Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Umat Kampung Budha Khusyuk, Tangis Haru Iringi Momen Saling Memaafkan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tangis haru mengiringi perayaan Waisak di kampung budha, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Siapa sangka, di ujung barat Kabupaten Ponorogo terdapat sebuah kampung yang mayoritas warganya memeluk agama Budha. Dusun Sodong, yang berada di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, kerap disebut sebagai “Kampung Budha” karena jumlah umat Budha di kawasan ini cukup besar.

Di dusun ini berdiri satu vihara yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan, yakni Vihara Dharma Dwipa. Letaknya cukup terpencil, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Ponorogo. Meski demikian, semangat warga untuk menjalankan ibadah tetap tinggi, terutama di momen suci Hari Raya Waisak.

Pada Selasa (13/05/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, setidaknya 150 umat Budha dari berbagai penjuru dusun berkumpul di vihara tersebut untuk merayakan Waisak. Perayaan dimulai dengan ritual sembahyang, lalu dilanjutkan dengan prosesi saling memaafkan antar umat.

Tangis haru pecah saat momen memaafkan berlangsung. Warga saling berpelukan, meluapkan perasaan, dan menyatu dalam suasana penuh kedamaian.

“Kami merasa sangat bahagia dan terharu bisa berkumpul dan saling memaafkan di hari suci ini,” ujar Sukarti, salah satu umat Budha yang hadir.

Menariknya, kampung ini tak hanya dihuni umat Budha, namun sebagian warga Dusun Sodong memeluk agama Islam. Meski berbeda keyakinan, kehidupan di kampung ini sangat rukun dan penuh toleransi.

“Kerukunan itu sudah jadi bagian dari kehidupan kami. Perbedaan agama tidak pernah menjadi penghalang,” kata Suwandi, Kepala Vihara Dharma Dwipa Sodong.

Sebagai penutup perayaan, panitia melakukan pelepasan sepuluh ekor burung ke alam bebas. Ritual ini melambangkan pelepasan sifat-sifat buruk dan harapan akan kehidupan yang lebih damai dan harmonis.

Waisak di Kampung Budha Ponorogo menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi justru bisa menjadi kekuatan untuk saling menghargai dan hidup berdampingan dalam kedamaian.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Diduga Mengantuk, Bus Peziarah Asal Cilacap Kecelakaan di Tol Ngawi

    Sopir Diduga Mengantuk, Bus Peziarah Asal Cilacap Kecelakaan di Tol Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada bus kembali terjadi di Kabupaten Ngawi. Bus yang mengangkut rombongan peziarah asal Cilacap Jawa Tengah usai dari Madura Jawa Timur mengalami kecelakaan di ruas tol Ngawi-Solo KM 559 B,  tepatnya masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Selasa Siang (21/1/2025). Bus Riyan Agung […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan menjadi lokasi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu (08/06/2025). Sapi jenis limosin dengan bobot mendekati satu ton itu dipotong bersamaan dengan 10 ekor sapi kurban lainnya milik warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial membuka penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra. Pengumpulan bantuan dimulai sejak Senin (01/12/2025) hingga Kamis (04/12/2025) sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap masyarakat terdampak di wilayah barat Indonesia. Dinas Sosial Kota Madiun mendirikan posko tanggap darurat di halaman kantor dinas sebagai […]

    Bagikan
  • Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September. Tahun ini, peringatan diangkat dengan tema “Dari Sains Menuju Aksi Global”, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga lapisan ozon dan kualitas udara di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim. Manajer […]

    Bagikan
  • Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, masih diliputi rasa was-was pasca peristiwa tragis pembunuhan pasangan suami istri Kaseno dan Sarilah oleh anak kandungnya sendiri, Sukar. Pantauan Kamis (25/09/2025), warga terus berdatangan untuk takziah ke rumah duka. Meski suasana duka masih terasa, kecemasan masyarakat belum mereda. Mereka khawatir Sukar yang diduga […]

    Bagikan
  • Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik yang terjadi pada internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan terus berlanjut. Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur menangguhkan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD dari partai tersebut, DPC PKB Magetan kini menunjuk kuasa hukum resmi untuk menghadapi gugatan yang diajukan oleh Nur Wahid. Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, […]

    Bagikan
expand_less