Berita Terkini
Trending Tags

Musim Kemarau, Lahan Tebu dan Rumpun Bambu di Madiun Jadi Titik Rawan Karhutla

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas BPBD melakukan pemadaman kebakaran lahan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Madiun meningkat selama musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat lahan tebu rakyat yang memasuki masa panen kini menjadi salah satu lokasi paling rawan kebakaran.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengatakan sepanjang Juli 2026 tercatat sekitar 7 hingga 9 kejadian kebakaran lahan. Salah satu kejadian terjadi di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, dengan titik api yang sempat kembali muncul hingga sore hari.

“Sebagian besar kejadian kemarin ada di lahan tebu yang baru dipanen. Potensinya bisa dari puntung rokok yang dibuang sembarangan atau membakar sampah kemudian ditinggal,” kata Bobby, Selasa (11/8/2026).

Menurut Bobby, sisa daun tebu kering atau kletekan membuat lahan semakin mudah terbakar. Kondisi diperparah dengan ilalang kering dan angin kencang yang dapat membuat api dengan cepat merembet ke area lain.

BPBD Kabupaten Madiun telah memetakan sekitar 70 desa yang dinilai rentan terdampak bencana selama musim kemarau. Pemetaan tersebut mengacu pada dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB), dengan ancaman yang mencakup kekeringan hingga kebakaran lahan.

Sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat di desa-desa rawan. BPBD mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk pembakaran sampah.

Bobby meminta masyarakat tidak meninggalkan lokasi pembakaran sebelum api benar-benar padam. Sisa pembakaran, kata dia, sebaiknya disiram air hingga tidak menyisakan bara.

“Kalau membakar sampah, jangan ditinggal sebelum benar-benar padam. Kalau perlu disiram air supaya tidak ada lagi arang atau bara yang masih menyala,” ujarnya.

Selain lahan pertanian dan perkebunan, BPBD juga mewaspadai kawasan hutan di lereng Gunung Wilis serta wilayah Perhutani di kawasan Saradan.

Image Not Found
Petugas siaga menghadapi ancaman karhutla di wilayah Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Untuk penanganan kebakaran di kawasan hutan, BPBD berkoordinasi dengan Perhutani. Sebab, pengelolaan kawasan hutan berada di bawah kewenangan Perhutani, termasuk pemetaan titik koordinat dan akses menuju lokasi.

BPBD berperan memberikan dukungan apabila kebakaran meluas. Bobby menyebut akses menjadi salah satu kendala utama dalam menangani kebakaran di kawasan hutan, terutama jika lokasi sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Jika kebakaran hutan berskala besar dan tidak memungkinkan ditangani melalui jalur darat, penanganannya dapat diusulkan ke pemerintah provinsi untuk mendapatkan dukungan pemadaman udara atau water bombing.

Sementara itu, BPBD memastikan Tim Pasukan Reaksi Cepat (PRC) dan pemadam kebakaran tetap siaga menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Posko darurat akan didirikan secara situasional apabila kebakaran membutuhkan waktu penanganan hingga berhari-hari. Posko tersebut nantinya ditempatkan sedekat mungkin dengan lokasi kejadian untuk mempercepat proses pemadaman dan koordinasi petugas. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Fitri, Pemkab Ponorogo Berikan Kado Spesial Untuk Atlet Berprestasi Popda 14

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Ponorogo Berikan Kado Spesial Untuk Atlet Berprestasi Popda 14

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, puluhan atlet berprestasi yang berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur ke-14 menerima hadiah spesial dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebagai bentuk apresiasi, para atlet dan pelatih mendapatkan tunjangan hari raya (THR) berupa uang prestasi atas kerja keras mereka dalam mengharumkan nama daerah. Besaran […]

    Bagikan
  • Kirab Pusaka Kyai Pronojoyo, Tradisi Sakral Warisan Keraton Surakarta di Ponorogo

    Kirab Pusaka Kyai Pronojoyo, Tradisi Sakral Warisan Keraton Surakarta di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Puluhan warga Ponorogo mengikuti prosesi sakral kirab pusaka Tombak Kyai Pronojoyo pada Kamis (16/01/2025). Tradisi ini digelar untuk memperingati pemberian pusaka bersejarah dari Keraton Surakarta kepada masyarakat Ponorogo. Kirab dimulai dari Pendopo Pakasa Gebang Tinatar, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, dan berakhir di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota Ponorogo. Peserta kirab mengenakan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 11 Tersangka Narkoba, Ironis Anak di Bawah Umur Terlibat

    Polres Magetan Ungkap 11 Tersangka Narkoba, Ironis Anak di Bawah Umur Terlibat

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satresnarkoba Polres Magetan berhasil mengungkap 7 perkara tindak pidana narkotika selama pertengahan Mei hingga Juni 2025. Dalam kurun waktu tersebut, total 11 orang tersangka berhasil diamankan, termasuk seorang anak di bawah umur. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa 10 orang tersangka merupakan usia dewasa, […]

    Bagikan
  • TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

    TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kobaran api membara di kawasan hutan Petak 22 A1 KPH Lawu BKPH Wilis Selatan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (5/9/2026). Di tengah kepungan asap dan tiupan angin kencang, sejumlah prajurit TNI dari Koramil Ngrayun, jajaran Korem 081/DSJ, bersama warga berjibaku berusaha menjinakkan kobaran api yang membakar lahan milik […]

    Bagikan
  • Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Melalui proses penyelidikan panjang, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan akhirnya menetapkan tiga orang pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai tersangka. Ketiganya terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah. Total kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar 1,5 milyar rupiah untuk menyediakan pupuk subsidi bagi petani. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang selama ini terbukti tidak mencukupi kebutuhan petani. Menurut Irsyad Dawami, Kepala Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) […]

    Bagikan
expand_less