Berita Terkini
Trending Tags

Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disperindag Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan.

Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang dari berbagai paguyuban yang beraktivitas di area pasar dapat diselaraskan. Ia mengaku baru mengetahui bahwa Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur sudah mengantongi legalitas resmi.

“Dari pertemuan ini kami mendapatkan informasi baru bahwa Paguyuban Pedagang Mandiri ternyata telah memiliki akta notaris dan beroperasi sebagai paguyuban resmi di area tengah pelataran pasar,” tutur Kiki.

Ia menjelaskan, keberadaan beberapa paguyuban di Pasar Sayur, yang masing-masing menaungi pedagang di zona berbeda, perlu dicairkan menjadi satu alur komunikasi agar pembangunan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami ingin seluruh paguyuban, baik yang berada di sisi timur maupun tengah, bisa bergerak selaras. Jika data pedagang sudah tersusun dengan benar, maka pembangunan pun dapat mengikuti kebutuhan mereka,” jelasnya.

Image Not Found
Kawasan Pasar Sayur Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Kiki menegaskan bahwa pembangunan Pasar Sayur masih memasuki tahapan penyusunan persyaratan, termasuk verifikasi pedagang yang nantinya akan menempati area setelah revitalisasi.

“Dengan adanya audiensi ini, kami jadi lebih memahami kondisi di lapangan. Seluruh data yang masuk akan kami cocokkan dengan rencana pembangunan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ungkapnya.

Terkait wacana relokasi pedagang yang sempat berkembang, Kiki meluruskan bahwa pemindahan pedagang selama ini dilakukan bertahap dan baru menyasar pedagang di area timur pasar.

“Relokasi kemarin sebenarnya baru tahap awal dan hanya untuk pedagang sisi timur. Paguyuban di area lain memang belum termasuk dalam tahap tersebut, tetapi tetap akan kami koordinasikan sesuai perencanaan,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa wacana pemindahan pedagang secara total belum memungkinkan karena keterbatasan lahan. Disperindag pun akan kembali menggelar audiensi yang melibatkan seluruh paguyuban setelah Lebaran.

“Kami masih punya rentang waktu sekitar satu bulan pasca-Lebaran. Rencananya akan ada audiensi lanjutan untuk menyatukan persepsi dan mencari keputusan terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Afandi, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bukan bentuk keberatan atau tuntutan, melainkan keinginan untuk memastikan komunikasi antara pedagang dan Disperindag tetap terbuka.

“Kami hadir bukan untuk menekan, tetapi untuk menyampaikan masukan dan menjalin komunikasi yang baik. Paguyuban kami sudah resmi berbadan hukum, jadi kami ingin turut dilibatkan dalam pembahasan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa paguyuban yang berdiri sejak 2013 itu menaungi sekitar 400–500 pedagang aktif, seluruhnya tercatat sebagai anggota.

“Sekitar empat ratus hingga lima ratus pedagang sudah menjadi anggota resmi dan memiliki kartu keanggotaan,” jelasnya.

Afandi berharap proses penataan Pasar Sayur dapat mengakomodasi kepentingan pedagang sehingga berdampak positif pada kondisi usaha mereka.

“Harapan kami, Pasar Sayur bisa tertata lebih baik—bersih, rapi, dan memberikan kenyamanan. Jika pasar berkembang, tentu pedagang juga bisa merasakan peningkatan kesejahteraan. Kami siap mendukung upaya pemerintah,” pungkasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terekam CCTV, Bocah Ingusan Diduga Curi 3 Laptop dan Uang di SD Panjeng

    Terekam CCTV, Bocah Ingusan Diduga Curi 3 Laptop dan Uang di SD Panjeng

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian kembali terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini, SD Negeri Panjeng di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjadi sasaran. Pelaku yang diduga masih berusia remaja terekam kamera CCTV saat membobol sekolah dan membawa kabur tiga unit laptop serta sejumlah uang tunai. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Minggu, (25/05/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
  • Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan anggota perwakilan koperasi Sejahtera Merata (SEMAR) Pasar Dolopo Kabupaten Madiun rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan ( RAT) (10/02/2025). Ketua koperasi Semar, Djoko Setijono mengaku pihaknya gencar memperkuat jaringan di lingkup para pedagang pasar untuk memerangi praktik rentenir yang dianggap kerap mencekik warga khususnya pelaku UMKM.  “Tujuan berdirinya koperasi disini […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Segera Bersurat ke Kemendagri Terkait Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    DPRD Kota Madiun Segera Bersurat ke Kemendagri Terkait Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melaksanakan rapat paripurna pengumuman Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih pada Pilkada serentak 2024. Hal itu dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menetapkan pasangan Maidi – F. Bagus Panuntun sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih pada Kamis (9/1/2025) lalu. DPRD […]

    Bagikan
  • Adu Banteng Dua Mobil di Jalur Magetan–Madiun, Tiga Orang Luka-Luka

    Adu Banteng Dua Mobil di Jalur Magetan–Madiun, Tiga Orang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama penghubung Magetan–Madiun. Dua mobil bertabrakan di Jalan Raya Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Minggu sore (27/07/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu kendaraan terjun ke parit dan tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Ignis yang […]

    Bagikan
  • Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria di Ponorogo nekat membacok mantan istri dan kakak iparnya hingga mengalami luka serius di kepala dan tangan. Pelaku, Sugito, warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, langsung menyerahkan diri ke polisi usai melakukan penganiayaan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (28/3) di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Korban, Sutiyem (40) dan […]

    Bagikan
expand_less