Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Ponorogo Sita Lebih dari Rp 3 Miliar Terkait Kasus Dana BOS di SMK 2 PGRI

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menyita uang senilai Rp 3.175.000.000 dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menyita uang senilai Rp 3.175.000.000 dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK 2 PGRI Ponorogo. Kasus ini mencakup periode tahun 2019 hingga 2024 dengan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp 25 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengatakan bahwa uang tersebut disita dari tiga orang saksi berinisial BS, AZ, dan MLH, yang terkait dengan perkara tersebut.

“Ketiga saksi ini secara sukarela mengembalikan uang ke negara dalam kasus penyalahgunaan dana BOS di SMK 2 PGRI Ponorogo,” ujar Agung kepada awak media, Selasa (24/06/2025).

Menurut Agung, uang tersebut sebelumnya digunakan oleh tersangka SA untuk keperluan pribadi, termasuk membeli tanah dan membayar sejumlah pinjaman. Rinciannya, sekitar Rp 300 juta dan Rp 175 juta digunakan untuk membayar utang kepada para saksi, sementara sisanya dipakai untuk membeli tanah.

“Salah satu saksi merupakan penjual tanah. Karena transaksi masih dalam tahap uang muka (DP), yang bersangkutan bersikap kooperatif dan mengembalikan uang tersebut,” jelas Agung.

Saat ini, uang yang disita telah dimasukkan ke dalam rekening penampungan khusus. Penyidik juga masih terus menelusuri aset-aset lain yang berkaitan dengan perkara ini. Agung tidak menutup kemungkinan adanya barang bukti tambahan.

“Selain uang ini, kami sebelumnya juga telah menyita 14 unit kendaraan, terdiri dari 10 bus pariwisata, 3 minibus, dan satu unit mobil jenis Pajero,” tegasnya.

Sampai saat ini, Kejari Ponorogo telah memeriksa sedikitnya 40 orang saksi, baik dari internal sekolah maupun pihak luar. Terkait kemungkinan adanya tersangka baru, Agung menyatakan pihaknya masih menunggu fakta-fakta di persidangan.

“Penyitaan barang bukti ini merupakan bagian dari proses pembuktian atas perbuatan tersangka. Kami akan terus bekerja dan menyampaikan setiap perkembangan yang ada,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Miris. Warga Dusun Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Bahkan, anak-anak sekolah harus digendong orang dewasa agar bisa sampai ke sekolah dengan selamat. Sungai tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga. Saat debit air normal dan surut, warga masih bisa menyeberang […]

    Bagikan
  • Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang Idul Adha 2026, harga sapi kurban di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai mengalami kenaikan. Tren ini muncul seiring membaiknya kondisi kesehatan ternak setelah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini semakin terkendali. Dalam beberapa tahun terakhir, PMK sempat memukul pasar hewan kurban, khususnya sapi. Kekhawatiran masyarakat terhadap penularan penyakit […]

    Bagikan
  • Direktur PT Argo Cemerlang Makmur Dituntut 2,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Pajak

    Direktur PT Argo Cemerlang Makmur Dituntut 2,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Pajak

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM), Hendri Irwanto (46), menghadapi tuntutan dua tahun enam bulan penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun atas dugaan tindak pidana perpajakan yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 255 juta. Tuntutan dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun pada […]

    Bagikan
  • Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sebanyak 109 siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menikmati fasilitas belajar yang lengkap disertai pola pembelajaran berbeda dari sekolah pada umumnya. Program ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas proses pendidikan para siswa. Berlokasi di kompleks eks sentra kerajinan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Madiun mengalami kekurangan murid. Fenomena ini disorot oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, yang menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari meningkatnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menurut Slamet, fenomena tersebut bukanlah persoalan serius selama anak-anak […]

    Bagikan
expand_less