Berita Terkini
Trending Tags

Janggelan dan Jelly Diburu Warga Kota Madiun Saat Ramadan, Penjualan Naik Signifikan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 272
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Janggelan dan Jelly diburu pembeli pada saat momen Ramadan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Janggelan atau cincau hitam menjadi buruan warga saat momen Ramadan seperti saat ini. Seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Kamis (19/02/2026), penjual janggelan diserbu para pembeli. Tidak hanya janggelan, bahan minuman lain seperti jelly, nata de coco hingga bahan dawet pun banyak dibeli.

Yuni, salah satu pembeli mengaku membeli bahan-bahan untuk kebutuhan takjil. Selain untuk dikonsumsi sendiri, juga untuk dijual kepada masyarakat. “Tadi beli dawet, tape terus santan sama yang lain untuk nanti dibuat takjil. Saya juga jualan di depan rumah. Untuk harganya masih relatif stabil sih. Cuma ada beberapa yang naik,” terangnya.

Sementara itu, Endang Purwaningsih, pedagang PBM mengaku bahwa untuk awal Ramadan ini permintaan sudah mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Sementara itu, untuk harga per potong janggelan Rp. 6.000 dan Jelly Rp. 5.000. Sementara, satu bungkus mutiara Rp. 9.000, cendol Rp. 5.000 dan tape ketan hitam Rp. 5000.

“Jelly janggel itu ada setiap hari. Ini memasuki Ramadan mulai banyak pembeli. Untuk harganya itu bisa per potong atau beli 1 wadah lebih murah,” ujar Endang.

Image Not Found
Janggelan dan Jelly diburu pembeli pada saat momen Ramadan. Foto : Kris-Sinergia

Lebih lanjut, untuk stok yang dimiliki sekitar 20-25 loyang janggelan maupun jelly. Diperkirakan, permintaan akan semakin meningkat selama bulan Suci Ramadan ini. “Minim stoknya itu 20-25 wadah ya. Bisa jadi nanti makin meningkat. Kalau tahun lalu bisa sampai 50 wadah itu,” pungkasnya.

Janggelan maupun jelly ini pun dapat dipadukan dengan beragam minuman segar untuk berbuka puasa. Seperti es dawet, es teh tarik janggelan, es cincau susu hingga minuman menyegarkan lainnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Arus Balik Diprediksi 3 April, Stasiun Madiun Catat Peningkatan Penumpang Pasca Lebaran

    Puncak Arus Balik Diprediksi 3 April, Stasiun Madiun Catat Peningkatan Penumpang Pasca Lebaran

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Stasiun Madiun mengalami peningkatan jumlah penumpang yang berangkat pada Rabu (02/04/2025) mencapai 4.915 orang. Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah KAI Daop 7 Madiun keberangkatan tercatat 13.462 penumpang. Sementara untuk penumpang turun di angka 11.489 penumpang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan Daop 7 Madiun telah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Ini Alur Jemaah Dalam Menghadapi Puncak Haji di Armuzna

    Ini Alur Jemaah Dalam Menghadapi Puncak Haji di Armuzna

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersama jemaah lainnya akan segera menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Skema pergerakan jemaah haji Indonesia pun kian dimatangkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pergerakan jemaah ke Armuzna akan melibatkan pengelompokan berdasar syarikah dan markaz. Terkait hal itu, Jemaah Haji […]

    Bagikan
  • TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga dua bulan ke depan. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Madiun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun segera mempercepat langkah penanganan agar persoalan sampah tidak berkembang menjadi krisis lingkungan. Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan, pengelolaan sampah menjadi […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun – Ponorogo, tepatnya di Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. 2 Kendaraan Roda Empat saling adu banteng Selasa (28/1/2025) waktu subuh. Lima korban diketahui mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.  “Tadi kejadian subuh saya keluar rumah ada dua kendaraan […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • 24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    24 Jemaah Haji Ponorogo Batal Berangkat, Kuota Dikembalikan ke Kemenag Jatim

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah jemaah haji asal Ponorogo dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Dari total kuota 519 jemaah Kabupaten Ponorogo, sedikitnya 24 orang mengundurkan diri karena berbagai alasan. “Sudah ada 24 jemaah yang dipastikan tidak berangkat tahun ini,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Ponorogo, Marjuni, Kamis (30/01/2025). […]

    Bagikan
expand_less