Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kekeringan Meluas, Warga Ponorogo Andalkan Air Dari Aliran Sungai dan Bantuan BPBD

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ponorogo jadwalkan distribusi 95.000 liter air bersih bagi warga. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kesulitan air bersih. Sedikitnya 10 dukuh terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Dukuh Dungus, Desa Karangpatihan, serta Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung. Warga terpaksa memanfaatkan sumber air alternatif di tengah terbatasnya ketersediaan air bersih.

Sri Wahyuni, warga Desa Karangpatihan, mengaku menggunakan air dari sumur resapan yang bersumber dari aliran sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Namun, kondisi air yang kotor membuatnya tidak berani menggunakannya untuk konsumsi.

“Air dari sumur resapan itu hanya saya gunakan untuk mandi dan mencuci karena kondisinya kotor. Kalau untuk minum, saya tidak berani. Untuk konsumsi, saya mengandalkan air PDAM, tetapi alirannya tidak tentu,” ungkap Sri Wahyuni.

Keterbatasan pasokan air membuat warga harus mencari cara agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Kondisi ini juga dirasakan Ardani Rida Saputra, warga Desa Sidoharjo.

Ia mengatakan, selama beberapa bulan terakhir, dirinya mengandalkan air dari sumur milik saudaranya sebelum mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

“Selama beberapa bulan ini saya menggunakan air dari sumur saudara. Setelah mendapatkan bantuan dari BPBD, setidaknya ada tambahan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Ardani.

Sementara itu, Subkoordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Gatot Susanto, mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau tahun ini.

Berdasarkan jadwal distribusi BPBD Ponorogo per 20 Oktober 2026, total air bersih yang dijadwalkan untuk disalurkan mencapai 95.000 liter.

“Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Penyaluran dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal ke wilayah-wilayah terdampak,” ujar Gatot.

Distribusi air bersih tersebut melibatkan BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur pendukung lainnya. Penyaluran dijadwalkan berlangsung dari Senin hingga Sabtu.

Berdasarkan tabel BPBD, distribusi tersebut mencakup 10 dukuh di sembilan desa yang tersebar di sembilan kecamatan. Jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 653 kepala keluarga atau 1.642 jiwa, dengan total 18 ritasi tangki air.

Bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Warga berharap distribusi terus dilakukan, mengingat sumber air yang tersedia semakin terbatas dan pasokan air PDAM belum mengalir secara rutin. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Maut Rombongan PSS Sleman di Tol Madiun, PT JNK Angkat Suara 

    Insiden Maut Rombongan PSS Sleman di Tol Madiun, PT JNK Angkat Suara 

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan minibus dan truk bermuatan bibit kelapa terjadi di KM 616+100 jalur A Tol Ngawi–Kertosono, Minggu (18/10/2026) pagi. Insiden tersebut diduga dipicu pengemudi minibus yang mengantuk saat berkendara. Melalui keterangan press rilis, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) menjelaskan kronologi minibus hiace yang melaju dari arah barat […]

    Bagikan
  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
  • Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wacana pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai berhembus di Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini dikaji sebagai salah satu upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), namun pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan. Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun […]

    Bagikan
  • Becak Listrik dari Presiden RI, Pemkot Madiun Optimalkan Untuk Mendukung Transportasi Pariwisata

    Becak Listrik dari Presiden RI, Pemkot Madiun Optimalkan Untuk Mendukung Transportasi Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 200 tukang becak di Kota Madiun menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI, Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) pada Minggu (08/02/2026). Secara simbolis penyerahan bantuan becak listrik ini dilakukan oleh Nanik S. Deyang selaku perwakilan Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia dengan didampingi Plt Wali […]

    Bagikan
expand_less