Berita Terkini
Trending Tags

TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Alas Kamukti Makmur Menejadi TPA baru, Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun.

Peninjauan ini merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin pemanfaatan lahan dari Gubernur Jawa Timur, yang menjadi tahap krusial sebelum proses relokasi TPA resmi berjalan.

“Kami dari CDK Madiun memastikan lokasi yang diajukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk relokasi TPA layak digunakan. Pengajuan izin ini mencakup lahan Perhutani seluas kurang lebih 28 hektare,” ujar Kepala CDK Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, Selasa (22/4/2025).

Image Not Found
peninjauan oleh CDK Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun, Tova Pradana – Sinergia

Dwijo juga memastikan aspek jarak dengan pemukiman, akses jalan, dan kelengkapan dokumen menjadi perhatian serius. Menurutnya, lokasi ini secara prinsip sudah memenuhi syarat.

“Dari sisi jarak ke permukiman tidak ada masalah. Akses jalan juga sudah ada, tinggal penyempurnaan. Secara umum, lokasi ini cukup memadai,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengungkapkan urgensi relokasi TPA semakin mendesak. TPA Kaliabu, yang telah beroperasi sejak 2018, kini hampir mencapai batas kapasitas.

“Prediksi awal usia pakai TPA Kaliabu hanya lima tahun. Seharusnya 2023 sudah tidak layak lagi, tapi sampai sekarang masih kami gunakan,” jelas Zahrowi.

Proses relokasi ini, kata Zahrowi, masih dalam tahap prapeninjauan sebelum nantinya dilakukan pengecekan bersama lintas instansi, termasuk Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Perhutani, Divisi Perencanaan Provinsi, hingga Balai.

Jika seluruh izin lingkungan rampung, DLH menargetkan penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) TPA baru bisa dikebut pada 2026. Pada tahap awal, TPA baru akan memanfaatkan lahan seluas lima hektare untuk landfill.

“Dari 28 hektare yang diajukan, pemanfaatan khusus untuk timbunan sampah diperkirakan maksimal hanya lima hektare. Itu pun menunggu finalisasi DED,” tandas mantan Kalaksa BPBD tersebut.

Sebagai langkah pengurangan beban TPA Kaliabu, DLH juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menerapkan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

“Pengelolaan sampah di hulu harus lebih maksimal, melibatkan desa, kelompok swadaya, TPS 3R, dan seluruh potensi pengolahan yang ada. Dengan begitu, sampah yang sampai ke TPA bisa ditekan,” pungkas Zahrowi.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan pembentukan 235 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa dan kelurahan rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam prioritas nasional pembangunan ekonomi desa. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan percepatan […]

    Bagikan
  • Suasana Jalan HOS Cokroaminoto Yang Bakal Jadi Lokasi CFD Pada 9 Februari Mendatang 

    Suasana Jalan HOS Cokroaminoto Yang Bakal Jadi Lokasi CFD Pada 9 Februari Mendatang 

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Ponorogo akan mengalami perubahan. Jika sebelumnya berlangsung di Jalan Suromenggolo atau jalan baru, mulai 9 Februari mendatang, CFD akan dialihkan ke Jalan HOS Cokroaminoto hingga Jalan Jenderal Sudirman dan berakhir di Alun-Alun Ponorogo. Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Ponorogo telah memulai sosialisasi […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – TNI-Polri di Madiun menggelar aksi sosial dengan membagikan bingkisan lebaran kepada para abang becak yang mangkal di Alun-Alun Kota Madiun, Kamis (27/3/2025). Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Meina Helmi menyebut, aksi itu merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat. “Kami TNI-Polri berasal dari rakyat dan akan siap membantu apapun kesulitan masyarakat,” ujarnya. […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberantasan korupsi. Lembaga penegak hukum ini berhasil mengeksekusi uang pengganti sebesar Rp. 902.023.567 dari perkara tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Jenangan–Kesugihan tahun anggaran 2017. Dana tersebut telah disetorkan ke kas negara melalui Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ponorogo. “Eksekusi ini […]

    Bagikan
  • Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Madiun hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan sekitar 10 ribu titik alat penerangan jalan (APJ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun baru mampu memasang sekitar 8.100 titik. Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Devie Anggara, membenarkan masih adanya kekurangan tersebut. Ia […]

    Bagikan
expand_less