Berita Terkini
Trending Tags

Soal Distribusi Beras SPHP, Bulog : Proses Administrasi dan Verifikasi Outlet

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada pedagang beras di pasar, Foto :

Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mengakui distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah selatan Kabupaten Madiun belum merata. Hal ini disebabkan oleh proses administrasi dan verifikasi outlet pasar yang belum rampung.

“Hingga hari ini, total beras SPHP yang sudah kami salurkan sebanyak 15.500 kilogram, tersebar di enam outlet pasar. Sementara ini masih terbatas di dua titik, yakni Pasar Caruban Baru dan Pasar Sayur Caruban,” kata Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, Senin (28/07/2025).

Beras SPHP merupakan salah satu instrumen intervensi pemerintah untuk meredam gejolak harga pangan. Di tengah tren kenaikan harga beras medium dan premium yang saat ini berkisar antara Rp13.000 hingga Rp16.000 per kilogram, harga beras SPHP relatif lebih terjangkau, yakni Rp12.500 per kilogram.

Pantauan di Pasar Sayur Caruban menunjukkan aktivitas penjualan berjalan lancar. Warga tampak antusias membeli beras SPHP, meski dibatasi maksimal dua kemasan (masing-masing 5 kilogram) per orang.

“Iya, beras SPHP ini sangat kami butuhkan karena harganya murah dan kualitasnya bagus,” ujar Oky Maya Sofi, salah satu warga yang antre membeli beras.

Sulistyowati, pedagang beras SPHP di pasar tersebut, menyebut suplai beras dari Bulog berlangsung rutin setiap pekan. “Sudah dua minggu ini kami rutin menerima pasokan sebanyak 2 ton setiap pengambilan. Dalam seminggu saja bisa habis,” ujarnya.

Bulog menyatakan bahwa distribusi SPHP saat ini masih difokuskan ke outlet yang telah memenuhi persyaratan administratif. Proses distribusi juga melibatkan sistem digital Klik-SPHP, aplikasi yang memungkinkan kios pasar memesan, membayar, dan mencatat stok beras secara real time.

“Outlet pasar perlu mengajukan diri ke kami, lalu melengkapi dokumen agar bisa ditetapkan sebagai titik penyalur. Setelah itu, kami ajukan ke pusat agar outlet tersebut bisa masuk ke aplikasi Klik SPHP,” jelas Agung.

Dalam sistem tersebut, pedagang juga diwajibkan memperbarui data stok setiap kali terjadi transaksi dengan konsumen. Tujuannya agar distribusi bisa termonitor dan tidak terjadi penimbunan.

Selain melalui kios pasar, distribusi SPHP di Madiun juga dilakukan lewat jalur lain seperti Gerakan Pangan Murah, koperasi desa, outlet binaan pemerintah daerah, outlet BUMN, hingga instansi pemerintah.

Meski upaya penyaluran terus dilakukan, keterbatasan distribusi beras SPHP menjadi sorotan masyarakat. Terlebih di tengah tekanan ekonomi akibat lonjakan harga pangan, akses terhadap beras terjangkau menjadi kebutuhan mendesak.

Agung menegaskan, Bulog akan terus memperluas distribusi seiring dengan bertambahnya outlet yang telah lolos verifikasi. “Kalau stok habis, outlet bisa langsung mengajukan order kembali. Tidak ada jangka waktu khusus,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun hanya mengusulkan satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif sepanjang tahun anggaran 2025. Raperda tersebut mengatur Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).  Raperda ini menjadi satu-satunya produk legislasi yang […]

    Bagikan
  • Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Al Arsy Al Farizi menjadi satu-satunya siswa baru di SDN Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo. Saat ditemui di hari kedua masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/2025), Arsy tampak antusias mengikuti kegiatan bersama kakak kelasnya dalam satu ruang kelas. Tak tampak sedikit pun rasa takut, canggung, atau minder di wajah bocah berusia […]

    Bagikan
  • Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Upaya digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun, Jawa Timur terus didorong pemerintah daerah. Salah satunya melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh digital yang sejak dua tahun terakhir mulai dipasang di sejumlah SMP.  Banyak guru masih menggunakan IFP sebatas sebagai layar presentasi. Padahal, perangkat ini dirancang untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
  • Penderita DBD Meningkat, Dinkes Gencar Fogging juga Ingatkan Pentingnya PSN

    Penderita DBD Meningkat, Dinkes Gencar Fogging juga Ingatkan Pentingnya PSN

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melakukan upaya fogging di sejumlah titik. Seperti yang dilakukan di lingkungan SD Negeri 03 Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo pada Kamis (16/1/2025). Langkah ini sebagai upaya pengendalian nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab sakit demam berdarah dengue (DBD). Kepala SDN 03 […]

    Bagikan
expand_less