Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Waduk Dawuhan Madiun Kritis, Intake Irigasi Ditutup, 1.273 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Volume air waduk Dawuhan di Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun mengalami penyusutan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kekeringan mulai mengancam ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Madiun. Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, kini berada pada kondisi kritis setelah volume air terus menyusut selama musim kemarau.

Pengelola Waduk Dawuhan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terpaksa menutup pintu intake saluran irigasi sejak 15 September 2026. Penutupan dilakukan karena elevasi muka air waduk telah mencapai batas minimal operasional.

Petugas Operasi Waduk Dawuhan, Agung Wirasat, mengatakan berdasarkan pemantauan terakhir, Tinggi Muka Air (TMA) waduk berada di level 77,50 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara volume air yang tersisa diperkirakan hanya sekitar 300 ribu meter kubik.

“Untuk kondisi sekarang, pintu intake ada penutupan karena sudah di batas minimal. Sekarang TMA-nya 77,50 mdpl, volumenya sekitar 300.000 meter kubik,” kata Agung saat ditemui di Waduk Dawuhan, Rabu (30/9/2026).

Penutupan intake tersebut berdampak langsung terhadap suplai air irigasi bagi lahan pertanian yang selama ini mengandalkan Waduk Dawuhan.

Agung menyebut cakupan layanan irigasi Waduk Dawuhan mencapai sekitar 1.273 hektare lahan pertanian yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Wonoasri, Balerejo, dan Kecamatan Madiun.

Image Not Found
Intake irigasi Waduk Dawuhan ditutup sejak 15 September 2026. Foto : Tova- Sinergia

“Yang pasti untuk air irigasi berhenti. Jadi warga atau petani sekarang memakai sible atau sumur, sumur pompa,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat petani harus mencari sumber air alternatif untuk mempertahankan tanaman mereka di tengah kemarau yang masih berlangsung.

Agung menjelaskan penyusutan volume air Waduk Dawuhan berlangsung cukup cepat. Selain tidak adanya pasokan air yang masuk ke waduk, tingginya suhu selama musim kemarau turut mempercepat penguapan.

Meski pintu intake ditutup, aktivitas operasional waduk tetap berjalan. Petugas masih melakukan pemantauan Tinggi Muka Air secara rutin, pembacaan instrumen, hingga pemeliharaan tubuh bendungan.

“Untuk sekarang aktivitas operasional tetap pencatatan rutin TMA, pembacaan TMA, kemudian pembacaan instrumentasi, sama pemeliharaan tubuh bendungan, seperti pembersihan rumput dan sebagainya,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi waduk yang surut juga dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari ikan. Aktivitas tersebut memang biasa dilakukan saat musim kemarau ketika permukaan air waduk menyusut.

“Kalau musim kemarau memang ada warga sekitar yang memanfaatkan untuk mencari ikan. Ikannya lumayan banyak kalau musim kemarau,” kata Agung.

Belum ada pembukaan kembali saluran irigasi dalam waktu dekat. Pengoperasian intake untuk kebutuhan irigasi baru diperkirakan kembali dilakukan setelah memasuki musim hujan.

Agung menyebut operasional biasanya kembali berjalan pada sekitar Desember hingga Januari, bersamaan dengan persiapan musim tanam pertama (MT 1) dan pengaturan operasi banjir.

“Kalau untuk operasional nanti menunggu biasanya musim hujan, di antara Desember sampai Januari, untuk MT 1 sama untuk operasi banjir nanti,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025). Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan […]

    Bagikan
  • Disapu Angin Kencang, Atap Puluhan Rumah Warga Porak Poranda

    Disapu Angin Kencang, Atap Puluhan Rumah Warga Porak Poranda

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Jumat Sore ( 7/2/2025). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan atap puluhan rumah warga porak – poranda.  Salah seorang warga menjelaskan angin kencang berhembus dari arah utara ke selatan secara tiba-tiba.Hal itu membuat sebagian warga khususnya para lansia ketakutan berimbas pada rumahnya.  […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Warga Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, dilanda keresahan akibat kematian misterius puluhan kambing dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Pertanian, sebanyak 40 ekor kambing mati secara mendadak tanpa gejala. (01/01/2025) Herniatun, salah satu peternak setempat, mengungkapkan bahwa ia kehilangan 16 ekor kambing hanya dalam satu hari […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-78 Koperasi, Bupati Madiun : Simbol Kesehatan dan Kebersamaan

    Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-78 Koperasi, Bupati Madiun : Simbol Kesehatan dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga Kabupaten Madiun memadati Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, pada Minggu (20/07/2025) untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Koperasi. Kegiatan ini digelar oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun, dengan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Sebelum […]

    Bagikan
  • Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Lapas Kelas I Madiun mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kategori risiko tinggi resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya pada Sabtu (23/08/2025). Proses pemindahan berlangsung di bawah pengawalan ketat petugas, dengan prosedur pengamanan dijalankan sesuai standar operasional. Kepala KPLP […]

    Bagikan
  • Siswa SMPN 1 Parang Nikmati Makan Bergizi Gratis Menu Mie Ayam

    Siswa SMPN 1 Parang Nikmati Makan Bergizi Gratis Menu Mie Ayam

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini semakin dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah di wilayah pinggiran. Salah satunya di SMPN 1 Parang, Kabupaten Magetan. Pada Jumat (19/09/2025), suasana sekolah tampak meriah. Usai salat Jumat, ratusan siswa bersorak gembira karena menu MBG hari itu adalah mie ayam sesuai dengan keinginan mereka sebelumnya. Di Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less