Berita Terkini
Trending Tags

TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Alas Kamukti Makmur Menejadi TPA baru, Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun.

Peninjauan ini merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin pemanfaatan lahan dari Gubernur Jawa Timur, yang menjadi tahap krusial sebelum proses relokasi TPA resmi berjalan.

“Kami dari CDK Madiun memastikan lokasi yang diajukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk relokasi TPA layak digunakan. Pengajuan izin ini mencakup lahan Perhutani seluas kurang lebih 28 hektare,” ujar Kepala CDK Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, Selasa (22/4/2025).

Image Not Found
peninjauan oleh CDK Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun, Tova Pradana – Sinergia

Dwijo juga memastikan aspek jarak dengan pemukiman, akses jalan, dan kelengkapan dokumen menjadi perhatian serius. Menurutnya, lokasi ini secara prinsip sudah memenuhi syarat.

“Dari sisi jarak ke permukiman tidak ada masalah. Akses jalan juga sudah ada, tinggal penyempurnaan. Secara umum, lokasi ini cukup memadai,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengungkapkan urgensi relokasi TPA semakin mendesak. TPA Kaliabu, yang telah beroperasi sejak 2018, kini hampir mencapai batas kapasitas.

“Prediksi awal usia pakai TPA Kaliabu hanya lima tahun. Seharusnya 2023 sudah tidak layak lagi, tapi sampai sekarang masih kami gunakan,” jelas Zahrowi.

Proses relokasi ini, kata Zahrowi, masih dalam tahap prapeninjauan sebelum nantinya dilakukan pengecekan bersama lintas instansi, termasuk Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Perhutani, Divisi Perencanaan Provinsi, hingga Balai.

Jika seluruh izin lingkungan rampung, DLH menargetkan penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) TPA baru bisa dikebut pada 2026. Pada tahap awal, TPA baru akan memanfaatkan lahan seluas lima hektare untuk landfill.

“Dari 28 hektare yang diajukan, pemanfaatan khusus untuk timbunan sampah diperkirakan maksimal hanya lima hektare. Itu pun menunggu finalisasi DED,” tandas mantan Kalaksa BPBD tersebut.

Sebagai langkah pengurangan beban TPA Kaliabu, DLH juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menerapkan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

“Pengelolaan sampah di hulu harus lebih maksimal, melibatkan desa, kelompok swadaya, TPS 3R, dan seluruh potensi pengolahan yang ada. Dengan begitu, sampah yang sampai ke TPA bisa ditekan,” pungkas Zahrowi.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wartawan Laporkan Dugaan Intimidasi Pegawai SPPG Bintang Mantingan

    Wartawan Laporkan Dugaan Intimidasi Pegawai SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya peliputan terkait pengambilan sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dinas Kesehatan Ngawi berujung pada pelaporan dugaan intimidasi. Delapan wartawan dari berbagai media, mulai dari portal berita hingga televisi, resmi mengadukan tindakan seorang pegawai SPPG Bintang Mantingan ke kepolisian pada Jumat (05/12/2025). Insiden terjadi ketika jurnalis tengah mendokumentasikan proses […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    Ini Penampilan SMAN 1 Maospati Dalam Pawai Budaya Magetan 2025

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia berlangsung semarak di Kabupaten Magetan. Pawai Budaya Magetan 2025 dengan mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, kegiatan ini menampilkan kekayaan seni dan budaya, Sabtu (23/8/2025)  SMA Negeri 1 Maospati menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat dan tamu undangan. […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengapresiasi kesadaran warga dalam membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Orang Kota Madiun taat bayar pajak, khususnya kendaraan, karena uang pajak itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar […]

    Bagikan
  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
  • Panitia Seleksi Resmi Dibentuk, Siapa Bakal Berebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun ?

    Panitia Seleksi Resmi Dibentuk, Siapa Bakal Berebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun ?

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda). Langkah ini diambil setelah Pemkab Madiun menerima rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sekda merupakan jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah karena berperan sebagai penggerak utama birokrasi dan koordinator perangkat daerah. Tak heran, […]

    Bagikan
expand_less