Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Perempuan Asal Pangkur Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 237
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas evakuasi jenazah perempuan di Bengawan Madiun. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia setelah diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun di wilayah Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Rabu (15/7/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena aksi korban sebelum terjun ke sungai terekam dalam video yang beredar di masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB. Dalam rekaman video warga, perempuan yang mengenakan jaket berwarna ungu terlihat berjalan mondar-mandir di tepi sungai. Sejumlah warga sempat berteriak dan berusaha memperingatkan korban agar menjauh dari bibir sungai. Namun, korban tidak menghiraukan peringatan tersebut dan akhirnya menceburkan diri ke aliran Sungai Bengawan Madiun.

Derasnya arus sungai membuat tubuh korban dengan cepat hanyut. Warga yang menyaksikan kejadian tidak berani melakukan pertolongan karena kondisi arus yang cukup kuat dan membahayakan keselamatan.

Tidak lama berselang, petugas bersama warga melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai wilayah Desa Beran, Kecamatan Ngawi, sekitar 100 meter dari lokasi awal korban diduga melompat ke sungai.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Salah seorang warga, Selvi, mengatakan banyak warga menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurutnya, gerak-gerik korban sebelum menceburkan diri menunjukkan adanya dugaan tindakan yang dilakukan secara sengaja.

“Kelihatannya memang sengaja. Banyak warga yang melihat dan sempat merekam. Perempuan itu mengenakan jaket warna ungu,” ujar Selvi.

Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro membenarkan adanya laporan penemuan jenazah perempuan yang mengambang di Sungai Bengawan Madiun. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami dugaan bunuh diri.

“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah seorang perempuan yang mengambang di sungai. Saat ini kasusnya masih kami dalami, termasuk dugaan bunuh diri,” kata AKP Jais Bintoro.

Hasil identifikasi selanjutnya mengungkap identitas korban bernama Sri Wulan (32), warga Desa Paras, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Ngawi sembari mengumpulkan keterangan saksi dan melengkapi proses penyelidikan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Larang Keras Anggotanya Jadi Backing Judi, Danrem 081/DSJ : Saya Tidak Akan Kompromi

    Larang Keras Anggotanya Jadi Backing Judi, Danrem 081/DSJ : Saya Tidak Akan Kompromi

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melarang keras anggotanya terlibat dalam perjudian. Terlebih menjadi backing dalam bentuk perjudian apapun. “Saya tekankan supaya jangan ada yang terlibat perjudian, apalagi menjadi backing. Saya tidak akan ada kompromi,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu dalam arahannya kepada prajurit dan Persit di Kodim […]

    Bagikan
  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • Bertahan Hidup dari Kerja Serabutan, Darus Salam Kerap Tak Tercatat Sebagai Penerima Bansos

    Bertahan Hidup dari Kerja Serabutan, Darus Salam Kerap Tak Tercatat Sebagai Penerima Bansos

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah rumah sederhana berlantai tanah di Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Darus Salam (52) menjalani hidup dengan segala keterbatasan. Meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba pas-pasan, namanya hingga kini tak pernah tercantum sebagai penerima bantuan sosial (bansos). Setiap hari, Darus bekerja serabutan demi menghidupi keluarganya. Apa […]

    Bagikan
  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • 1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan 1.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten Magetan justru kembali memperpanjang masa kerja mereka selama satu tahun. Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setelah masa kerja sebelumnya berakhir pada 30 September 2026. Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
  • Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tampak menurun. Kondisi cuaca yang tak stabil serta padatnya aktivitas pendaki dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor utama. Data Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan menunjukkan penurunan tersebut. Asisten Perhutani (Asper) […]

    Bagikan
expand_less