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Informasi (KI) Jawa Timur melakukan verifikasi faktual atau visitasi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi badan publik tahun 2025 di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/09/2025) tersebut dipusatkan di Gedung Gcio Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, dihadiri jajaran PPID Diskominfo dan awak media. Komisioner KI […]

    Bagikan
  • Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan kemandirian […]

    Bagikan
  • Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 di sejumlah perusahaan. Hingga saat ini, pemerintah daerah menyebut belum menerima laporan terkait pelanggaran pemberian upah. Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan proses penerapan UMK diawali setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
  • Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggelar konsolidasi kader di Gedung PGRI, Ponorogo, sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029. Dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai. Menurut Musyafak, seluruh kader diwajibkan tegak lurus dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
expand_less