Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Produk Makanan-Minuman Tak Layak Edar Menjelang Lebaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinkes Magetan temukan ratusan produk makanan dan minuman yang tidak layak edar hasil sidak di 110 toko, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengungkap temuan ratusan produk makanan dan minuman yang tidak layak edar dalam rangkaian inspeksi keamanan pangan sepanjang Ramadan hingga menjelang Hari Raya IdulFitri 2026. Temuan ini didapat dari monitoring intensif yang dilakukan di seluruh kecamatan.

Dari pemeriksaan terhadap sekitar 110 toko sampel, petugas gabungan menemukan total 467 item produk yang dinyatakan tidak memenuhi standar keamanan pangan. Produk-produk tersebut tersebar di 22 wilayah kerja Puskesmas.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Magetan, Al Mizan Marwan, menyampaikan bahwa pelanggaran yang ditemukan cukup beragam, mulai dari kemasan rusak, tanggal kedaluwarsa yang telah lewat, hingga produk tanpa izin edar.

“Dari hasil pengecekan kami, ada ratusan produk yang tidak layak untuk diperjualbelikan. Mulai dari kemasannya yang cacat, masa berlakunya habis, sampai tidak memiliki izin edar. Semua ini kami tegaskan tidak boleh beredar,” ungkapnya.

Mayoritas temuan berasal dari makanan kering dan makanan kemasan dengan daya simpan panjang. Meski begitu, pengawasan terhadap produk lain juga tetap dilakukan karena potensi pelanggaran ditemukan hampir di seluruh titik inspeksi.

Image Not Found
Dinkes langsung menarik produk bermasalah dan memberikan pembinaan pada pemilik toko, Foto : kus-Sinergia

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas langsung menarik produk-produk bermasalah dari etalase dan memberikan pembinaan kepada pemilik toko. Tujuannya, agar pedagang lebih teliti dalam menerima, menyimpan, dan menjual barang dagangan.

“Begitu ditemukan, semua produk yang tidak memenuhi syarat langsung kami keluarkan dari rak. Kepada para pedagang, kami juga memberikan edukasi supaya lebih berhati-hati ke depannya,” tegas Al Mizan.

Dinkes telah meningkatkan frekuensi pengawasan sejak awal Ramadan dan menyasar pasar tradisional hingga toko ritel. Peningkatan permintaan jelang Lebaran dianggap rawan memicu beredarnya produk tidak layak.

Dinas Kesehatan Magetan juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli makanan dan minuman. Konsumen diminta selalu memeriksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta izin edar sebelum membeli.

“Kalau kondisi barang mencurigakan, lebih baik ditinggalkan. Yang terpenting keselamatan konsumen, terutama di momen Ramadan dan IdulFitri yang sebentar lagi tiba,” tandasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan berbagai barang bukti dari 17 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum selaku eksekutor putusan pengadilan. Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, mengatakan pemusnahan itu merupakan kewajiban institusi kejaksaan dalam menindaklanjuti amar putusan […]

    Bagikan
  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
  • Wanita Tanpa Identitas di Magetan Tewas Tertabrak KA Jayakarta

    Wanita Tanpa Identitas di Magetan Tewas Tertabrak KA Jayakarta

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api Jayakarta, relasi Jakarta-Surabaya Gubeng di perlintasan Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Sabtu dini hari (17/05/2025). Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya. Penjaga perlintasan JPL 09, Tesna,  menyebut kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mendengar suara klakson panjang dari arah […]

    Bagikan
  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
  • Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Petak 202A RPH Bludru BKPH Mojorayung, Dusun Bribis, Kamis (06/11/2025). Penemuan bermula saat seorang warga bernama Agus Samiyono sedang mencari kroto atau pakan burung di area hutan tersebut. Saat berjalan di dekat saluran air, ia […]

    Bagikan
expand_less