Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun lakukan audiensi bersama petani, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun angkat bicara terkait merosotnya harga tomat hasil panen petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilogram.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah darurat penyerapan hasil panen. Dari upaya itu, sebanyak 2,2 ton tomat terserap dengan harga Rp4 ribu per kilogram.

“Penyerapan ini belum termasuk pembelian mandiri yang dilakukan instansi lain langsung ke lokasi panen,” kata Hari Wuryanto Jumat (03/10/2025).

Bupati yang Akrab Disapa Mas Hari itu mengungkapkan, persoalan utama anjloknya harga adalah sifat tomat yang tidak bisa bertahan lama tanpa fasilitas penyimpanan khusus. Karena itu, ia mendorong penguatan komunikasi antara pemerintah dan petani, serta optimalisasi peran koperasi.

“Saya akan mendorong camat dan desa agar Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi penyerapan hasil panen. Polanya dengan pembelian langsung dari petani untuk kemudian disalurkan ke pasar atau dapur SPPG MBG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Makan Bergizi Gratis),” ujarnya.

Selain itu, Bupati meminta penyuluh pertanian lapangan (PPL) menginventarisasi lahan dan jenis tanaman hortikultura. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan suplai saat panen yang berujung pada jatuhnya harga.

“Kalau semua petani menanam tomat bersamaan, harga otomatis turun. Karena itu PPL harus memberi arahan agar ada keseimbangan antara permintaan dan suplai,” jelasnya.

Menurutnya ke depan Pemkab Madiun akan memperkuat basis data luas lahan dan jenis tanaman. Dengan data yang akurat, perencanaan tanam lebih tepat, harga bisa stabil, dan petani terhindar dari kerugian akibat kelebihan produksi.

“Hal yang paling penting dari semua ini adalah komunikasi. Banyak masalah sebenarnya bisa diatasi kalau sejak awal ada komunikasi jelas antara petani, pemerintah desa, dinas, dan Pemkab,” tutup Bupati Hari Wuryanto.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Angka kemiskinan di Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan tren penurunan pada 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mencatat, persentase penduduk miskin turun dari 13,81 persen pada 2024 menjadi 13,62 persen di tahun ini. Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyebut penurunan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah mulai […]

    Bagikan
  • HUT ke-81 RI, Warga Munggut Madiun Berburu 1 Kwintal Lele di Tengah Sawah

    HUT ke-81 RI, Warga Munggut Madiun Berburu 1 Kwintal Lele di Tengah Sawah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lahan persawahan di Lingkungan RT 7, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mendadak berubah menjadi arena lomba tangkap lele, Minggu (23/8/2026). Lomba unik ini digelar warga untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan setempat. Sebanyak 1 kwintal atau 100 kilogram ikan lele ditebar di area persawahan seluas […]

    Bagikan
  • Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair PNM tahun 2025. Kegiatan ini pada Rabu (29/10/2025) di Graha Vokasi Kampus II PNM ini menghadirkan 18 perusahaan dari berbagai sektor industri meliputi bidang manufaktur, perhotelan, perbankan, teknologi, hingga pendidikan. Job […]

    Bagikan
  • Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia photo_camera 3

    Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam […]

    Bagikan
  • Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Praktik penahanan ijazah karyawan kembali mencuat di Kabupaten Madiun. Kali ini, dugaan tersebut terjadi di perusahaan produsen plastik, CV Sukses Jaya Abadi yang berlokasi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri. Sejumlah mantan karyawan mengeluhkan dokumen penting mereka, terutama ijazah, belum dikembalikan setelah berhenti bekerja. Praktik ini disebut-sebut sebagai bentuk “komitmen” dalam hubungan […]

    Bagikan
  • Sekitar 20 Persen Masyarakat Kab Madiun Belum Tersentuh Layanan BPJS

    Sekitar 20 Persen Masyarakat Kab Madiun Belum Tersentuh Layanan BPJS

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Meski kabupaten Madiun menyandang status Universal Health Coverage (UHC). Namun tidak serta merta masyarakat setempat bisa mendapatkan pelayanan BPJS kesehatan. Ternyata ada 20 persen dari jumlah masyarakat tersebut keikutsertaan dalam BPJS kesehatan bisa di aktifkan dan non-aktifkan untuk menekan budget anggaran. Hal ini baru diketahui, setelah anggota dewan dari gabungan […]

    Bagikan
expand_less