Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 319
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanah gerak di Sumberbendo, Saradan, Madiun makin parah, (27/02/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban.

Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah terpantau sejak tahun lalu, namun dalam beberapa bulan terakhir intensitasnya meningkat hingga menyebabkan penurunan tanah sedalam dua hingga tiga meter.

Kepala Desa Sumberbendo, Suprapto, mengatakan saat ini sedikitnya empat rumah masuk dalam zona rawan bencana tanah gerak. Dua rumah di antaranya terdampak langsung, yakni milik warga bernama Sarmo dan Sugeng.

“Untuk kejadian terakhir tadi malam, tanah bergerak di RT 17 sebelah selatan pasar desa sebenarnya sudah mulai tahun kemarin. Tahun lalu dua rumah terdampak, satu sudah dipindah ke depan, satu masih di lokasi,” ujar Suprapto.

Ia menjelaskan, pemerintah desa sebelumnya telah menyarankan relokasi kepada warga yang terdampak. Namun, tidak semua bersedia pindah. Salah satu warga yang rumahnya masih berada di titik rawan memilih bertahan.

Pada kejadian terbaru, pergerakan tanah kembali terjadi dan memicu retakan besar yang mendekati tembok rumah warga. Tanah ambles dan retak dilaporkan membentang sepanjang kurang lebih 50 meter.

Tak hanya permukiman, jalan penghubung desa yang biasa dilalui warga menuju Kota Caruban juga terdampak. Kondisinya kini nyaris terputus apabila tidak segera dilakukan penanganan, terlebih saat curah hujan tinggi.

“Untuk jalan ruas tersebut hampir putus. Kalau tidak segera ditangani, mungkin kurang dari seminggu kalau ada hujan deras bisa benar-benar putus,” kata Suprapto Jumat (27/2/2026).

Image Not Found
Empat rumah terancam roboh, (27/02/2026), Foto : Tova

Akibat kondisi tersebut, satu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait, termasuk dinas pekerjaan umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, hingga Bupati Madiun.

Sementara itu, untuk mencegah retakan semakin melebar, relawan BPBD bersama aparat desa dan warga melakukan penanganan darurat dengan menutup bagian tanah yang retak menggunakan terpal. Langkah itu dilakukan sebagai upaya sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Warga berharap ada solusi permanen, termasuk kemungkinan relokasi bagi rumah yang berada di zona paling rawan, agar risiko korban jiwa dapat dihindari apabila pergerakan tanah kembali terjadi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan. Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Ini Harga per Sak Sekarang

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Ini Harga per Sak Sekarang

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto mengeluarkan kebijakan terkait pupuk bagi para petani. Per Rabu (22/10/2025) harga pupuk subsidi kini turun 20 persen. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 tentang Jenis , Harga Eceran Tertinggi dan Alokasi Pupuk […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan, Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Magetan photo_camera 2

    Jelang Ramadan, Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Magetan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, puluhan warga yang mayoritas ibu rumah tangga memadati pasar sembako murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan di Lapangan Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Rabu (11/2/2026) pagi. Sejak pasar dibuka pukul 09.00 WIB, antrean panjang langsung terbentuk karena tingginya minat warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 120 dosis vaksin rabies disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bagi hewan peliharaan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2025. Kegiatan vaksinasi digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jiwan, menyusul masih tingginya kasus rabies di dunia yang mencapai 60 ribu kasus yang menyebabkan khusunya di Asia […]

    Bagikan
  • Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Denbekang V/1B Madiun tampak dipenuhi ratusan orang pecinta burung perkutut, Minggu (31/08/2025). Ini bagian dari latihan bersama dan lomba kicau burung perkutut    yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Bahkan, pecinta burung perkutut dari wilayah JawaTengah pun turut hadir meramaikan Latber yang juga dalam rangka HUT ke-80 RI. Mayor Cba. […]

    Bagikan
  • Lansia di Ponorogo Diserang Tawon Vespa, Warga Panggil Damkar

    Lansia di Ponorogo Diserang Tawon Vespa, Warga Panggil Damkar

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang lansia di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, mengalami luka serius setelah diserang tawon vespa saat membersihkan halaman rumahnya. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) segera bertindak dengan mengevakuasi sarang tawon guna mencegah jatuhnya korban lain. Peristiwa ini berawal pada Senin (17/5/2025) pagi saat Mesinem (73), tengah membersihkan tumpukan kayu di belakang […]

    Bagikan
expand_less