Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Hutan Pinus Gunung Butak Ngawi Meluas hingga 40 Hektare, Petugas Kesulitan Padamkan Api

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memadamkan api dari titik aman di kawasan hutan Gunung Butak. (28/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kebakaran melanda kawasan hutan pinus di Gunung Butak, masuk Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Hingga Senin (28/9/2026) siang, api belum berhasil dipadamkan dan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare.

Kebakaran diketahui mulai terjadi pada Minggu (27/9/2026) malam. Api kemudian terus membesar dan merambat di kawasan hutan yang berada di Petak 2A1 hingga meluas ke Petak 2A2, wilayah RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu Ds.

Proses pemadaman menghadapi kendala serius. Petugas gabungan tidak dapat mendekati sejumlah titik api karena pohon-pohon pinus yang terbakar dalam kondisi rawan tumbang.

Kondisi tersebut terlihat saat petugas melakukan pemadaman dari titik yang dinilai aman. Salah satu pohon pinus berukuran besar bahkan tumbang tidak lama setelah petugas meninggalkan lokasi untuk mencari posisi yang lebih aman.

Dengan peralatan pemadaman yang tersedia, petugas berupaya melokalisasi api sekaligus memadamkan kobaran di titik-titik yang memungkinkan dijangkau. Namun, kondisi medan dan ancaman pohon tumbang membuat proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati.

Sekretaris Desa Kuniran, Widiaminto, mengatakan api diduga berasal dari kawasan bagian selatan. Kobaran api kemudian semakin membesar dan sulit dikendalikan karena membakar vegetasi serta pohon-pohon pinus di kawasan hutan.

“Api bermula dari selatan. Semakin lama semakin besar dan sulit dipadamkan karena yang terbakar pohon pinus. Luasannya sudah mencapai sekitar 40 hektare,” ujar Widiaminto.

Selain menghadapi ancaman pohon tumbang, petugas juga mewaspadai pergerakan api yang mulai mendekati permukiman warga di Desa Sumbersari, Kecamatan Sine.

Image Not Found
Petugas membuat ilaran untuk mencegah api mendekati permukiman warga. Foto : Kus-Sinergia

Untuk mengantisipasi api menjalar ke kawasan permukiman, petugas membuat ilaran atau sekat bakar di sepanjang area yang berbatasan dengan permukiman. Upaya ini dilakukan untuk memperlambat laju penjalaran api sekaligus memberikan perlindungan terhadap rumah-rumah warga.

Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto mengatakan kebakaran masih berlangsung hingga Senin siang. Menurutnya, kondisi pohon pinus yang terbakar dan berpotensi tumbang menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

“Kebakaran dari semalam hingga kini belum padam. Sulit dipadamkan karena pohon rawan tumbang. Kita tetap menjaga keselamatan petugas karena lokasi masuk RPH Salam, BKPH Lawu Utara,” kata Heri.

Petugas gabungan hingga kini masih melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api dari lokasi yang dinilai aman. Prioritas penanganan juga diarahkan untuk mencegah kobaran api semakin mendekati permukiman warga.

Sementara itu, penyebab kebakaran hutan di Gunung Butak masih dalam penyelidikan petugas. Kondisi terkini di lapangan juga masih dipantau untuk mengantisipasi meluasnya area terdampak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025. Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang […]

    Bagikan
  • Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemdangan berbeda terlihat di area Stasiun Madiun. Tidak hanya nuansa pernak-pernik Natal dan Tahun Baru, tetapi para model berlengak-lengok di peron stasiun. Ya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperingati Hari Ibu bertepatan dengan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan menggelar peragaan busana […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Inafis Polres Madiun bersama Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melaksanakan Identifikasi jenazah Bayi X di Ruangan Jenazah RSUD dr Soedono Kota Madiun Jumat ( 10/1/2025) Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara melaksanakan autopsi terhadap penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tanpa indentitas di wilayah Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Unik! Pemuda Ponorogo Ngabuburit Tunggangi Sapi Cari Takjil

    Unik! Pemuda Ponorogo Ngabuburit Tunggangi Sapi Cari Takjil

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa biasanya dilakukan dengan berkeliling menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki. Namun, berbeda dengan yang dilakukan Akbar Chasbi Mahendra, warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Pemuda 24 tahun ini memilih ngabuburit dengan cara tak biasa, yakni menunggangi sapi peliharaannya sambil berburu takjil. Sapi jenis Peranakan Ongole […]

    Bagikan
  • Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair PNM tahun 2025. Kegiatan ini pada Rabu (29/10/2025) di Graha Vokasi Kampus II PNM ini menghadirkan 18 perusahaan dari berbagai sektor industri meliputi bidang manufaktur, perhotelan, perbankan, teknologi, hingga pendidikan. Job […]

    Bagikan
  • Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menetapkan target produksi padi di tahun 2025 sebanyak 400 ribu ton. Target ini lebih banyak dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar 379.245 ton. Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto optimis target itu akan dapat terpenuhi. Mengingat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Ponorogo terus digenjot. “Dari awal […]

    Bagikan
expand_less