Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Gudang Pengolahan Kayu di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gudang pengolahan kayu di Padas Ngawi ludes terbakar. (5/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Gudang penyimpanan sekaligus pengolahan kayu di Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sore. Kebakaran terjadi saat gudang dalam kondisi kosong karena pemilik dan seluruh karyawan telah meninggalkan lokasi.

Kobaran api diketahui sekitar pukul 16.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap tumpukan kayu serta berbagai material yang berada di dalam gudang. Kepulan asap tebal dan kobaran api membuat warga sekitar panik dan berupaya melakukan pemadaman awal agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Banyaknya tumpukan kayu yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

Dalam video yang direkam warga, terlihat api membakar hampir seluruh bagian gudang. Warga yang berada di sekitar lokasi juga tampak berjaga dan membantu mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke bangunan lain.

Situasi sempat semakin mencekam setelah terdengar ledakan dari dalam gudang. Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas elpiji yang berada di dalam bangunan.

Gudang tersebut diketahui milik Supriyono, 47 tahun, warga Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Ngawi. Berdasarkan keterangan sementara, api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik.

Image Not Found
Dua unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Foto : Kus-Sinergia

Babinsa Desa Padas, Serda Guntur Cahyono, mengatakan saat kebakaran terjadi gudang dalam keadaan kosong dan pemilik tidak berada di lokasi. Api yang semula terlihat kecil kemudian membesar setelah terdengar suara ledakan.

“Saat terbakar gudang kosong, pemiliknya tidak ada. Sumber api dari korsleting listrik. Awalnya api kecil, terus terdengar ledakan, langsung besar,” kata Guntur.

Sementara itu, warga setempat, Darno, mengatakan kobaran api yang tiba-tiba membesar membuat warga khawatir kebakaran merembet ke bangunan di sekitar gudang.

“Api langsung membesar. Warga panik karena takut merembet ke bangunan di sekitarnya. Gudang terbakar saat kondisi kosong,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar satu jam setelah kejadian. Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang terluka dalam peristiwa tersebut.

Meski demikian, seluruh bagian gudang beserta kayu yang tersimpan di dalamnya mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian masih dalam pendataan. Petugas terkait juga melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber api serta kronologi kebakaran tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang ibu hamil melahirkan di trotoar Jalan Suromenggolo, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Jumat (28/03/2025) siang. Kejadian ini sempat menghebohkan warga sekitar sebelum akhirnya ibu dan bayinya dibawa ke rumah sakit. Saksi mata, Ahmad Safii, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ia melihat seorang perempuan tiba-tiba tergeletak di trotoar […]

    Bagikan
  • Minat Sekolah Rakyat Jenjang SD di Ponorogo Masih Rendah, DPRD Soroti Sosialisasi

    Minat Sekolah Rakyat Jenjang SD di Ponorogo Masih Rendah, DPRD Soroti Sosialisasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Ponorogo masih menghadapi kendala dalam pemenuhan kuota peserta didik jenjang sekolah dasar (SD). Hingga awal Juni 2026, jumlah pendaftar SD baru mencapai 14 siswa dari target 30 siswa. Sementara itu, jumlah pendaftar pada jenjang SMP mencapai 38 siswa dan SMA sebanyak 45 siswa. Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • Kebakaran Gunung Tekil Meluas, Diduga Merembet dari Pembakaran Lahan Warga

    Kebakaran Gunung Tekil Meluas, Diduga Merembet dari Pembakaran Lahan Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Tekil, Desa Truneng, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Kamis (27/8/2026). Kobaran api membakar vegetasi hutan dan terus menjalar ke sejumlah petak lainnya. Area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Mandor Perhutani, Sunyoto, menyebut api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan milik warga di sekitar kawasan hutan. Api […]

    Bagikan
expand_less