Berita Terkini
Trending Tags

Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanah gerak di Sumberbendo, Saradan, Madiun makin parah, (27/02/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban.

Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah terpantau sejak tahun lalu, namun dalam beberapa bulan terakhir intensitasnya meningkat hingga menyebabkan penurunan tanah sedalam dua hingga tiga meter.

Kepala Desa Sumberbendo, Suprapto, mengatakan saat ini sedikitnya empat rumah masuk dalam zona rawan bencana tanah gerak. Dua rumah di antaranya terdampak langsung, yakni milik warga bernama Sarmo dan Sugeng.

“Untuk kejadian terakhir tadi malam, tanah bergerak di RT 17 sebelah selatan pasar desa sebenarnya sudah mulai tahun kemarin. Tahun lalu dua rumah terdampak, satu sudah dipindah ke depan, satu masih di lokasi,” ujar Suprapto.

Ia menjelaskan, pemerintah desa sebelumnya telah menyarankan relokasi kepada warga yang terdampak. Namun, tidak semua bersedia pindah. Salah satu warga yang rumahnya masih berada di titik rawan memilih bertahan.

Pada kejadian terbaru, pergerakan tanah kembali terjadi dan memicu retakan besar yang mendekati tembok rumah warga. Tanah ambles dan retak dilaporkan membentang sepanjang kurang lebih 50 meter.

Tak hanya permukiman, jalan penghubung desa yang biasa dilalui warga menuju Kota Caruban juga terdampak. Kondisinya kini nyaris terputus apabila tidak segera dilakukan penanganan, terlebih saat curah hujan tinggi.

“Untuk jalan ruas tersebut hampir putus. Kalau tidak segera ditangani, mungkin kurang dari seminggu kalau ada hujan deras bisa benar-benar putus,” kata Suprapto Jumat (27/2/2026).

Image Not Found
Empat rumah terancam roboh, (27/02/2026), Foto : Tova

Akibat kondisi tersebut, satu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait, termasuk dinas pekerjaan umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, hingga Bupati Madiun.

Sementara itu, untuk mencegah retakan semakin melebar, relawan BPBD bersama aparat desa dan warga melakukan penanganan darurat dengan menutup bagian tanah yang retak menggunakan terpal. Langkah itu dilakukan sebagai upaya sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Warga berharap ada solusi permanen, termasuk kemungkinan relokasi bagi rumah yang berada di zona paling rawan, agar risiko korban jiwa dapat dihindari apabila pergerakan tanah kembali terjadi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
  • Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kontingen Kota Madiun berhasil menunjukkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Total 57 medali berhasil diboyong pulang, terdiri dari 9 medali emas, 18 medali perak, dan 30 medali perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Kota Madiun dengan total 102 poin dalam klasemen akhir Porprov IX. Sejumlah […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tak hanya menghadirkan hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program khitan massal gratis yang mendapat sambutan luar biasa hingga jumlah peserta di sejumlah lokasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Program khitan massal tersebut digelar Pemerintah […]

    Bagikan
expand_less