Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 376
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim BBWS Bengawan Solo melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran Sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen.

Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, Krisna Sulistia, menjelaskan bahwa tim BBWS bersama PPK OP3 kini tengah memetakan kondisi lapangan secara rinci. Ia menyebut survei dilakukan pada seluruh bagian jalur yang ambrol, termasuk area yang berada di bawah permukaan air.

“Dalam dua hari pascakejadian, kami langsung melakukan pengukuran topografi. Elevasi badan jalan yang runtuh kami detailkan, termasuk bagian yang masuk ke dalam telaga. Data teknis ini menjadi fondasi penentuan pola penanganan,” ungkapnya.

Selain elevasi, tim juga memetakan perubahan kontur tanah, tingkat kemiringan, panjang area rusak, hingga kedalaman material yang longsor. Temuan awal menunjukkan jalur yang ambrol mencapai sekitar 70 meter, dengan tinggi tebing yang runtuh mencapai sekitar 7 meter. Area terdampak diperkirakan mencapai 100 meter.

Image Not Found
Tim BBWS Bengawan Solo melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran Sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurut Krisna, sejumlah opsi penanganan telah masuk dalam rencana awal. Di antaranya, pelandaian badan jalan serta pelebaran jalur dengan mengikis tebing di sisi kanan. Namun, semua opsi masih akan diputuskan setelah keseluruhan data lapangan dinyatakan lengkap.

“Prioritas kami sekarang adalah memastikan lereng tetap stabil. Untuk pencegahan darurat, lereng kami tutup dengan plastik supaya tidak semakin turun saat hujan. Untuk penanganan permanennya akan dibahas bersama Pemkab Magetan dan pihak terkait lainnya,” jelasnya.

BBWS juga terus menjalin koordinasi dengan Dinas PUPR bidang Sumber Daya Air, Perhutani, serta sejumlah instansi lain. Hal ini dilakukan mengingat sebagian titik yang terdampak berada di luar kewenangan BBWS.

Hingga saat ini, jalur lingkar selatan Telaga Sarangan masih ditutup dari dua arah untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Pengunjung maupun kendaraan dilarang melintas dan diarahkan menggunakan jalur lingkar utara.

“Kami belum mengizinkan akses apa pun melewati jalur tersebut sampai kondisi dinyatakan aman,” tegas Krisna.

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar tingkat SMP dan SMA, hingga mahasiswa. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
  • Aksi Simbolik Hakordia di Magetan, Kritik Warga Disampaikan Lewat “Kado Anti Korupsi”

    Aksi Simbolik Hakordia di Magetan, Kritik Warga Disampaikan Lewat “Kado Anti Korupsi”

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (Hakordia) di Magetan, diwarnai aksi unik dari sejumlah warga dan aktivis. Mereka datang ke Kejaksaan Negeri Magetan sambil membawa paket berisi cottonbud, obat tetes mata, dan peniti bukan sebagai hadiah, melainkan pesan moral agar penegakan hukum tidak abai terhadap dugaan praktik korupsi Rabu (10/12/2025). Paket tersebut […]

    Bagikan
  • Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Peresmian Railtour Jawa Timur. Sinergi KAI dan Pemda untuk Pariwisata Berkelanjutan dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api,” yang digelar […]

    Bagikan
  • Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Madiun hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan sekitar 10 ribu titik alat penerangan jalan (APJ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun baru mampu memasang sekitar 8.100 titik. Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Devie Anggara, membenarkan masih adanya kekurangan tersebut. Ia […]

    Bagikan
expand_less