Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, dalam acara rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kecamatan Manguharjo, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting. Kamis (25/09/2025), digelar rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kecamatan Manguharjo yang dihadiri seluruh lurah se-Kota Madiun dan Tim Penggerak PKK.

Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemerintah serius menargetkan angka stunting di wilayahnya segera tuntas. Saat ini, jumlah kasus stunting di Kota Madiun tercatat sekitar 300 anak. Namun, ia optimistis persoalan itu bisa diatasi, terutama dengan memperhatikan gizi ibu hamil dan menyusui.

“Stunting ini akan habis mana kala ibu hamil, lahir, tidak boleh stunting. Ibu hamil harus tercukupi gizinya. Hari ini anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui akan dapat makanan tambahan dari MBG. Itu akan terus kami pantau agar tidak ada lagi kasus baru,” ujar Maidi.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan lurah untuk turun langsung mengawasi warganya. Pemkot bahkan menyiapkan penghargaan khusus bagi lurah yang berhasil menekan angka stunting hingga nol di wilayahnya.

“Nanti di setiap kelurahan nol stunting, saya kasih reward untuk lurah, bahkan jabatan bisa saya naikkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pola kesehatan masyarakat tidak bisa diatur sepenuhnya Namun pemerintah bisa melakukan intervensi melalui program yang berkesinambungan.

“Kesehatan kan punya pola sendiri jadi tidak bisa diatur sepenuhnya. Yang bisa kita lakukan adalah intervensi. Tiap bulan ada penimbangan balita, itu data riil dari masyarakat yang kita pakai untuk intervensi. Tim percepatan stunting sudah bergerak sampai ke tingkat kelurahan, bahkan ada tim pendamping keluarga yang mendampingi ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita,” terang Denik.

Ia menambahkan, penyebab stunting bisa beragam, baik karena kurang gizi maupun faktor kesehatan anak.

“Stunting bisa muncul karena penyakit, anak sering sakit-sakitan, atau ada penyakit bawaan. Karena itu intervensi harus menyeluruh agar tumbuh kembang anak bisa optimal,” pungkasnya.

Dengan langkah konkret yang melibatkan semua lini, Pemkot Madiun menargetkan seluruh anak lahir sehat tanpa kasus stunting baru, sehingga kualitas sumber daya manusia di masa depan semakin meningkat.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
  • Fraksi DPRD Madiun Soroti Dana Cadangan Pilkada 2029, Wanti-wanti Jadwal Bisa Berubah

    Fraksi DPRD Madiun Soroti Dana Cadangan Pilkada 2029, Wanti-wanti Jadwal Bisa Berubah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rencana penganggaran Dana Cadangan Pilkada 2029 menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Sejumlah fraksi meminta Pemkab Madiun menyiapkan skema anggaran yang fleksibel menyusul adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang berpotensi memengaruhi jadwal pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Sorotan tersebut disampaikan tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun saat menyampaikan […]

    Bagikan
  • 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jawa Timur telah menyelesaikan rangkaian Medical Check-Up (MCU) pada Selasa (08/04/2025). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Kantor Sindo Wisata di Jalan Cokrobasonto Kota Madiun dengan melibatkan tim leader serta tim kesehatan yang telah ditunjuk. Kegiatan ini menjadi salah […]

    Bagikan
  • Sapi Sultan Ponorogo Jadi Rebutan! Harganya Tembus Ratusan Juta

    Sapi Sultan Ponorogo Jadi Rebutan! Harganya Tembus Ratusan Juta

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha, sejumlah pedagang hewan kurban mulai bermunculan dengan berbagai strategi menarik perhatian calon pembeli. Salah satunya dilakukan Danang Saputro, peternak sapi kurban asal Desa Wagirkidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang menyediakan hewan kurban kelas premium atau “sapi sultan”. Tak hanya menyediakan sapi berukuran besar, Danang […]

    Bagikan
  • Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Lismawati, mengakui adanya dana taktis yang bersumber dari fee proyek fisik di lingkungan Dindik dan digunakan untuk membayar utang koperasi senilai Rp250 juta. Pengakuan itu disampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi bersama […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percantik Alun-Alun, Trotoar Dibongkar dan Ditata Ulang

    Pemkot Madiun Percantik Alun-Alun, Trotoar Dibongkar dan Ditata Ulang

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mempercantik kawasan alun-alun sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat. Salah satunya melalui perbaikan trotoar yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa trotoar yang berada di sekitar […]

    Bagikan
expand_less