Wisatawan Serbu Telaga Sarangan, Kunjungan Tembus 12 Ribu Orang dalam Sehari
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 42
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Memasuki masa libur sekolah, kawasan wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dipadati ribuan wisatawan. Lonjakan jumlah pengunjung yang terjadi sejak dua hari terakhir menyebabkan arus lalu lintas menuju objek wisata andalan Jawa Timur tersebut mengalami kemacetan panjang.
Pada Minggu (5/7/2026) siang, antrean kendaraan terlihat mengular mulai dari kawasan Kebun Stroberi hingga pintu masuk atau loket pembayaran retribusi Telaga Sarangan. Padatnya arus kendaraan dipicu tingginya minat masyarakat yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata bersama keluarga.
Data pengelola mencatat, jumlah kunjungan wisatawan pada hari itu mencapai lebih dari 12 ribu orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, Sabtu (4/7/2026), yang mencatat lebih dari 8 ribu pengunjung.
Mayoritas wisatawan berasal dari berbagai daerah di luar Kabupaten Magetan. Peningkatan kunjungan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga berakhirnya masa liburan sekolah, bahkan diprediksi mencapai lebih dari 15 ribu wisatawan per hari pada puncak liburan pekan depan.
Meski harus menghabiskan waktu hingga sekitar satu jam akibat kemacetan, antusiasme wisatawan tidak surut. Keindahan panorama Telaga Sarangan yang berada di lereng Gunung Lawu serta udara sejuk menjadi daya tarik utama yang dinilai sepadan dengan perjalanan yang ditempuh.
Salah seorang wisatawan, Zahra Nisrima Yusuf, mengaku tetap menikmati liburannya bersama keluarga meski sempat terjebak antrean kendaraan.
“Seru banget karena bersama keluarga. Tadi sempat tertahan macet di bawah sampai sekitar satu jam, tapi setelah sampai di sini pemandangannya indah banget. Kami juga naik speedboat,” ujarnya.
Lonjakan kunjungan wisatawan turut membawa berkah bagi para pelaku usaha di kawasan Telaga Sarangan. Penyedia jasa wisata, seperti penyewaan kuda dan speedboat, merasakan peningkatan pendapatan dibandingkan hari-hari biasa.

Dimas, salah seorang penyedia jasa kuda, mengatakan jumlah penyewaan meningkat lebih dari dua kali lipat selama musim liburan.
“Kalau hari biasa tetap ada, tapi tidak seramai sekarang. Saat liburan sekolah seperti ini sehari bisa lima kali putaran atau lebih, sedangkan hari biasa hanya sekitar dua kali putaran,” katanya.
Selain menikmati wahana wisata, para pengunjung juga memadati pusat oleh-oleh untuk membeli berbagai produk khas Telaga Sarangan. Kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat setempat, mulai dari pedagang, pelaku usaha kuliner, hingga penyedia jasa wisata yang berharap tren peningkatan kunjungan terus berlanjut selama musim liburan sekolah.(Kus).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





