Berita Terkini
Trending Tags

Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Sekolah Rakyat, Foto : Istimewa 

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR.

Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses penetapan lokasi berlangsung cukup panjang. Lokasi pertama di kawasan Manguharjo dekat ring road dinilai tidak layak karena luasnya tidak mencukupi. Sementara opsi kedua di wilayah Kranggan terhalang keberadaan jalan kabupaten yang membuat lahan tidak utuh.

“Pemerintah pusat membutuhkan satu hamparan lahan. Dari seluruh opsi, hanya eks Bengkok Winongo yang sesuai,” jelasnya.

Pemerintah pusat menetapkan standar minimal lahan untuk pendirian SR, yakni seluas 6,8 hektare untuk tiap daerah. Dengan terpenuhinya syarat tersebut, Pemkot Madiun kini bergerak merampungkan proses administrasi. Heri menjelaskan bahwa ada tahapan lanjutan jika lahan yang dipilih berstatus sawah terlindungi. “Harus ada pengajuan ke BPN untuk perubahan pemanfaatan lahan agar bisa masuk program nasional,” ujarnya.

Setelah seluruh persyaratan administrasi beres, pembangunan akan dilanjutkan dengan pengeringan lahan dan penandatanganan kontrak antara pemerintah pusat dan pihak terkait. Pemerintah pusat menanggung penuh biaya pembangunan, sementara Pemkot Madiun berkewajiban menyediakan lahan hibah.

Sementara itu, Dinsos-PPPA mulai melakukan pemetaan calon peserta didik melalui data dapodik serta kategori ekonomi berdasarkan desil. SR ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Meski jumlah penduduk relatif kecil, Heri optimistis kuota dapat dipenuhi. “Jumlah warga desil 1–2 sekitar 10 persen, dan itu sudah mencukupi,” tuturnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang siswi berinisial CD berusia 16 tahun, warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk di tanjakan Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Sabtu (11/10/2025) siang kemarin. Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan di […]

    Bagikan
  • 28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Labbaik allahumma labbaik labbaika la syarika laka labbaik. Lantunan talbiyah menggema di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun pada Selasa (27/05/2025), dimana 28 jemaah haji khusus dan 6 jemaah haji furoda Sindo Wisata bersiap berangkat ke tanah suci. Kegiatan diawali dengan sholat safar dan doa bersama. Suasana haru pun terpancar […]

    Bagikan
  • Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026). Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. […]

    Bagikan
  • Waduh ! Viral Balap Liar di Depan Rumah Dinas Bupati Magetan

    Waduh ! Viral Balap Liar di Depan Rumah Dinas Bupati Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Video yang memperlihatkan sejumlah pengendara sepeda motor diduga melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya, tepat di depan Rumah Dinas Bupati Magetan, Jawa Timur, viral di media sosial. Aktivitas yang diduga merupakan balap liar itu memicu kekhawatiran warga karena berlangsung di kawasan pusat kota yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat. Dalam […]

    Bagikan
  • Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus […]

    Bagikan
expand_less