Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun lakukan audiensi bersama petani, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun angkat bicara terkait merosotnya harga tomat hasil panen petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilogram.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah darurat penyerapan hasil panen. Dari upaya itu, sebanyak 2,2 ton tomat terserap dengan harga Rp4 ribu per kilogram.

“Penyerapan ini belum termasuk pembelian mandiri yang dilakukan instansi lain langsung ke lokasi panen,” kata Hari Wuryanto Jumat (03/10/2025).

Bupati yang Akrab Disapa Mas Hari itu mengungkapkan, persoalan utama anjloknya harga adalah sifat tomat yang tidak bisa bertahan lama tanpa fasilitas penyimpanan khusus. Karena itu, ia mendorong penguatan komunikasi antara pemerintah dan petani, serta optimalisasi peran koperasi.

“Saya akan mendorong camat dan desa agar Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi penyerapan hasil panen. Polanya dengan pembelian langsung dari petani untuk kemudian disalurkan ke pasar atau dapur SPPG MBG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Makan Bergizi Gratis),” ujarnya.

Selain itu, Bupati meminta penyuluh pertanian lapangan (PPL) menginventarisasi lahan dan jenis tanaman hortikultura. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan suplai saat panen yang berujung pada jatuhnya harga.

“Kalau semua petani menanam tomat bersamaan, harga otomatis turun. Karena itu PPL harus memberi arahan agar ada keseimbangan antara permintaan dan suplai,” jelasnya.

Menurutnya ke depan Pemkab Madiun akan memperkuat basis data luas lahan dan jenis tanaman. Dengan data yang akurat, perencanaan tanam lebih tepat, harga bisa stabil, dan petani terhindar dari kerugian akibat kelebihan produksi.

“Hal yang paling penting dari semua ini adalah komunikasi. Banyak masalah sebenarnya bisa diatasi kalau sejak awal ada komunikasi jelas antara petani, pemerintah desa, dinas, dan Pemkab,” tutup Bupati Hari Wuryanto.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Peredaran Miras dalam Operasi Pekat Semeru 2025

    Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Peredaran Miras dalam Operasi Pekat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers pada Kamis (22/05/2025) terkait pengungkapan sejumlah kasus pengeroyokan dan peredaran minuman keras (miras) dalam rangka Operasi Pekat 2 Semeru 2025. Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap total 7 kasus pengeroyokan dengan jumlah tersangka sebanyak 11 […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Kecelakaan KA Maliboro Tabrak 7 Motor, Akun Resmi KAI @kai121 Diserbu Netizen

    Kecelakaan KA Maliboro Tabrak 7 Motor, Akun Resmi KAI @kai121 Diserbu Netizen

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan antara KA Malioboro Ekspres yang menabrak 7 sepeda motor di perlintasan sebidang JPL 08 Magetan pada Senin (19/05/2025) menyisakan pertanyaan bagi masyarakat. Bahkan, akun Instagram resmi KAI @kai121 diserbu warga net yang mempertanyakan peristiwa naas tersebut. Hingga Selasa (20/05/2025) dalam postingan soal palang pintu perlintasan, lebih dari 1.800 komentar […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Larang Penggunaan Sound Horeg Selama Ramadan

    Polres Madiun Larang Penggunaan Sound Horeg Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Polres Madiun mengeluarkan larangan penggunaan sound horeg secara berlebihan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil karena suara bising yang ditimbulkan dinilai mengganggu ibadah, waktu istirahat warga, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial. Kapolres Madiun, AKBP Moh Zainur Rofik, menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas sound […]

    Bagikan
expand_less