Berita Terkini
Trending Tags

Lagi-Lagi Diisi Penjabat, Jabatan Sekda Magetan Kembali Tak Definitif

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muhtar Wahid resmi dilantik sebagai Pj Sekda oleh Bupati Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan kembali diisi oleh Penjabat (Pj). Kali ini, Muhtar Wahid resmi dilantik sebagai Pj Sekda oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, dalam sebuah seremoni di ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Sabtu (28/06/2025).

Pelantikan ini menambah deretan panjang rotasi pejabat sementara di posisi strategis tersebut. Padahal, jabatan Sekda merupakan kunci utama birokrasi daerah yang idealnya diisi oleh pejabat definitif guna menjamin kontinuitas dan stabilitas kebijakan pemerintahan.

Dalam pidatonya, Bupati Nanik menekankan pentingnya peran Sekda sebagai motor penggerak program prioritas daerah.

“Penjabat Sekda harus mampu menjadi penggerak pelaksanaan program-program prioritas,” ujarnya.

Namun demikian, penunjukan kembali seorang Pj memunculkan pertanyaan publik tentang komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kepastian dan konsistensi tata kelola pemerintahan. Mengingat posisi Sekda adalah jabatan karier tertinggi di lingkungan ASN kabupaten. Absennya sosok definitif bisa berdampak pada jalannya koordinasi lintas sektor dan efektivitas pengambilan keputusan strategis.

Muhtar Wahid sendiri didapuk untuk menjalankan fungsi koordinasi antar-OPD, mendorong sinergi program, serta memastikan target-target pembangunan daerah bisa tercapai. Meski demikian, wewenang seorang penjabat secara struktural tetap memiliki keterbatasan dibanding pejabat definitif.

Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati dan para kepala OPD. Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan proses seleksi Sekda definitif akan dimulai. Situasi ini berisiko menempatkan Magetan dalam posisi stagnan di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Siapkan Hadiah 30 Juta Peraih Medali Emas di PORPROV IX 2025

    Bupati Madiun Siapkan Hadiah 30 Juta Peraih Medali Emas di PORPROV IX 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto all out dalam pembinaan olahraga di bumi kampung pesilat. Sebagai bukti sudah disiapkan anggaran reward pada gelaran PORPROV Jatim IX tahun 2025. Bupati Madiun menyiapkan hadiah bagi para atlit peraih medali emas yaitu uang senilai 30 Juta, medali perak 20 juta dan medali perunggu 15 juta. […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen terhadap pola hidup sehat dan ramah lingkungan ditunjukkan Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dengan bersepeda menuju tempat tugas. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong penggunaan sepeda bagi jajaran Polri dan ASN. Perjalanan tersebut ditempuh dari wisma dinas di Jalan Inspol Ismiadi menuju […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang operator stitching atau menjahit upper sepatu di Balai Desa Ngampel, Selasa (09/09/2025). Program ini diikuti 50 peserta yang disiapkan untuk bekerja di perusahaan sepatu Golden Step Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan materi mencakup soft skill, hard skill, hingga uji kompetensi. Bupati […]

    Bagikan
  • Dikbud Madiun Kawal Implementasi Selamat Asri di Sekolah, Bentuk Tim Kober untuk Monitoring

    Dikbud Madiun Kawal Implementasi Selamat Asri di Sekolah, Bentuk Tim Kober untuk Monitoring

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun mengawal pelaksanaan program Selamat Asri (Selasa Jumat Aman, Sehat, Resik, Indah) di seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP. Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang disinkronkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Madiun Nomor 11 Tahun 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

    Bagikan
  • Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras sejak Senin siang (27/1/2025) hingga sore hari menyebabkan banjir di wilayah Dusun Kebonduren Desa Kenongorejo kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Dampaknya, 51 rumah warga tergenang air hingga ketinggian 1 meter. Selain itu, Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir luapan dari sungai desa setempat. […]

    Bagikan
  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
expand_less