Berita Terkini
Trending Tags

Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Upacara pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani.

Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan pembangunan, terutama dalam sektor infrastruktur pendukung pertanian.

Akses jalan menuju area persawahan warga kondisinya masih berupa tanah liat. Saat musim penghujan, jalan-jalan itu menjadi licin dan sulit dilalui, sehingga aktivitas pertanian pun kerap terganggu.

“Kondisinya memang banyak jalan di area persawahan warga yang saat ini masih berupa tanah liat. Ini juga yang kerap dikeluhkan para petani di sini. Terlebih kalau saat musim panen yang bebarengan dengan musim penghujan, warga kesulitan dalam mengangkut hasil panennya,” ungkap Kades Kembangan Yani Maryadi ditemui usai upacara pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan, Rabu (08/10/2025).

Meski demikian, pertanian di Desa Kembangan diakuinya cukup maju dan memiliki berbagai komoditas pertanian unggulan, seperti padi, tebu, jagung, dan kacang tanah. Melihat kondisi itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi pemilihan sasaran rabat jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter yang dilakukan dalam TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan di Desa Kembangan. Ia menilai, keberadaan akses jalan yang layak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau kita ingin meningkatkan produktivitas pertanian, tentunya kita harus mampu mendukung apa yang dibutuhkan oleh para petani. Salah satunya dengan akses jalan yang layak untuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari,” kata Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu di lokasi rabat jalan usaha tani.

Image Not Found
Rabat jalan untuk usaha tani. Foto: Magetan -Kusnanto

Sebagai salah satu akses penghubung dari Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro menuju Desa Temboro, Kecamatan Karas, sasaran rabat jalan itu diharapkannya juga mampu untuk menggerakkan perekonomian warga.

“Disadari atau tidak, ketika jalannya bagus, maka kegiatan masyarakat akan lebih lancar, sehingga perekonomian warga juga dapat berjalan dengan baik. Stimulus seperti inilah yang tentunya kita harapkan bersama,” jelasnya.

Tak hanya rabat jalan usaha tani, TMMD ke-126 di Desa Kembangan juga menyentuh berbagai pembangunan infrastruktur lainnya. “Kita juga ada sasaran pembangunan talud di 3 titik berbeda sepanjang 217 meter, renovasi masjid 1 unit, dan pembangunan 2 unit Poskamling. Juga ada pula program unggulan Kasad berupa pembangunan 7 unit sumur bor, renovasi 15 unit Rutilahu, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 bibit pohon produktif,” sebut Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki.

Ditambahkannya, sebagai upaya menyeluruh, pada TMMD yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan itu juga dilakukan sasaran nonfisik dalam bentuk kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan berbagai macam penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selaku Dansatgas TMMD, ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong melaksanakan kegiatan TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Magetan.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti berterima kasih kepada TNI yang telah menghadirkan TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia mengaku, program ini sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya banyak mengucapkan terima kasih, khususnya kepada TNI yang telah berkolaborasi dengan warga masyarakat dalam kegiatan TMMD. Ini sangat membantu sekali bagi warga masyarakat,” ujarnya.

Nanik juga mengungkapkan alasan dipilihnya Desa Kembangan menjadi lokasi dilaksanakannya TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia menilai, Desa Kembangan saat ini masih memerlukan percepatan pembangunan infratruktur, khususnya dalam peningkatan akses jalan menuju area persawahan warga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya menindaklanjuti hasil asesmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembenahan tata kelola pemerintahan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko seusai menghadiri undangan KPK dalam kegiatan pembinaan pengelolaan APBD tahun 2024–2026. “Seluruh Jawa Timur diundang, kita nomor 23,” ujar Sugiri. Ia menilai, evaluasi KPK merupakan bentuk […]

    Bagikan
  • RPH Jadi Pilihan Praktis Penyembelihan Kurban di Magetan

    RPH Jadi Pilihan Praktis Penyembelihan Kurban di Magetan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kabupaten Magetan pada hari H Idul Adha tahun 2026 ini kembali dimanfaatkan sejumlah panitia kurban. Salah satunya panitia kurban Masjid Agung Magetan yang memilih memotong hewan kurban di RPH karena dinilai lebih praktis dan efisien. Panitia penyembelihan hewan kurban Masjid Agung Magetan, […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada awal Ramadan tahun ini, komoditas bumbu dapur di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan. Khususnya, cabai rawit yang melonjak tajam hingga tembus Rp. 100 ribu lebih per kilogramnya. Hal itu seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun pada Jumat (20/02/2026). Sulasmi, salah satu pedagang mengaku bahwa kenaikan harga cabai rawit […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tak hanya menghadirkan hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program khitan massal gratis yang mendapat sambutan luar biasa hingga jumlah peserta di sejumlah lokasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Program khitan massal tersebut digelar Pemerintah […]

    Bagikan
  • Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    Pasangan Lansia yang Hidup di Gubuk Reyot, Enggan Pindah ke Pondok Lansia

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia sekitar 8 tahun terakhir tinggal di gubuk reyot Jalan Paus Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Petugas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun telah meninjau kondisi keduanya. Hasil pendataan, pasangan lansia bernama Marmin dan Nyanirah itu sejatinya bukan warga Kota Madiun. “Pak […]

    Bagikan
  • Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Polres Nganjuk bergerak cepat mengungkap kasus dugaan penghilangan nyawa dua perempuan dan melukai satu korban lainnya di sebuah kamar kos kawasan Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk, pada Selasa (25/11/2025) malam. Dikutip dari akun Instagram @humas_polresnganjuk, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, di […]

    Bagikan
expand_less