Berita Terkini
Trending Tags

Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanah gerak di Sumberbendo, Saradan, Madiun makin parah, (27/02/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban.

Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah terpantau sejak tahun lalu, namun dalam beberapa bulan terakhir intensitasnya meningkat hingga menyebabkan penurunan tanah sedalam dua hingga tiga meter.

Kepala Desa Sumberbendo, Suprapto, mengatakan saat ini sedikitnya empat rumah masuk dalam zona rawan bencana tanah gerak. Dua rumah di antaranya terdampak langsung, yakni milik warga bernama Sarmo dan Sugeng.

“Untuk kejadian terakhir tadi malam, tanah bergerak di RT 17 sebelah selatan pasar desa sebenarnya sudah mulai tahun kemarin. Tahun lalu dua rumah terdampak, satu sudah dipindah ke depan, satu masih di lokasi,” ujar Suprapto.

Ia menjelaskan, pemerintah desa sebelumnya telah menyarankan relokasi kepada warga yang terdampak. Namun, tidak semua bersedia pindah. Salah satu warga yang rumahnya masih berada di titik rawan memilih bertahan.

Pada kejadian terbaru, pergerakan tanah kembali terjadi dan memicu retakan besar yang mendekati tembok rumah warga. Tanah ambles dan retak dilaporkan membentang sepanjang kurang lebih 50 meter.

Tak hanya permukiman, jalan penghubung desa yang biasa dilalui warga menuju Kota Caruban juga terdampak. Kondisinya kini nyaris terputus apabila tidak segera dilakukan penanganan, terlebih saat curah hujan tinggi.

“Untuk jalan ruas tersebut hampir putus. Kalau tidak segera ditangani, mungkin kurang dari seminggu kalau ada hujan deras bisa benar-benar putus,” kata Suprapto Jumat (27/2/2026).

Image Not Found
Empat rumah terancam roboh, (27/02/2026), Foto : Tova

Akibat kondisi tersebut, satu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait, termasuk dinas pekerjaan umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, hingga Bupati Madiun.

Sementara itu, untuk mencegah retakan semakin melebar, relawan BPBD bersama aparat desa dan warga melakukan penanganan darurat dengan menutup bagian tanah yang retak menggunakan terpal. Langkah itu dilakukan sebagai upaya sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Warga berharap ada solusi permanen, termasuk kemungkinan relokasi bagi rumah yang berada di zona paling rawan, agar risiko korban jiwa dapat dihindari apabila pergerakan tanah kembali terjadi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setono, yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima peserta didik baru di kelas 1. Plt Kepala SDN Setono, Suhadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun SDN Setono […]

    Bagikan
  • IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kembali menjadi sorotan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menemukan fasilitas IPAL di SPPG Ngegong masih belum memenuhi standar saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (7/5/2026). Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut hasil […]

    Bagikan
  • Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian karung berisi bawang merah seberat 50 kilogram di Pasar Sayur Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terekam kamera pengawas. Kejadian berlangsung pada Selasa (05/08/2025) sore, dan kini telah ditangani oleh Polsek Dolopo. Pelaku diketahui membuka tumpukan karung yang tertutup terpal di kios milik Warsi. Dalam rekaman CCTV berdurasi 41 […]

    Bagikan
  • Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    Jelang Ramadhan, Puluhan Ibu-Ibu Serbu Lapak Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Puluhan warga Desa Sumberejo Kecamatan/Kabupaten Madiun mengantre panjang di lapak Gerakan Pasar Murah ( GPM ) jelang bulan Ramadhan Kamis (20/2/2025) pukul 08.00 WIB. GPM ini merupakan inisiasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun yang masif dilaksanakan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah. Hanya butuh waktu satu jam, […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
expand_less