Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Ekonomi Tak Menentu, Pemkab Madiun Tunda Pengadaan Aspal Sebabkan Perbaikan Jalan Tertunda

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruas Jalan Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, yang mengalami kerusakan sedang. (12/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang di Kabupaten Madiun tampaknya belum akan segera terjawab. Hingga pertengahan tahun 2026, proyek pengadaan fisik untuk perbaikan jalan rusak belum juga berjalan. Penyebab utamanya adalah kelangkaan aspal yang terjadi sejak dua bulan terakhir.

Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang masih menunggu penanganan. Padahal, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun menargetkan tingkat kemantapan jalan mencapai 73,66 persen pada tahun ini.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, mengatakan hingga saat ini pihaknya baru bisa menjalankan kegiatan pemeliharaan rutin. Sementara pekerjaan fisik rehabilitasi jalan masih tertahan pada tahap perencanaan.

“Untuk perencanaan kami sudah selesai, hanya untuk menentukan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) kami masih menunggu ketetapan harga saat ini karena harga pasar kondisinya melebihi harga satuan pemkab,” ujar Astutik, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, masalah semakin rumit karena pasokan aspal dari produsen kosong sejak April lalu. Akibatnya, proses pengadaan yang telah dicoba dilakukan beberapa kali tidak membuahkan hasil.

“Selain itu, sejak April untuk aspalnya ini masih kosong, sehingga dua kali kami pengadaan di bulan kemarin gagal terus,” katanya.

DPUPR mencatat target jalan mantap tahun ini mencapai 756,887 kilometer dari total panjang jalan kabupaten sebesar 1.027,513 kilometer. Namun target tersebut berpotensi terhambat apabila ketersediaan material utama belum juga terpenuhi.

Astutik menegaskan sebenarnya anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan telah tersedia. Tahun ini, Pemkab Madiun mengalokasikan sekitar Rp 80 miliar untuk sektor jalan.

“Kalau dana kami ada, alokasi anggaran kami untuk jalan baik pengadaan maupun pemeliharaan dan lain-lain tahun ini sekitar Rp 80 miliar. Hanya barangnya dari produsen tidak ada, terutama aspal yang selama ini kosong,” jelasnya.

Meski demikian, DPUPR telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila harga material mengalami kenaikan. Salah satunya dengan melakukan penyesuaian volume pekerjaan dan menentukan skala prioritas penanganan jalan.

Pemeliharaan akan difokuskan pada ruas yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang agar kondisinya tidak semakin parah. Dengan strategi tersebut, penanganan jalan di berbagai wilayah tetap dapat dilakukan secara merata.

“Sebenarnya selama barangnya ada, kami siap untuk pengadaan. Kalau harga naik tidak masalah, akan kami sesuaikan panjangnya dan kami atur sedemikian rupa agar jalan di Kabupaten Madiun merata tertangani,” ungkapnya.

DPUPR berharap pasokan aspal segera tersedia sehingga proses pengadaan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Targetnya, pekerjaan fisik mulai berjalan paling lambat pada Juli 2026.

“Insyaallah target kami paling lambat bulan Juli sudah mulai pelaksanaan. Saat ini kami terus memantau, jika ada barang tersedia dari produsen langsung kami lakukan pengadaan untuk mengejar progres,” tandas Astutik. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
  • Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet. Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu […]

    Bagikan
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kurang dari 24 jam setelah penemuan seorang bayi laki-laki yang dibuang di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun berhasil mengamankan terduga pelaku pada Selasa malam (15/4/2025). Pelaku yang diketahui berinisial Y (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • Baru 2 Bulan Menjabat! Kajari Magetan Dipromosikan ke Kejagung Usai Bongkar Kasus Korupsi Pokir DPRD  

    Baru 2 Bulan Menjabat! Kajari Magetan Dipromosikan ke Kejagung Usai Bongkar Kasus Korupsi Pokir DPRD  

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Sabrul Iman, mendapat promosi jabatan. hal itu tak lama setelah berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024. Dalam perkara tersebut, Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan pada Kamis (23/4/2026). Sabrul kini […]

    Bagikan
  • Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi, Korban Rugi Miliar Rupiah

    Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi, Korban Rugi Miliar Rupiah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berhati-hatilah memilih investasi. Alih-alih untung, malah berujung buntung. Sejumlah warga mendatangi Satreskrim Polres Madiun Kota pada Senin (03/03/2025) lantaran menjadi korban penipuan yang berkedok investasi. Bahkan, terduga pelaku sampai menipu korban hingga miliaran rupiah. ‘’Karena ada indikasi penipuan, saya bersama korban lainnya lapor ke Polres Madiun Kota. Iming-imingnya itu investasi […]

    Bagikan
  • 72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 72 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magetan resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025) malam. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, didampingi Wakil Bupati Suyatni Proasmoro. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala […]

    Bagikan
expand_less