Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

1.109 PPPK Paruh Waktu di Magetan Kembali Diperpanjang, Belum Beralih Jadi Penuh Waktu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
1.109 PPPK Paruh Waktu Magetan menerima SK perpanjangan kontrak. (1/10/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Harapan 1.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten Magetan justru kembali memperpanjang masa kerja mereka selama satu tahun.

Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setelah masa kerja sebelumnya berakhir pada 30 September 2026. Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak diserahkan kepada para PPPK Paruh Waktu di Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (1/10/2026).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan Masruri memastikan belum ada perubahan status dari PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu.

“Sampai saat ini belum ada perubahan dari paruh waktu ke penuh waktu. Belum ada,” kata Masruri seusai penyerahan SK.

Menurut Masruri, perpanjangan tersebut merupakan bagian dari mekanisme kontrak PPPK Paruh Waktu yang diberlakukan selama satu tahun. Dengan berakhirnya kontrak pada 30 September 2026, masa kerja 1.109 pegawai kembali diperpanjang mulai 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027.

“Ini perpanjangan kontrak. Karena PPPK paruh waktu ini kontraknya satu tahun,” ujarnya.

Masruri menjelaskan, peluang perubahan status menjadi PPPK penuh waktu hingga kini masih menunggu pembahasan dan kebijakan pemerintah pusat. Pemkab Magetan belum menerima petunjuk teknis yang dapat dijadikan dasar untuk mengubah status kepegawaian tersebut.

Image Not Found
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu berlangsung di Pendopo Surya Graha. Foto : Kus-Sinergia

“Nanti hasilnya seperti apa, pasti ada petunjuk teknis ke bawah. Sampai saat ini belum ada,” jelasnya.

Di Kabupaten Magetan, jumlah PPPK Paruh Waktu tercatat sekitar 3.661 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.109 orang memperoleh perpanjangan kontrak pada tahap ini.

Mayoritas pegawai yang menerima perpanjangan merupakan tenaga teknis. Sementara itu, sekitar 38 orang di antaranya merupakan tenaga guru.

Adapun jumlah PPPK penuh waktu di lingkungan Pemkab Magetan saat ini sekitar 2.300 orang. Berbeda dengan PPPK Paruh Waktu, pegawai berstatus penuh waktu tersebut memiliki masa kontrak selama lima tahun.

Belum adanya kepastian perubahan status membuat keberlanjutan kontrak PPPK Paruh Waktu setelah September 2027 masih bergantung pada kebijakan pemerintah serta kemampuan keuangan daerah.

Masruri mengatakan, kebutuhan anggaran untuk PPPK pada 2027 telah dimasukkan dalam usulan pemerintah daerah. Namun, besaran anggaran tersebut masih harus melalui pembahasan bersama DPRD Kabupaten Magetan sebelum ditetapkan.

“Kalau yang 2027 sudah dimasukkan ke usulan. Nanti tetap dibahas dengan Dewan, kemudian diputuskan dan disahkan,” katanya.

Menurut dia, keberadaan anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kontrak PPPK Paruh Waktu dapat terus berlanjut. Pemkab Magetan berharap kebutuhan pembiayaan tersebut dapat terpenuhi sehingga tidak mengganggu keberlangsungan kerja para pegawai.

“Anggaran itu berjalan satu tahun. Mudah-mudahan selanjutnya aman,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terminal Purboyo Fasilitasi Lokasi Jualan Pedagang di Area Peron Bus

    Terminal Purboyo Fasilitasi Lokasi Jualan Pedagang di Area Peron Bus

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Setelah lebih dari dua tahun terisolasi di luar area terminal, para pedagang di Terminal Tipe A Purboyo Madiun akhirnya dapat berjualan di dalam terminal. Kepala Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron, menyatakan bahwa pemindahan kios ke dalam terminal merupakan bentuk pengakomodasian terhadap kebutuhan pedagang. Hal itu juga upaya menghidupkan […]

    Bagikan
  • Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Madiun tinggal selangkah lagi rampung. Usman Ependi yang diusulkan menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra saat ini tinggal menunggu Surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa DPRD telah menerima surat balasan dari Komisi Pemilihan Umum […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan 2 Ton Ayam Terbakar di Tol Ngawi–Solo, Kerugian Ratusan Juta

    Truk Bermuatan 2 Ton Ayam Terbakar di Tol Ngawi–Solo, Kerugian Ratusan Juta

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan disertai kebakaran terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo, tepatnya di KM 562 Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (18/08/2025) dini hari. Sebuah truk pengangkut ayam potong ludes terbakar setelah menghantam pembatas jalan dan menabrak truk lain di depannya. Peristiwa yang terjadi pada pukul 04.12 WIB, truk berisi sekitar […]

    Bagikan
  • Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Harga daging sapi di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Legi Ponorogo, harga daging sapi kualitas super kini menembus Rp150 ribu per kilogram. Harga tersebut naik dibanding sebelumnya yang berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga daging sapi ini dirasakan pedagang secara bertahap sejak Hari Raya Idul […]

    Bagikan
  • Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan. Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Reklame Bodong, Sisir Wilayah Saradan

    Satpol PP Madiun Tertibkan Reklame Bodong, Sisir Wilayah Saradan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sejumlah papan reklame dan banner yang dinilai mengganggu ketertiban dan keindahan lingkungan diberedel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun. Penertiban dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di Kecamatan Saradan, Senin (14/9/2026). Petugas melakukan patroli, pemantauan, pemeriksaan hingga pembersihan terhadap sejumlah reklame yang menjadi sasaran penertiban. Kasi Dikdak Bidang PPHD Satpol PP dan […]

    Bagikan
expand_less