Berita Terkini
Trending Tags

PSHT Apresiasi Pengamanan di Madiun, Pastikan Aktivitas Organisasi Kembali Normal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretaris Umum Pusat PSHT, Tono Suharyanto. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun mengapresiasi langkah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah Madiun Raya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menyusul perkembangan situasi beberapa hari terakhir.

PSHT menilai pengamanan yang dilakukan aparat berjalan baik dan terukur sehingga mampu menjaga kondusivitas serta mencegah terjadinya konflik terbuka di Kota Madiun.

Sekretaris Umum Pusat PSHT, Tono Suharyanto, mengatakan situasi Kota Madiun saat ini telah kembali kondusif. Masyarakat pun dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Alhamdulillah, pascabeberapa waktu yang lalu, saat ini kondusivitas di Kota Madiun sesuai harapan kita bersama. Masyarakat tetap nyaman beraktivitas,” kata Tono saat ditemui di Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (1/10/2026).

Menurut Tono, terjaganya situasi keamanan tersebut tidak lepas dari kepatuhan berbagai pihak terhadap hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Madiun. Rapat tersebut melibatkan Forkopimda Kota dan Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Seiring kondusivitas yang kembali terjaga, PSHT memastikan kegiatan organisasi di tingkat cabang, ranting, hingga rayon kembali berjalan seperti biasa.

Kegiatan tersebut meliputi latihan rutin dan pembinaan siswa untuk menanamkan nilai-nilai budi luhur.

“Kita tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa karena kegiatan ini sudah rutin dilakukan. Jadi, kegiatan di cabang, ranting, bahkan rayon, kembali pada aktivitas seperti biasa,” jelasnya.

PSHT juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila aktivitas pengamanan dalam beberapa hari terakhir berdampak terhadap kenyamanan warga, khususnya di sekitar Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Nomor 10 dan 17, Kota Madiun.

Tono menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar padepokan serta aparat terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak terulang.

“Masyarakat berharap hal tersebut tidak terjadi lagi. Karena itu, kita mengupayakan berbagai koordinasi dengan aparat terkait agar hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi pada 2019, dapat diantisipasi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat di sekitar padepokan agar tetap tenang dan tidak khawatir dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, PSHT mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tono menegaskan bahwa penanganan perkara harus diserahkan kepada pihak berwenang sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami menyerahkan seluruh proses tersebut kepada mekanisme dan kewenangan yang berlaku serta mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” tegasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Semangat Membentuk Generasi Berkarakter

    Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Semangat Membentuk Generasi Berkarakter

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 2.000 siswa SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Madiun mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 di Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (14/08/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan dihadiri Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun. Para peserta upacara […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Madiun–Surabaya, tepatnya Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (03/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang pengendara motor Honda Beat tewas setelah dihantam minibus Daihatsu Grandmax yang datang dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Sujatno, warga Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo. Sementara, mobil Grandmax […]

    Bagikan
expand_less