Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Upacara pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani.

Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan pembangunan, terutama dalam sektor infrastruktur pendukung pertanian.

Akses jalan menuju area persawahan warga kondisinya masih berupa tanah liat. Saat musim penghujan, jalan-jalan itu menjadi licin dan sulit dilalui, sehingga aktivitas pertanian pun kerap terganggu.

“Kondisinya memang banyak jalan di area persawahan warga yang saat ini masih berupa tanah liat. Ini juga yang kerap dikeluhkan para petani di sini. Terlebih kalau saat musim panen yang bebarengan dengan musim penghujan, warga kesulitan dalam mengangkut hasil panennya,” ungkap Kades Kembangan Yani Maryadi ditemui usai upacara pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan, Rabu (08/10/2025).

Meski demikian, pertanian di Desa Kembangan diakuinya cukup maju dan memiliki berbagai komoditas pertanian unggulan, seperti padi, tebu, jagung, dan kacang tanah. Melihat kondisi itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi pemilihan sasaran rabat jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter yang dilakukan dalam TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan di Desa Kembangan. Ia menilai, keberadaan akses jalan yang layak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau kita ingin meningkatkan produktivitas pertanian, tentunya kita harus mampu mendukung apa yang dibutuhkan oleh para petani. Salah satunya dengan akses jalan yang layak untuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari,” kata Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu di lokasi rabat jalan usaha tani.

Image Not Found
Rabat jalan untuk usaha tani. Foto: Magetan -Kusnanto

Sebagai salah satu akses penghubung dari Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro menuju Desa Temboro, Kecamatan Karas, sasaran rabat jalan itu diharapkannya juga mampu untuk menggerakkan perekonomian warga.

“Disadari atau tidak, ketika jalannya bagus, maka kegiatan masyarakat akan lebih lancar, sehingga perekonomian warga juga dapat berjalan dengan baik. Stimulus seperti inilah yang tentunya kita harapkan bersama,” jelasnya.

Tak hanya rabat jalan usaha tani, TMMD ke-126 di Desa Kembangan juga menyentuh berbagai pembangunan infrastruktur lainnya. “Kita juga ada sasaran pembangunan talud di 3 titik berbeda sepanjang 217 meter, renovasi masjid 1 unit, dan pembangunan 2 unit Poskamling. Juga ada pula program unggulan Kasad berupa pembangunan 7 unit sumur bor, renovasi 15 unit Rutilahu, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 bibit pohon produktif,” sebut Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki.

Ditambahkannya, sebagai upaya menyeluruh, pada TMMD yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan itu juga dilakukan sasaran nonfisik dalam bentuk kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan berbagai macam penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selaku Dansatgas TMMD, ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong melaksanakan kegiatan TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Magetan.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti berterima kasih kepada TNI yang telah menghadirkan TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia mengaku, program ini sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya banyak mengucapkan terima kasih, khususnya kepada TNI yang telah berkolaborasi dengan warga masyarakat dalam kegiatan TMMD. Ini sangat membantu sekali bagi warga masyarakat,” ujarnya.

Nanik juga mengungkapkan alasan dipilihnya Desa Kembangan menjadi lokasi dilaksanakannya TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia menilai, Desa Kembangan saat ini masih memerlukan percepatan pembangunan infratruktur, khususnya dalam peningkatan akses jalan menuju area persawahan warga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 berlangsung meriah melalui Madiun Spektra Carnival 2026 yang digelar pada Kamis (25/6/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan parade spektakuler yang menampilkan kreativitas, seni, budaya, hingga inovasi dari berbagai elemen masyarakat. Karnaval dimulai dari Balai Kota Madiun dan melintasi Jalan […]

    Bagikan
  • 11.369 Rumah Tak Layak Huni di Madiun Belum Tuntas, Pemkab Tambah 100 Unit Lewat P-APBD 2026

    11.369 Rumah Tak Layak Huni di Madiun Belum Tuntas, Pemkab Tambah 100 Unit Lewat P-APBD 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menambah target penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). Melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mengusulkan bantuan untuk 100 unit rumah. Langkah tersebut dilakukan di tengah masih besarnya jumlah RTLH di Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru PPPK Kabupaten Madiun Ikuti Pembinaan, Sekda Tekankan Adaptasi Digital dan Inovasi

    Ratusan Guru PPPK Kabupaten Madiun Ikuti Pembinaan, Sekda Tekankan Adaptasi Digital dan Inovasi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 470 guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2022 dari jenjang SD dan SMP Negeri di Kabupaten Madiun mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menekankan pentingnya profesionalisme, inovasi, dan kemampuan literasi digital […]

    Bagikan
  • Inspiratif! Seorang Guru Sulap Dak Lantai Tiga Jadi Kebun Ketahanan Pangan, Tanam Karakter Siswa Lewat Praktik Nyata

    Inspiratif! Seorang Guru Sulap Dak Lantai Tiga Jadi Kebun Ketahanan Pangan, Tanam Karakter Siswa Lewat Praktik Nyata

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik. Pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, hingga jiwa kewirausahaan membutuhkan pengalaman langsung yang dapat dirasakan peserta didik. Semangat tersebut sejalan dengan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Program ini mendorong sekolah menghadirkan […]

    Bagikan
  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
  • Remaja di Magetan Jadi Korban Pengeroyokan Diduga Geng Motor, Polisi Perketat Patroli

    Remaja di Magetan Jadi Korban Pengeroyokan Diduga Geng Motor, Polisi Perketat Patroli

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Magetan. Seorang remaja berinisial GA (15) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Raya Ngariboyo–Parang, tepatnya di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kamis (06/11/2025) dini hari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 […]

    Bagikan
expand_less