Berita Terkini
Trending Tags

Viral Bocah Review Jalan Desa Rp. 190 Juta, Pemdes Pager Buka Suara

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman layar anak kecil review jalan desa, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ponorogo – Media sosial dihebohkan dengan video viral seorang bocah laki-laki yang mereview pembangunan jalan desa yang disebut menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah.

Video berdurasi 2 menit 19 detik itu diketahui direkam di Dusun Glagah Malang, Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Unggahan tersebut menarik perhatian warganet, termasuk yang berkomentar di akun Instagram @infoponorogo.

Dalam video, bocah tersebut memperlihatkan sebuah prasasti pembangunan rabat jalan dengan anggaran senilai Rp. 190 juta dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024. Volume proyek tercatat 113,624 meter kubik, dengan pelaksana kegiatan anggaran (PKA) tertulis pada prasasti tersebut.

Namun, kondisi jalan yang ditampilkan terlihat kusam, meski belum menunjukkan kerusakan signifikan. Komentar warganet pun beragam :

“Gemes klo ada bocil review jalan desa, lanjutkan siapa tau terdengar pusat,” tulis akun @iam**********

“Cocok leee lanjutkan,” komentar @put******

“Review paling jujur,” tulis @and******

“Jalannya masih rusak. Uang dana desanya ke mana segitu besarnya, apa ya dikorup?” tulis @syar*******

Tak hanya satu proyek, bocah tersebut juga menyoroti prasasti lain yang berada di lokasi yang sama. Prasasti itu menunjukkan kegiatan pemeliharaan jalan usaha tani Tahun Anggaran 2021 senilai Rp. 49 juta, dengan ukuran panjang 300 meter dan lebar 2 meter, juga bersumber dari Dana Desa.

Menanggapi viralnya video tersebut, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pemdes Pager, Nurahman Sugianto, angkat bicara. Ia memastikan bahwa proyek pembangunan jalan telah sesuai prosedur dan diawasi oleh pihak berwenang.

“Panjangnya sekitar 303 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 15 cm. Kalau dihitung, volumenya memang seperti yang tertera di prasasti,” jelas Nurahman, Kamis (03/07/2025).

Ia menegaskan, proyek dengan nilai Rp 190 juta itu telah selesai dikerjakan dan tidak bermasalah secara teknis maupun administratif.

“Sudah diperiksa Inspektorat. Tidak ada masalah dengan proyek tersebut,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnaker Kota Madiun Mediasi Perselisihan PHK antara Eks-Pekerja dan JTV

    Disnaker Kota Madiun Mediasi Perselisihan PHK antara Eks-Pekerja dan JTV

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun memfasilitasi mediasi antara mantan pekerja dan pihak manajemen JTV dalam kasus perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK). Mediasi ini dilakukan setelah upaya penyelesaian secara bipartit tidak membuahkan kesepakatan. Mediator Hubungan Industrial Muda Disnaker-KUKM Kota Madiun, Hary Aprianto, menjelaskan bahwa mediasi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Reward Atlet Porprov 2025 Cair, Pemkot Madiun Kucurkan Rp. 1,4 Miliar 

    Reward Atlet Porprov 2025 Cair, Pemkot Madiun Kucurkan Rp. 1,4 Miliar 

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wajah bahagia terpancar dari para atlet usai menerima reward dari Pemerintah Kota Madiun. Total penghargaan yang diberikan mencapai Rp 1,4 miliar bagi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di ajang Porprov 2025 lalu. Tercatat, kotingen Kota Madiun memboyong 9 emas, 18 perak dan 3 perunggu. Atlet peraih medali emas […]

    Bagikan
  • Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang tutup tahun 2025, Kejaksaan Negeri Ponorogo membeberkan empat perkara pidana khusus yang kini tengah dikebut penyidikannya. Pengungkapan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sebagai penanda bahwa aparat penegak hukum di daerah masih menghadapi pekerjaan rumah serius terkait kejahatan kerah putih. “Di peringatan Hakordia, kami ungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
expand_less