Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ibu guru sedang melakukan kegiatan mengajar siswa siswi sekolah dasar, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) meninggalkan catatan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. Puluhan jabatan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Madiun saat ini dalam kondisi kosong. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun, Mochamad Hasan, menyebut total ada 97 kursi kepala sekolah yang belum terisi. Rinciannya, 90 posisi kepala SD dan tujuh kepala SMP.

“Sebagian besar kekosongan ini disebabkan oleh para kepala sekolah yang memasuki masa purnatugas,” ujar Hasan.

Ia menjelaskan, proses pengisian posisi tersebut masih menunggu keputusan dari Bupati Madiun. Adapun kriteria calon kepala sekolah mengacu pada standar nasional, antara lain memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4, sertifikat pendidik, serta sertifikat pelatihan calon kepala sekolah (CKS) atau status sebagai Guru Penggerak.

“Secara administratif juga diperlukan dokumen seperti surat rekomendasi, fotokopi ijazah, sertifikat pendidik, hingga surat keterangan sehat,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa pengisian jabatan kepala sekolah akan segera dilakukan jika sudah mendapat persetujuan secara regulasi.

Image Not Found
Ibu guru sedang melakukan kegiatan mengajar siswa siswi sekolah dasar, Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Kami optimistis tidak kekurangan tenaga pendidik yang telah memenuhi persyaratan, termasuk yang sudah bersertifikasi,” kata Hari Wur saat ditemui, (02/05/2025).

Ia mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sedang menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat terkait mekanisme pengisian jabatan tersebut.

“Pengisian jabatan kepala sekolah kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan penempatan sejumlah posisi fungsional lain yang juga masih kosong di lingkup Pemkab Madiun,” jelasnya.

Hari menegaskan, penunjukan pelaksana tugas untuk sementara waktu dilakukan agar pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal.

“Yang terpenting, jangan sampai kekosongan jabatan ini mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” tandasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan pada masa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan di wilayah Madiun. Hingga Selasa malam (17/3/2026), tercatat belasan ribu kendaraan pribadi keluar melalui Gerbang Tol Madiun. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan mulai terlihat sejak H-5 hingga H-4 Lebaran. “Dari data […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tetapkan Enam Proyek Strategis 2026, Fokus pada Pangan, Pendidikan, dan Kesehatan

    Pemkab Madiun Tetapkan Enam Proyek Strategis 2026, Fokus pada Pangan, Pendidikan, dan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menetapkan enam Proyek Pembangunan Strategis (PPS) untuk tahun anggaran 2026. Program ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pertanian, serta RSUD Caruban. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Bagus Simuntang, […]

    Bagikan
  • SPMB 2025, Pagus Siswa 45 dari 56 SMP Negeri di Ponorogo Tidak Terpenuhi

    SPMB 2025, Pagus Siswa 45 dari 56 SMP Negeri di Ponorogo Tidak Terpenuhi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Puluhan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Ponorogo mengalami kekurangan murid pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Hingga penutupan pendaftaran akhir Juni lalu, tercatat masih ada ratusan bangku kosong. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyebutkan dari total 56 SMP Negeri, sebanyak 45 sekolah belum […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polres Magetan bersama tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kios pupuk di wilayah Kabupaten Magetan, Kamis (06/03/2025). Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso bersama Disperindag, Kejari Magetan, serta dinas dan instansi terkait meninjau sejumlah kios pupuk. Ini bagian upaya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar dan tepat […]

    Bagikan
  • Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil […]

    Bagikan
expand_less