Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran Hutan Pinus Gunung Butak Ngawi Meluas hingga 40 Hektare, Petugas Kesulitan Padamkan Api

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memadamkan api dari titik aman di kawasan hutan Gunung Butak. (28/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kebakaran melanda kawasan hutan pinus di Gunung Butak, masuk Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Hingga Senin (28/9/2026) siang, api belum berhasil dipadamkan dan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare.

Kebakaran diketahui mulai terjadi pada Minggu (27/9/2026) malam. Api kemudian terus membesar dan merambat di kawasan hutan yang berada di Petak 2A1 hingga meluas ke Petak 2A2, wilayah RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu Ds.

Proses pemadaman menghadapi kendala serius. Petugas gabungan tidak dapat mendekati sejumlah titik api karena pohon-pohon pinus yang terbakar dalam kondisi rawan tumbang.

Kondisi tersebut terlihat saat petugas melakukan pemadaman dari titik yang dinilai aman. Salah satu pohon pinus berukuran besar bahkan tumbang tidak lama setelah petugas meninggalkan lokasi untuk mencari posisi yang lebih aman.

Dengan peralatan pemadaman yang tersedia, petugas berupaya melokalisasi api sekaligus memadamkan kobaran di titik-titik yang memungkinkan dijangkau. Namun, kondisi medan dan ancaman pohon tumbang membuat proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati.

Sekretaris Desa Kuniran, Widiaminto, mengatakan api diduga berasal dari kawasan bagian selatan. Kobaran api kemudian semakin membesar dan sulit dikendalikan karena membakar vegetasi serta pohon-pohon pinus di kawasan hutan.

“Api bermula dari selatan. Semakin lama semakin besar dan sulit dipadamkan karena yang terbakar pohon pinus. Luasannya sudah mencapai sekitar 40 hektare,” ujar Widiaminto.

Selain menghadapi ancaman pohon tumbang, petugas juga mewaspadai pergerakan api yang mulai mendekati permukiman warga di Desa Sumbersari, Kecamatan Sine.

Image Not Found
Petugas membuat ilaran untuk mencegah api mendekati permukiman warga. Foto : Kus-Sinergia

Untuk mengantisipasi api menjalar ke kawasan permukiman, petugas membuat ilaran atau sekat bakar di sepanjang area yang berbatasan dengan permukiman. Upaya ini dilakukan untuk memperlambat laju penjalaran api sekaligus memberikan perlindungan terhadap rumah-rumah warga.

Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto mengatakan kebakaran masih berlangsung hingga Senin siang. Menurutnya, kondisi pohon pinus yang terbakar dan berpotensi tumbang menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

“Kebakaran dari semalam hingga kini belum padam. Sulit dipadamkan karena pohon rawan tumbang. Kita tetap menjaga keselamatan petugas karena lokasi masuk RPH Salam, BKPH Lawu Utara,” kata Heri.

Petugas gabungan hingga kini masih melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api dari lokasi yang dinilai aman. Prioritas penanganan juga diarahkan untuk mencegah kobaran api semakin mendekati permukiman warga.

Sementara itu, penyebab kebakaran hutan di Gunung Butak masih dalam penyelidikan petugas. Kondisi terkini di lapangan juga masih dipantau untuk mengantisipasi meluasnya area terdampak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di […]

    Bagikan
  • Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penawaran proyek penataan lanskap Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mendapat perhatian DPRD. CV BJ selaku pemenang lelang mengajukan penawaran Rp 638,12 juta, jauh di bawah HPS yang ditetapkan sebesar Rp 797,65 juta. Selisih nilai penawaran tersebut mencapai sekitar Rp […]

    Bagikan
  • Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Arus lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono–Kediri diprediksi mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memperkirakan lonjakan kendaraan mulai terjadi pada 18 Desember hingga 28 Desember 2025. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan merupakan tren tahunan yang kerap […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui pelatihan water rescue bagi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) serta relawana. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di kawasan Embung Pilangbango ini diikuti sekitar 75 peserta. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program kerja […]

    Bagikan
  • Kurang Konsentrasi, Pemotor Tabrak Mobil Mundur di Ponorogo

    Kurang Konsentrasi, Pemotor Tabrak Mobil Mundur di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara motor mengalami patah kaki setelah menabrak sebuah mobil yang hendak mundur di Jalan Jendral Sudirman, Ponorogo, Selasa (26/8/2025) pagi. Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas menuju pusat kota tersendat. Korban diketahui bernama Supeno, seorang guru asal Kecamatan Pulung, Ponorogo. Saat kejadian, korban sedang melaju kencang dari arah Pulung […]

    Bagikan
  • Usai Tinjau Lokasi, DPRD dan ESDM Jatim Rekomendasikan Penghentian Tambang Sayutan

    Usai Tinjau Lokasi, DPRD dan ESDM Jatim Rekomendasikan Penghentian Tambang Sayutan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Dusun Jeruk, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, memasuki fase baru. Setelah melakukan inspeksi lapangan bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, DPRD Magetan merekomendasikan penghentian sementara seluruh aktivitas di lokasi tambang milik CV Persada Tunggal Abadi karena dinilai memiliki tingkat risiko yang […]

    Bagikan
expand_less