Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Janda di Ponorogo Roboh Saat Cuaca Cerah, Warga Soroti Aktivitas Tambang Berjarak 30 Meter

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga bergotong royong bersihkan puing rumah yang ambruk. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah milik Kademi, seorang janda warga Dusun Bakalan, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, roboh secara tiba-tiba saat cuaca cerah tanpa disertai angin maupun hujan, minggu (2/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah bangunan ambruk.

Kademi mengatakan, sebelum rumah roboh ia melihat bagian selambu rumah bergoyang. Saat itu dirinya sedang duduk di dalam rumah seorang diri.

“Saya lihat selambunya goyang-goyang, lalu roboh. Saya duduk di dalam rumah. Tidak tertimpa bangunan. Mungkin temboknya agak miring. Nggak ada angin,” ujar Kademi.

Ia mengaku sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Setelah rumah ambruk, ia langsung keluar dan kini untuk sementara mengungsi di rumah adiknya.

“Ambruk, saya keluar. Ya kaget,” katanya.

Warga setempat, Misradi, mengatakan sebelum rumah roboh sempat terdengar suara kayu berderak. Menurutnya, rumah tersebut diperkirakan telah berdiri lebih dari 10 tahun dan kondisi kayu penyangga masih terlihat baik serta belum dimakan rayap.

“Katanya yang punya ada suara kretek-kretek, tahu-tahu roboh. Nggak ada angin. Waktu itu penghuni di dalam. Pas roboh langsung keluar, untungnya selamat. Rambutnya penuh debu karena runtuhan,” ujarnya.

Misradi juga mengungkapkan, sekitar satu bulan terakhir terdapat aktivitas tambang yang diduga tidak memiliki izin dengan jarak sekitar 30 meter dari lokasi rumah. Aktivitas alat berat disebut menimbulkan suara keras dan getarannya terasa hingga permukiman warga. Meski demikian, ia hanya menduga getaran tersebut dapat menjadi salah satu penyebab robohnya rumah.

“Ketika ada aktivitas alat berat, getarannya terasa sampai sini. Suaranya keras sekali. Tambangnya baru sekitar sebulan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Nglewan, Suwandi, mengatakan pemerintah desa belum dapat memastikan penyebab robohnya rumah tersebut. Namun, berdasarkan pengecekan di lapangan, terdapat aktivitas tambang yang diduga ilegal sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.

“Kan nggak ada angin, nggak ada hujan, ternyata tiba-tiba kok roboh. Setelah dicek memang ada tambang sekitar 30 meter dari rumah. Apakah dampak dari tambang atau bukan, saya tidak bisa memastikan,” ujar Suwandi.

Ia menambahkan, bangunan rumah tersebut masih tergolong layak dengan kondisi kayu dan tembok yang dinilai masih kokoh. Pemerintah desa telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut sekaligus mengupayakan bantuan bagi korban.

“Saya sudah menghubungi BPBD. Penyebab pastinya saya belum bisa menjawab karena memang belum diketahui. Yang jelas kami upayakan korban mendapat bantuan, sementara warga bergotong royong membersihkan material rumah yang roboh,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seorang pelajar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah sumur tua setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. Jenazah korban ditemukan warga pada Minggu malam (9/2/2026) di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Korban diketahui bernama Adi Saputra (15), warga setempat. Sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumah pada Jumat (6/2/2026) […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan tinggi hingga lebih dari 10 jam akibat gangguan operasional di lintas Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dampak insiden tersebut merembet ke berbagai daerah operasi, termasuk wilayah Daop 7 Madiun. Gangguan operasional KA itu juga menyebabkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta. Manager Humas KAI […]

    Bagikan
  • Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi […]

    Bagikan
  • Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kuasa hukum Darwanto, terdakwa kasus kepemilikan enam ekor Landak Jawa, menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Dalam pembelaannya, penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan. Pledoi dibacakan langsung oleh kuasa hukum terdakwa, Gempar Pambudi, di hadapan majelis hakim. Ia […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara di Polres Magetan tak hanya diisi doa bersama, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Dalam acara tasyakuran sederhana di Gedung Pesat Gatra, jajaran Polres Magetan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas korban kecelakaan lalu lintas. […]

    Bagikan
expand_less