Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi tambang galian c yang berhenti setelah adanya pemeriksaan dari Kejari Ponorogo, Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung.

Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk pengambilan sumber daya alam berupa pasir dan batu. Dugaan penggunaan lahan kawasan hutan negara itu kini menjadi fokus penyelidikan aparat kejaksaan.

Sejauh ini, Kejari Ponorogo telah memeriksa sedikitnya lima orang sebagai saksi. Mereka di antaranya Kepala Desa Pomahan dan Sekretaris Desa Pomahan.

Kepala Desa Pomahan, Hariyono, usai menjalani pemeriksaan mengatakan, pihak kejaksaan menanyakan status tambang pasir serta kepemilikan lahan yang digunakan sebagai lokasi tambang galian C tersebut.

Menurut Hariyono, aktivitas tambang yang dimaksud merupakan milik warga dan selama ini diketahui telah mengantongi izin. Namun, terkait dugaan penggunaan lahan milik Perhutani, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Di lokasi itu ada dua tambang yang letaknya berdekatan. Setahu kami semuanya legal. Memang posisinya dekat dengan lahan Perhutani, tapi soal lahan itu kami tidak tahu. Kalau pemilik tambangnya Pak Tarji dan Maryadi,” ujar Hariyono.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, membenarkan adanya penyelidikan terhadap dugaan korupsi tambang pasir di lereng Gunung Wilis tersebut. Ia menegaskan, pihaknya masih mendalami apakah aktivitas tambang tersebut tergolong ilegal atau tidak.

“Hingga kini kami telah memeriksa lima orang saksi terkait tambang di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Soal legal atau ilegalnya tambang masih kami dalami. Yang jelas, lokasi itu masuk dalam kawasan hutan,” kata Agung.

Terkait potensi kerugian negara, Agung menyebut perhitungan masih dilakukan. Kejaksaan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh bukti dan data pendukung terkumpul. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Banjir Bandang sepekan terakhir sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan dan di Dusun/Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Pasalnya, jembatan di 2 desa tersebut rusak bahkan putus. Rusaknya infrastruktur yang selama ini dijadikan akses jalan warga tersebut tak luput dari perhatian Legislatif.  Wakil Ketua […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Jumat (31/10/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD menyoroti penurunan signifikan pada transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp. 183,4 miliar. […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan penggeledahan di kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Ponorogo, Selasa(16/12/2025). Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos). Penggeledahan berlangsung secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Tim kejaksaan menyasar sejumlah ruangan strategis, di antaranya ruang Bidang […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026). Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suro atau Muharram pada kalender Islam menjadi momen sakral bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Salah satunya kegiatan pengesahan warga baru. Tercatat, tahun 2025 ini, sebanyak 90 ribu warga baru PSHT siap disahkan. Menghadapi momen tersebut, Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko memberikan arahan atau himbauan kepada para […]

    Bagikan
  • 6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan empat korban terakhir tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dengan penemuan pada Sabtu (24/05/2025), operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Empat korban yang ditemukan pada hari keenam pencarian adalah Nitin (36), Torik (2), Tulus (65), dan […]

    Bagikan
expand_less