Berita Terkini
Trending Tags

Soal Distribusi Beras SPHP, Bulog : Proses Administrasi dan Verifikasi Outlet

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada pedagang beras di pasar, Foto :

Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mengakui distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah selatan Kabupaten Madiun belum merata. Hal ini disebabkan oleh proses administrasi dan verifikasi outlet pasar yang belum rampung.

“Hingga hari ini, total beras SPHP yang sudah kami salurkan sebanyak 15.500 kilogram, tersebar di enam outlet pasar. Sementara ini masih terbatas di dua titik, yakni Pasar Caruban Baru dan Pasar Sayur Caruban,” kata Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, Senin (28/07/2025).

Beras SPHP merupakan salah satu instrumen intervensi pemerintah untuk meredam gejolak harga pangan. Di tengah tren kenaikan harga beras medium dan premium yang saat ini berkisar antara Rp13.000 hingga Rp16.000 per kilogram, harga beras SPHP relatif lebih terjangkau, yakni Rp12.500 per kilogram.

Pantauan di Pasar Sayur Caruban menunjukkan aktivitas penjualan berjalan lancar. Warga tampak antusias membeli beras SPHP, meski dibatasi maksimal dua kemasan (masing-masing 5 kilogram) per orang.

“Iya, beras SPHP ini sangat kami butuhkan karena harganya murah dan kualitasnya bagus,” ujar Oky Maya Sofi, salah satu warga yang antre membeli beras.

Sulistyowati, pedagang beras SPHP di pasar tersebut, menyebut suplai beras dari Bulog berlangsung rutin setiap pekan. “Sudah dua minggu ini kami rutin menerima pasokan sebanyak 2 ton setiap pengambilan. Dalam seminggu saja bisa habis,” ujarnya.

Bulog menyatakan bahwa distribusi SPHP saat ini masih difokuskan ke outlet yang telah memenuhi persyaratan administratif. Proses distribusi juga melibatkan sistem digital Klik-SPHP, aplikasi yang memungkinkan kios pasar memesan, membayar, dan mencatat stok beras secara real time.

“Outlet pasar perlu mengajukan diri ke kami, lalu melengkapi dokumen agar bisa ditetapkan sebagai titik penyalur. Setelah itu, kami ajukan ke pusat agar outlet tersebut bisa masuk ke aplikasi Klik SPHP,” jelas Agung.

Dalam sistem tersebut, pedagang juga diwajibkan memperbarui data stok setiap kali terjadi transaksi dengan konsumen. Tujuannya agar distribusi bisa termonitor dan tidak terjadi penimbunan.

Selain melalui kios pasar, distribusi SPHP di Madiun juga dilakukan lewat jalur lain seperti Gerakan Pangan Murah, koperasi desa, outlet binaan pemerintah daerah, outlet BUMN, hingga instansi pemerintah.

Meski upaya penyaluran terus dilakukan, keterbatasan distribusi beras SPHP menjadi sorotan masyarakat. Terlebih di tengah tekanan ekonomi akibat lonjakan harga pangan, akses terhadap beras terjangkau menjadi kebutuhan mendesak.

Agung menegaskan, Bulog akan terus memperluas distribusi seiring dengan bertambahnya outlet yang telah lolos verifikasi. “Kalau stok habis, outlet bisa langsung mengajukan order kembali. Tidak ada jangka waktu khusus,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi balap liar kembali memakan korban. Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan, diduga penonton balapan liar di Jalan Raya Kawedanan, Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/1/2026) dini hari. Dua anak tewas, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Dikbud Kabupaten Madiun Targetkan Rehabilitasi 20 Sekolah Sepanjang 2026

    Dikbud Kabupaten Madiun Targetkan Rehabilitasi 20 Sekolah Sepanjang 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) berencana melakukan rehabilitasi puluhan gedung sekolah yang dinilai tidak lagi layak digunakan. Sepanjang tahun 2026, sedikitnya 20 lembaga pendidikan masuk dalam daftar prioritas pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dikbud Kabupaten Madiun, Nur Arif Indro Karyoto, mengatakan program rehabilitasi […]

    Bagikan
  • Remaja 16 Tahun di Madiun Tenggelam Saat Berenang, Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sungai

    Remaja 16 Tahun di Madiun Tenggelam Saat Berenang, Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sungai

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang remaja dilaporkan tenggelam di anak Sungai Bengawan Solo, wilayah Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Kamis (9/7/2026) petang. Korban bernama Cahyo Purnawan warga Desa Gunungsari Kecamatan/Kabupaten Madiun tenggelam saat berenang bersama 6 rekannya. Remaja 16 tahun ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai setelah dilakukan pencarian gabungan oleh […]

    Bagikan
expand_less